Polda Banten tangkap geng motor bawa senjata tajam
Elshinta
Senin, 08 Maret 2021 - 06:23 WIB |
Polda Banten tangkap geng motor bawa senjata tajam
Kepolisian Daerah (Polda) Banten menangkap anggota geng motor `All Star` di Kota Serang Timur yang meresahkan masyarakat dengan membawa senjata tajam.

Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Banten menangkap anggota geng motor "All Star" yang meresahkan masyarakat di Kota Serang Timur dengan membawa senjata tajam.

"Kami mengamankan 10 orang dari 36 pelaku dan menyita barang bukti berupa celurit," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Banten Kombes Martri Sonny di Serang, Minggu.

Penangkapan geng motor "All Star" itu berkat kerja keras Polda Banten dan Polres Serang setelah viral di media sosial dengan memamerkan aneka senjata tajam dan mengancam beberapa warga pada Sabtu (6/3) pukul 03.00 WIB dini hari.

Petugas kini mengamankan 10 orang dari 36 pelaku kawanan geng motor "All Star" dan ditetapkan menjadi tersangka pelaku teror.

Para tersangka itu melakukan konvoi bersama ratusan anggota lainnya dan bergerak dari Kemang menuju SMPN 16 untuk menjemput lima anggota geng motor.

Setelah itu, kata dia, mereka bergabung menuju Kilasah Kasemen ke Trondol dan terakhir di lampu merah Ciceri dekat Carrefour memblok jalan sambil mengacungkan senjata tajam yang viral di media sosial.

Motif sementara hasil dari penyidikan yakni aksi balas demdam, karena dua bulan lalu kelompoknya dianiaya atau dibacok.

"Perencanaan aksi itu melalui komunikasi menggunakan media sosial Grup WhatsApp geng motor "All Star" untuk melakukan balas dendam," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, petugas kepolisian kini menyita beberapa barang bukti berupa handphone dan tujuh senjata tajam yang akan dilakukan untuk aksi pengeroyokan.

Dari 10 pelaku yang diamankan itu di antaranya satu pelaku sebagai daftar pencarian orang (DPO) atas peristiwa pengeroyokan pada orang lain sekitar Januari 2021.

Pelaku DPO itu merupakan ketua geng motor kelompok "All Star" Serang Timur berinisial A diduga mengajak dan menghasut untuk membalas dendam.

"Polda Banten dan Polres Serang kini memburu para pelaku geng motor lainya yang meresahkan warga," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Lhokseumawe tangkap kurir satu kilogram sabu
Rabu, 12 Mei 2021 - 18:00 WIB
Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua pria asal Kabupaten Aceh Timur kare...
KKP terima limpahan kasus dua kapal Malaysia dari Polri
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:48 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima limpahan kasus penyidikan dua kapal ikan asing ber...
Polres Cilegon amankan pelaku provokasi mudik melalui WhatsApp
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:26 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon bergerak cepat dengan mengamankan tiga orang ata...
KPK: 75 pegawai bukan dinonaktifkan tapi diminta serahkan tugas
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:41 WIB
KPK menyebut 75 pegawainya yang tidak memenuhi syarat menjadi ASN bukan dinonaktifkan tetapi diminta...
Kejagung periksa pengawas BEI sebagai saksi terkait Asabri
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:08 WIB
Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jamp...
Novel Baswedan ungkap pertanyaan TWK banyak yang bermasalah
Selasa, 11 Mei 2021 - 22:20 WIB
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkapkan pertanyaan dalam Tes...
Polres Batang ungkap tiga kasus dugaan mafia tanah
Selasa, 11 Mei 2021 - 21:05 WIB
Jajaran Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, berhasil mengungkap tiga kasus dugaan mafia tanah seni...
KPK buka kunjungan keluarga tahanan saat Lebaran dengan prokes ketat
Selasa, 11 Mei 2021 - 17:12 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kunjungan bagi para keluarga tahanan saat perayaan Idul F...
Pengacara Juliari sebut kesaksian Pepen tak miliki bukti kuat
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:23 WIB
Tim penasihat hukum mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Maqdir Ismail menyebut kesaksian D...
BEM Nusantara: Kapolri ubah Polri yang transparan dan berkeadilan
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:47 WIB
Badan Eksekutif Nasional (BEM) Nusantara menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu menguba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV