Kapolda Metro perintahkan jajaran bubarkan `Sunmori` tidak tertib
Elshinta
Sabtu, 20 Maret 2021 - 23:30 WIB |
Kapolda Metro perintahkan jajaran bubarkan `Sunmori` tidak tertib
Kapolda Metro Jaya Irjen Polda Fadil Imran menjajal perangkat ETLE Mobile usai apel pasukan di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (20/3/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Elshinta.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memerintahkan kepada seluruh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menindak dan membubarkan kegiatan jalan-jalan bersepeda motor pada Minggu pagi (Sunday morning ride/Sunmori) yang tidak tertib.

"Demikian juga prilaku berkendara yang penuh dengan risiko, ada 'night ride', ada Sunmori atau 'Sunday morning ride'. Hilangkan! Lakukan edukasi, sosialisasi agar perilaku ini tidak dinodai dengan prilaku-prilaku berkendara yang penuh dengan risiko," kata Fadil di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu.

Prilaku berkendara berisiko yang kerap muncul dalam hal ini adalah ugal-ugalan, konvoi serta menimbulkan kerumunan.

Fadil juga mengingatkan anggotanya untuk terus menindak pengendara kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot bising.

"Lakukan penindakan terhadap pengendara motor dengan knalpot yang menyebabkan polisi suara atau knalpot bising, jangan pernah berhenti, untuk melakukan upaya preventif, upaya edukatif, upaya penyelesaian akar masalah di hulu, sehingga kemudian tercipta lalu lintas yang ramah lingkungan di wilayah hukum Polda Metro Jaya," tambahnya.

Meski demikian, Fadil menegaskan tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menikmati Jakarta di pagi hari maupun di malam hari, dia hanya meminta masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Silahkan nikmati indahnya Jakarta di malam hari, tapi tetunya dengan perilaku berkendara yang sopan, yang tidak melanggar, yang membahayakan jiwa orang lain. Silahkan berkeliling Jakarta di pagi hari, tentunya dengan perilaku berkendara yang sopan, perilaku berkendara yang tidak membahayakan diri sendiri dan jiwa orang lain," pungkasnya.

Kegiatan Sunmori belakangan ini menjadi perhatian publik dengan beredarnya video viral berisi rekaman anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) menendang sejumlah pengendara motor gede (moge) yang menggelar Sunmori di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, pada Minggu (21/2).

Hal itu dikarenakan lokasi Sunmori para pengendara moge tersebut masuk dalam kawasan Ring Satu Istana Kepresidenan.

Pada kesempatan terpisah, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang membenarkan isi video tersebut.

Menurutnya, peristiwa tersebut dipicu oleh ulah sejumlah pengendara moge yang menerobos jalan saat sedang ditutup dalam rangka pengamanan instalasi VVIP di sekitar kantor Wakil Presiden RI.

Menurut Wisnu, sejumlah pengendara moge tersebut menerobos jalan yang sejatinya telah ditutup.

Lebih lanjut, Wisnu menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh sejumlah pengemudi moge itu dapat dikategorikan sebagai bentuk ancaman.

Dia menilai bahwa tindakan anggota Paspampres menendangi sejumlah pengendara moge termasuk tindakan ringan.

"Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan. Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP aturannya ditembak, dilumpuhkan dengan cara ditembak karena sudah mengancam," katanya.

Para pengendara sepeda motor gede (moge) tersebut akhirnya diberi sanksi pemberian bukti pelanggaran (tilang) oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.

Para pengendara tersebut dikenakan sanksi tilang sesuai dengan Pasal 283 Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (UULLAJ) Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman dua bulan penjara atau denda Rp250 ribu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jemaah antusias foto bersama di Velodrome Rawamangun usai Shalat Id
Kamis, 13 Mei 2021 - 12:00 WIB
Sejumlah jemaah terlihat antusias berfoto bersama dengan tetangga maupun keluarga di lapangan terbuk...
Anies: Idul Fitri momen praktikkan kendalikan diri cegah COVID-19
Kamis, 13 Mei 2021 - 07:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Hari Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah, yang jatuh pad...
Gubernur Anies laksanakan Shalat Id di rumah pribadi terapkan prokes
Kamis, 13 Mei 2021 - 06:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan Shalat Id di rumah pribadinya kawasan Lebak Bulus,...
Pedagang baju bekas Pasar Senen raup omzet hingga Rp12 juta per hari
Rabu, 12 Mei 2021 - 16:54 WIB
Pedagang baju bekas di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, meraup omzet penjualan hingga Rp12 juta ...
PKL Jati Baru ramai dipadati warga
Rabu, 12 Mei 2021 - 16:43 WIB
Aktivitas perdagangan di Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Jati Baru, Jakarta Pusat, Rabu, ramai dip...
Menahan diri tidak mudik
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:37 WIB
Dengan menggenggam ponsel pintarnya, Karsini, penjaga salah satu rumah indekos di kawasan Setiabudi,...
Polres Jakpus gagalkan peredaran sabu internasional seberat 310 kg
Rabu, 12 Mei 2021 - 09:02 WIB
Satgas Satuan Reserse (Satres) Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sab...
Polda Metro siapkan skenario antisipasi lonjakan arus balik
Rabu, 12 Mei 2021 - 06:48 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi lonjakan aru...
Pemkot Jakpus pastikan takbir hanya dilakukan dalam masjid
Rabu, 12 Mei 2021 - 06:15 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Pusat memastikan kegiatan pelaksanaan malam takbiran dalam menyambut rangka ...
Polda Metro siapkan skema bebas kendaraan di malam takbiran
Rabu, 12 Mei 2021 - 06:00 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan skema bebas kemacetan kendaraan di malam ha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV