OJK ingatkan masyarakat waspadai investasi Tiktok Cash dan Snack Video
Elshinta
Jumat, 05 Maret 2021 - 00:05 WIB |
OJK ingatkan masyarakat waspadai investasi Tiktok Cash dan Snack Video
Darwisman

Elshinta.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut Gorontalo Malut (Slutgomalut) Darwisman mengingatkan kepada masyarakat agar waspada investasi Tiktok Cash dan Snack Video karena telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi kegiatan usahanya.

"Satgas Waspada Investasi yang beranggotakan 13 kementerian dan lembaga dalam tugasnya mencegah kerugian masyarakat kembali menemukan aplikasi Tik Tok Cash yang menawarkan pemberian uang kepada penggunanya hanya dengan memperbanyak penonton dari video di sebuah platform yang berpotensi merugikan pemakainya," kata Darwisman, di Manado, Kamis.

Satgas sudah meminta aplikasi Snack Video untuk menghentikan kegiatannya karena tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kementerian Komunikasi dan Informatika dan tidak memiliki badan hukum dan izin di Indonesia.

“Kami sudah bahas dengan pengurus Snack Video dan terdapat kesepakatan untuk menghentikan kegiatannya sampai izin diperoleh. Kami juga telah meminta Kementerian Kominfo untuk menghentikan aplikasi TikTok Cash yang berpotensi merugikan masyarakat,” katanya.

Dia mengingatkan masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran-penawaran dari berbagai pihak yang seakan-akan memberikan keuntungan mudah tetapi berpotensi merugikan penggunanya.

Selain Tiktok Cash dan Snack Video, Satgas dalam patroli sibernya juga menemukan 26 entitas kegiatan usaha yang diduga tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Entitas tersebut di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut, 14 Kegiatan Money Game; 6 Crypto Aset, Forex dan Robot Forex tanpa izin; 3 Penjualan Langsung/Direct Selling tanpa izin; 1 Equity Crowdfunding tanpa izin, 1 Penyelenggara konten video tanpa izin;1 Sistem pembayaran tanpa izin; dan 2 Kegiatan lainnya.

Satgas Waspada Investasi juga menyampaikan bahwa terdapat entitas yang telah mendapatkan izin usaha yaitu PT Brilian Nusantara Mandiri (Bliuntung) karena telah memperoleh izin untuk melakukan kegiatan penjualan produk dengan sistem multi level marketing.

Satgas pada Februari kemarin juga berhasil menemukan 51 kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang berpotensi meresahkan masyarakat karena sering melakukan ancaman serta intimidasi jika menunggak pinjaman.

Satgas Waspada Investasi terus berupaya memberantas kegiatan fintech peer to peer lending ilegal ini antara lain dengan cara mengajukan blokir website dan aplikasi secara rutin kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum.

Sejak tahun 2018-Februari 2021 ini Satgas sudah menutup sebanyak 3.107 Fintech Lending Ilegal. Selain menemukan fintech Peer-To-Peer Lending ilegal dan kegiatan investasi ilegal, Satgas Waspada Investasi juga menemukan 17 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian (POJK).

Dalam ketentuan POJK tersebut seluruh kegiatan usaha pergadaian swasta diwajibkan untuk mendaftarkan diri kepada Otoritas Jasa Keuangan dalam tenggat batas waktu 2 tahun sejak POJK tersebut terbit yaitu batas akhir Juli tahun 2019.

Sebelumnya pada tahun 2020, Satgas Waspada Investasi telah mengumumkan 75 entitas gadai ilegal sehingga total sejak tahun 2019-Februari 2021 menjadi 160 entitas gadai ilegal dan tidak menutup kemungkinan akan banyak lagi entitas gadai ilegal yang akan ditemukan oleh Satgas Waspada Investasi melalui pengaduan masyarakat.

Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat untuk tidak bertransaksi dengan usaha gadai swasta yang ilegal dan jika ingin melakukan transaksi dengan kegiatan usaha gadai agar dapat menggunakan usaha gadai yang terdaftar di OJK.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
APPSI harap Pemerintah vaksinasi seluruh pedagang pasar di Indonesia
Rabu, 21 April 2021 - 23:38 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono mengapresiasi inisiati...
Panglima TNI bersama Kapolri tinjau gelaran vaksinasi di Bali
Rabu, 21 April 2021 - 21:23 WIB
Ditengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, tentunya Bali juga terkena dampak dari...
Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Rembang berbagi takjil
Rabu, 21 April 2021 - 21:11 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang merupakan organisas...
Pemprov Jawa Barat salurkan Rp1 miliar untuk korban bencana Seroja di NTT
Rabu, 21 April 2021 - 20:56 WIB
Pemerintah Jawa Barat menyalurkan dana senilai Rp1 miliar untuk membantu penanganan korban bencana b...
LPSK jamin pelindungan saksi pengeroyokan anggota TNI/Polri di Blok M
Rabu, 21 April 2021 - 20:34 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjamin keselamatan dan pelindungan bagi warga yang in...
Organda minta dicarikan solusi dampak larangan mudik
Rabu, 21 April 2021 - 18:24 WIB
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, meminta Pemerintah Dae...
 Tak bertenaga, Rupiah ditutup melemah 0,22% ke Rp14.530 per dolar AS hari ini 
Rabu, 21 April 2021 - 17:55 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu tak keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini...
Kasus perintangan di Pemko Medan, KI Sumut: Jangan lagi halangi jurnalis
Rabu, 21 April 2021 - 16:45 WIB
Komisi Informasi Provinsi Sumatra Utara memberikan kritik pedas atas kasus dugaan perintangan dan in...
Posko PPKM Yogyakarta diminta aktifkan pengawasan pemudik datang awal
Rabu, 21 April 2021 - 15:55 WIB
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta meminta Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat...
 TNI berbagi sembako kepada warga perbatasan di Papua
Rabu, 21 April 2021 - 14:47 WIB
Sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan 1442 H, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV