Menko Luhut: Bencana alam berpotensi hilangkan PDB 0,10 persen
Elshinta
Kamis, 04 Maret 2021 - 13:37 WIB |
Menko Luhut: Bencana alam berpotensi hilangkan PDB 0,10 persen
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan presentase potensi kehilangan Produk Domestik Bruto (PDB) akibat dampak bencana sebesar 0,10 persen pada 2024.

Perhitungan tersebut merupakan indikator peningkatan ketahanan bencana dan iklim yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024.

Oleh karena itu Menko Luhut pun meminta daerah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami yang tidak bisa diprediksi.

"Saya mohon teman-teman gubernur, bupati, walikota dan semua sampai ke bawah, tolong perhatikan ini, target-target yang sudah disusun ini. Ini penting," kata Menko Luhut dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2021 di Jakarta, Kamis (4/3).

Selain potensi kehilangan PDB, dalam Perpres 18/2019 juga ada target kecepatan penyampaian informasi peringatan dini bencana kepada masyarakat dari 5 menit (pada 2019) menjadi 3 menit (2024).

Dengan target tersebut Menko Luhut juga meminta daerah untuk mempersiapkan diri atas potensi bencana di wilayah masing-masing.

"Mungkin di daerah masing-masing perlu melakukan gladi sendiri-sendiri untuk supaya semua orang tahu apa yang harus dilakukan manakala terjadi apa. Eloknya mungkin tiap tahun," kata Menko Luhut.

Menko Luhut mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menganggap remeh kewaspadaan terhadap bencana dan iklim. Ia juga mengatakan pembangunan infrastruktur pun akan sia-sia jika tidak ada persiapan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masyarakat serahkan batu ke BKB dukung pelestarian Borobudur
Minggu, 18 April 2021 - 19:01 WIB
Sejumlah warga yang tergabung dalam Masyarakat Budaya Borobudur menyerahkan dua potong batu ke Balai...
Pemkot Mataram alokasikan Rp1 miliar untuk perbaikan irigasi
Minggu, 18 April 2021 - 18:50 WIB
Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 mil...
Bupati Landak minta anggota PMKRI ikuti perkembangan era Disrupsi 4.0
Minggu, 18 April 2021 - 18:30 WIB
Bupati Landak Provinsi Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa meminta anggota Perhimpunan Mahasiswa...
Tiga desa di Malra kantongi izin kelola hutan
Minggu, 18 April 2021 - 18:10 WIB
ementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberi izin pengelolaan dan pemanfaatan kawasan hu...
Toga di Beoga ungkap aksi KKB tidak berperikemanusiaan
Minggu, 18 April 2021 - 18:00 WIB
Tokoh agama di Beoga Provinsi Papua Pdt Jupinus Wama mengungkapkan aksi kelompok kriminal bersenjata...
Pengamat: PPKM mikro bisa diperpanjang dengan bantuan ke nelayan kecil
Minggu, 18 April 2021 - 17:50 WIB
Pengamat sektor kelautan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim m...
Sultra tingkatan kualitas produksi rumput laut
Minggu, 18 April 2021 - 17:20 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mend...
TSI gelar Ramadhan di Kampung Karavan berbekal sertifikat CHSE
Minggu, 18 April 2021 - 17:10 WIB
Objek wisata nasional Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar p...
Bulog janji serap 50.000 ton beras petani Sumsel hingga Mei 2021
Minggu, 18 April 2021 - 17:00 WIB
Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) berjanji menyerap sebanyak 50.000 ton beras petani di Sumatera S...
POM - Dinkes Belitung lakukan uji sampel takjil buka puasa
Minggu, 18 April 2021 - 16:50 WIB
Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV