BNPB: Awan panas guguran Gunung Merapi meluncur ke barat daya
Elshinta
Sabtu, 27 Maret 2021 - 15:58 WIB |
BNPB: Awan panas guguran Gunung Merapi meluncur ke barat daya
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran (APG) sebanyak tiga kali berjarak maksimal lebih dari 1.300 meter mengarah ke barat daya, Sabtu (27/3) pagi.

"Berdasarkan data yang dihimpun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran terjadi pada pukul 06.02 WIB, 06.03 WIB dan 06.31 WIB," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui siaran pers yang diterima di Jakarta.

Menurut Raditya, fenomena tersebut juga tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 44 milimeter selama 130 detik.

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan sejak 5 November 2020 hingga hari ini, kata Raditya, disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa erupsi efusif.

Namun demikian, BPPTKG juga mengingatkan bahwa erupsi eksplosif juga masih berpeluang terjadi dengan potensi lontaran material vulkanik yang dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Mengenai adanya aktivitas tersebut, BPPTKG menetapkan status Gunung Merapi dalam level III atau 'Siaga'.

BPPTKG juga menjelaskan bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh 3 kilometer.

"Masyarakat diharapkan agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan selalu mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," katanya.

Kegiatan penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III atau kawasan yang sering terlanda awan panas, aliran lava, lontaran bom vulkanik, gas beracun maupun guguran batu direkomendasikan untuk dihentikan sementara.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan deras di Malaysia, Lumbis Hulu Nunukan terendam banjir
Sabtu, 15 Mei 2021 - 16:10 WIB
Sejumlah rumah warga dan fasilitas umum terendam banjir luapan Sungai Sedalir dan Sungai Sulon di Ke...
Banjir rendam rumah milik 22 kepala keluarga di Aceh Tenggara
Jumat, 14 Mei 2021 - 23:35 WIB
Banjir luapan air sungai yang dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi merendam 22 rumah warga di...
Bupati Nias Barat pastikan tidak ada kerusakan akibat gempa
Jumat, 14 Mei 2021 - 21:56 WIB
Bupati Nias Barat, Sumatera Utara Khenoki Waruwu memastikan gempa bumi tektonik magnitudo 7,2 selan...
BPBD: Gempa magnitudo 6,7 Nias Barat tidak menimbukan kerusakan
Jumat, 14 Mei 2021 - 21:10 WIB
Gempa bumi tektonik yang terjadi di Nias Barat, Sumatera Utata, Jumat (14/5) pukul 13.33.09 WIB deng...
Masyarakat di sejumlah daerah rasakan guncangan kuat gempa Nias Barat
Jumat, 14 Mei 2021 - 17:35 WIB
Masyarakat di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara merasakan guncangan kuat...
Gempa bumi M 5,1 guncang Sulawesi Utara dan tidak berpotensi tsunami
Jumat, 14 Mei 2021 - 16:37 WIB
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Sulawesi Utara pada pukul 15.17.43 WIB, namun tidak berpotensi ...
Belasan ribu jiwa di lima desa terdampak banjir Satui, Kalsel
Jumat, 14 Mei 2021 - 15:56 WIB
Belasan ribu jiwa di lima desa terdampak banjir besar di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kal...
Beberapa gempa susulan goncang Nias setelah gempa bumi 6,7 M
Jumat, 14 Mei 2021 - 15:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi tiga kali gempa susulan setelah...
Gempa Magnitudo 7.2 guncang Nias
Jumat, 14 Mei 2021 - 14:11 WIB
Terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 7.2 pada hari ini, Jumat (14/5). Gempa yang terjadi pada pukul 1...
Sungai Satui dan Haruyan meluap, banjir landa 2 kabupaten di Kalsel
Jumat, 14 Mei 2021 - 12:05 WIB
Sungai Satui di Kabupaten Tanah Bumbu dan Sungai Haruyan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah meluap akib...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV