Rusia lambatkan akses ke Twitter karena memuat konten negatif
Elshinta
Kamis, 11 Maret 2021 - 11:40 WIB |
Rusia lambatkan akses ke Twitter karena memuat konten negatif
Ilustrasi - Orang yang memegang iPhone Apple baru dengan logo Twitter di layar. ANTARA/Shutterstock/pri.

Elshinta.com - Rusia memperlambat akses untuk membuka Twitter karena platform tersebut tidak menghapus konten-konten yang dinilai negatif di negara tersebut.

Perlambatan akses, atau dalam dunia teknologi dikenal dengan istilah throttle, diumumkan regulasi telekomunikasi Rusia Roskomnadzor pada Rabu (10/3) waktu setempat, dikutip dari Reuters, Kamis.

"Perlambatan ini akan diterapkan ke 100 persen perangkat mobile dan 50 persen perangkat non-mobile," kata Roskomnadzor.

Rusia beberapa minggu lalu menuduh Twitter dan platform lainnya gagal menghapus konten ilegal, yang mengajak anak-anak untuk ikut protes anti-Kremlin.

Konten ilegal tersebut mengandung unsur pornografi anak, penyalahgunaan obat dan mengajak anak untuk bunuh diri.

Politik dalam negeri Rusia akhir-akhir ini sedang memanas, beberapa waktu lalu muncul protes atas penangkapan pengkritik pemerintah Alexei Navalny.

Roskomnadzor mengatakan ada lebih dari 3.000 konten ilegal di Twitter yang tetap ada meski pun selama bertahun-tahun sudah diminta untuk dihapus.

"Jika (Twitter) terus mengabaikan persyaratan yang ada di undang-undang, penegakan hukum akan terus berlanjut (hingga pemblokiran)," kata Roskomnadzor.

Rusia menuntut lima platform media sosial, salah satunya Twitter, karena tidak menghapus konten yang mengajak anak-anak ikut protes ilegal.

Menanggapi aksi Rusia, Twitter mengkhawatirkan dampaknya terhadap kebebasan berekspresi dan membantah platform tersebut mendukung perilaku ilegal.

"Kami tetap berkomitmen mengadvokasi Internet Terbuka di seluruh dunia dan sangat mengkhawatirkan usaha yang semakin meningkat untuk memblokir dan memperlambat percakapan publik dalam jaringan," kata Twitter.

Twitter mengatakan mereka tidak menoleransi eksploitasi seksual anak-anak dan tidak juga mendukung aksi bunuh diri dan menyakiti diri sendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumlah pasien COVID-19 dalam ICU meningkat di Prancis
Senin, 26 April 2021 - 10:59 WIB
Prancis mencatat pada Minggu (25/4) jumlah pasien COVID-19 dalam kamar perawatan intensif rumah sak...
Inggris hampir sepakat beli puluhan juta dosis vaksin Pfizer
Minggu, 25 April 2021 - 11:31 WIB
Pejabat Inggris hampir menyelesaikan kesepakatan untuk membeli puluhan juta lebih dosis vaksin Pfize...
Inggris selidiki varian COVID-19 asal India
Senin, 19 April 2021 - 13:27 WIB
 Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cuku...
Dubes RI undang Swedia bangun pusat produksi regional di Indonesia
Jumat, 16 April 2021 - 21:54 WIB
Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo membahas mengenai perdagangan dua arah, investasi, da...
Inggris tak berencana hentikan program tes cepat COVID-19
Jumat, 16 April 2021 - 10:10 WIB
Kementerian Kesehatan Inggris pada Kamis (15/4) mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menghentika...
Peminat kursus bahasa Indonesia di Norwegia tembus 100 peserta
Rabu, 14 April 2021 - 11:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo, Norwegia menggelar kelas kursus bahasa Indonesia b...
Inggris tawarkan vaksin COVID-19 kepada semua orang di atas usia 50
Selasa, 13 April 2021 - 09:24 WIB
Inggris pada Senin (12/4) mengatakan telah menawarkan kepada semua orang yang berusia di atas 50 tah...
Pemerintah Prancis kecam serangan terhadap pusat kebudayaan Islam
Senin, 12 April 2021 - 22:27 WIB
Pemerintah Prancis ada Minggu mengecam aksi perusakan pusat kebudayaan Islam di bagian barat Prancis...
 Prancis perpanjang periode vaksinasi dari empat jadi enam pekan
Minggu, 11 April 2021 - 11:11 WIB
Prancis akan memperpanjang jarak periode antara suntikan pertama dan kedua vaksin anti COVID mRNA me...
Pasien COVID-19 di ruang ICU Prancis sentuh level tertinggi
Rabu, 24 Maret 2021 - 08:30 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ruang perawatan darurat (ICU) Prancis bertambah 84 pada Selasa (23/3) hing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV