Wamen LHK resmikan Sekolah Sampah Nusantara 
Elshinta
Selasa, 16 Maret 2021 - 11:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Wamen LHK resmikan Sekolah Sampah Nusantara 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong resmikan Sekolah Sampah Nusantara di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, pada Senin, (15/3). Sekolah sampah ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan bersinergi dengan Mountrash Avatar Indonesia, juga Buperta Cibubur. 

Program ini digagas sebagai pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam pengendalian dan penanggulangan sampah. Peluncuran program ini juga menjadi rangkaian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 dan merupakan tonggak sejarah baru dalam pengelolaan sampah di Indonesia. 

Menteri LHK dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wamen LHK, Alue Dohong, mengapresiasi Gerakan Pramuka yang sangat peduli dengan persoalan pengurangan sampah. Wamen Alue mengatakan, Pramuka harus dapat menjadi agen perubahan dalam persoalan persampahan karena menyangkut kepedulian dan perubahan perilaku. 

“Dengan jumlah anggota Pramuka sebanyak 20-30 juta di seluruh Indonesia, maka akan menjadi kekuatan besar dalam perubahan perilaku masyarakat untuk mencapai target pengelolaan sampah, melalui pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70%, sehingga pada tahun 2025 sampah dapat terkelola 100%, menuju Indonesia Bebas Sampah,” terang Alue. 

Alue menekankan, persoalan sampah harus menjadi perhatian utama, dan dalam penanganannya perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri, karena sampah berada dan bersumber dari segala tempat, terutama rumah tangga, industri, pasar-pasar dan dari berbagai aktivitas manusia lainnya. Alue juga menegaskan, hal ini menjadi persoalan yang sangat serius dengan multi dimensi, forward and backward linkage yang ada sehingga pelibatan seluruh komponen masyarakat menjadi penting dan resonansi kepedulian persoalan sampah secara terus menerus, sungguh-sungguh diperlukan. 

“Kita juga tahu bahwa persoalan sampah semakin kompleks dan dengan magnitude yang semakin besar, serta pekerjaan penanganannya yang semakin berat,“ tegasnya. 

 “Lahirnya Program Sekolah Sampah Nusantara menjadi salah satu bentuk nyata menyambut kebijakan tersebut karena secara proaktif mengimplementasikan kebijakan ke dalam aksi nyata.  Sekolah Sampah Nusantara menekankan pada pendekatan edukasi dan upaya perubahan perilaku kepada masyarakat untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap sampahnya.  Ke depan, diharapkan Program Sekolah Sampah Nusantara juga akan mencakup pendekatan ekonomi dalam penyediaan bahan baku daur ulang dalam negeri, untuk mendukung circular economy dalam pengelolaan sampah. Lahirnya program ini sangat cocok dan sejalan dengan tema HPSN 2021 yaitu Sampah Bahan Baku Ekonomi Di Masa Pandemi,” ujar Alue dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (16/3). 

Launching Sekolah Sampah Nusantara dihadiri oleh Undangan dari berbagai kalangan Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, aktivis lingkungan dan elemen masyarakat lainnya, dilaksanakan secara Hybrid (daring dan luring).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2021 digelar di Kupang
Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:25 WIB
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) merestui Pelaksanaan Per...
GAPKI dan Polda Kalsel sepakat cegah karhutla
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:35 WIB
Polda Kalsel melakukan penandatangan MoU dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) da...
Tinggi muka air Danau Toba meningkat selama Operasi TMC
Rabu, 05 Mei 2021 - 12:47 WIB
Tinggi Muka Air (TMA) Danau Toba terpantau meningkat signifikan setelah dilaksanakan TMC (Teknologi ...
Kepala BNPB Doni Monardo hijaukan Pantai Cemara Sewu Adipala
Rabu, 28 April 2021 - 18:58 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik  Indonesia Letjen TNI Dr (H.C) Doni Mo...
10 ton ikan di Danau Maninjau mati massal
Selasa, 27 April 2021 - 19:08 WIB
Sekitar 10 ton ikan jenis nila dan majalaya di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam...
PHE fokus bersihkan pantai, Bupati Karawang apresiasi langkah cepat tangani ceceran minyak
Senin, 26 April 2021 - 20:48 WIB
Bupati Karawang, Celica Nurrachadiana meminta agar PHE ONWJ terus melakukan upaya percepatan pembers...
Pemkot Pontianak canangkan program `bedah toilet`
Senin, 26 April 2021 - 09:38 WIB
Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat mencanangkan program `bedah toilet` bagi masyar...
Yogyakarta ingatkan masyarakat bijak kelola sampah masker
Jumat, 23 April 2021 - 19:37 WIB
Penggunaan masker sebagai kebutuhan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari di masa pandemi COVI...
Perdagangan karbon dan perannya dalam menurunkan emisi
Jumat, 23 April 2021 - 19:08 WIB
Berita tentang perdagangan karbon akhir-akhir ini semakin marak, bukan saja di tingkat nasional, tet...
Walhi: Pengawasan lingkungan hidup di Aceh masih lemah
Jumat, 23 April 2021 - 18:57 WIB
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyatakan pengawasan lingkungan hidup dan kehutanan di Pr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV