Survei: Dua juta anak terancam miskin jika bansos dihentikan
Elshinta
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:05 WIB |
Survei: Dua juta anak terancam miskin jika bansos dihentikan
Ilustrasi: Sejumlah anak berada di rumah mereka di Kawasan Pemukiman Pemulung di Palu, Sulawesi Tengah. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/pd.

Elshinta.com - Survei kolaborasi antara UNICEF, UNDP, Prospera dan The SMERU Insittute memperkirakan sebanyak dua juta anak di Indonesia akan jatuh ke kemiskinan jika bantuan sosial (bansos) terhadap rumah tangga diberhentikan pada tahun 2021.

“Kemiskinan anak dapat meningkat, UNICEF memperkirakan lebih dari dua juta anak di Indonesia akan jatuh ke kemiskinan jika bantuan sosial terhadap rumah tangga dihentikan pada tahun 2021,” ujar Deputi Direktur The SMERU Research Institute Atia Yuma saat diskusi daring di Jakarta, Kamis.

Atia menyebut sebanyak 30 persen dari 12.216 sampel rumah tangga yang terlibat survei merasa khawatir tidak bisa memberi makan keluarga.

“Penurunan pendapatan dan gangguan sistem pasokan makanan adalah faktor-faktor utama yang menyebabkan kerawanan pangan,” katanya.

Survei yang digelar pada Oktober dan November 2020 itu juga mengungkap bahwa 51,5 persen rumah tangga tidak memiliki tabungan yang bisa digunakan sebagai dana darurat. Bahkan 27,3 persen rumah tangga menggadaikan kepemilikan barang-barang.

Sejumlah anak mulai bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bertahan hidup.

“Kami juga menemukan ada peningkatan jumlah anak yang bekerja, sekitar tujuh persen rumah tangga memiliki anak yang bekerja di mana 2,5 persennya bekerja sejak pandemi.

Selain itu 57,3 persen orang tau menghadapi kesulitan dalam mengakses koneksi internet yang mengakibatkan 20,5 persen anak mengalami konsentrasi dalam belajar bahkan 12,9 persen anak menjadi lebih mudah marah.

Oleh karena itu, SMERU menyarankan pemerintah untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi anak-anak mulai dari perlindungan sosial hingga kesehatan dan gizi. Selain juga memperluas cakupan bantuan pangan, mempertahankan dukungan untuk kelompok pendapatan menengah ke bawah dan integrasi data penerima bantuan sosial.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas: Kasus positif dan kematian COVID-19 menurun sepekan terakhir
Jumat, 16 April 2021 - 15:56 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito melaporkan penambahan jumlah kasus positif da...
Komnas HAM segera tindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan wartawan Tempo
Jumat, 16 April 2021 - 14:48 WIB
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang...
BMKG ajak semua pihak kolaborasi hadapi bencana
Jumat, 16 April 2021 - 13:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak berbagai pihak dan unsur berkolaborasi...
14.093 posko telah dibentuk untuk dukung PPKM Mikro di daerah
Jumat, 16 April 2021 - 13:12 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa sebanyak 14.093 posko ...
Satuan Tugas jelaskan persoalan izin penggunaan vaksin Sinovac
Jumat, 16 April 2021 - 12:57 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan persoalan izin penggunaan d...
 Dirjen PAS Kemenkumham serahkan bantuan untuk bencana NTT
Jumat, 16 April 2021 - 10:58 WIB
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Reynhard Silit...
Epidemiolog dukung penegakan aturan larangan mudik
Jumat, 16 April 2021 - 09:47 WIB
Pakar epidemiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gad...
CEO Citi Indonesia respon pengumuman Citigroup keluar dari Indonesia
Jumat, 16 April 2021 - 09:00 WIB
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi merespons pengumuman perusahaan jasa keuangan global asal Amerika...
Fasilitas publik Balikpapan mulai gunakan GeNose
Jumat, 16 April 2021 - 07:30 WIB
 Fasilitas publik di Balikpapan mulai gunakan alat deteksi COVID-19 buatan Universitas Gadjah Mada...
Perajin kolang kaling Cianjur kebanjiran pesanan
Kamis, 15 April 2021 - 23:56 WIB
Perajin kolang kaling di dua kecamatan di selatan Cianjur, Jawa Barat, mendapat pesanan cukup tinggi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV