Polri sebut pelaku ledakan bom di Makassar berjumlah dua orang
Elshinta
Minggu, 28 Maret 2021 - 12:55 WIB |
Polri sebut pelaku ledakan bom di Makassar berjumlah dua orang
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan laporan awal pelaku ledakan bom bunuh diri di gerbang Gereja Katederal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berjumlah dua orang.

"Kami mendapatkan informasi ada dua orang yang berboncengan menggunakan kendaraan sepeda motor jenis metik dengan nomor polisi DD 5894 MD oleh dua orang yang kemudian terjadi ledakan di pintu gerbang gereja di Makassar," kata Argo, di Humas Polri, Jakarta, Minggu.

Argo menjelaskan, awalnya pelaku yang diduga menggunakan roda dua ini berniat memasuki pelataran pintu gerbang Gereja Katedral yang kebetulan telah selesai melaksanakan ibadah misa.

Pada saat itu, kata Argo, jemaat gereja sudah keluar dari gereja dengan jumlah yang tidak banyak sesuai protokol kesehatan hanya terisi separuh dari kapasitas gereja.

"Dari dua orang itu dicegah oleh security, dan terjadi ledakan itu," kata Argo lagi.

Menurut Argo, dari informasi di lapangan bahwa di lokasi ledakan ditemukan kendaraan sudah hancur dan beberapa potongan tubuh diduga pelaku.

Ledakan itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.20 WITA di gerbang masuk Gereja Katedral Jalan Kajaulalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel.

Laporan awal sebanyak 14 korban luka-luka akibat ledakan tersebut telah dilarikan ke tiga rumah sakit di Makassar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi putarbalik ratusan pemudik lintasi `jalan tikus` Karawang
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:55 WIB
Petugas memutarbalik ratusan pemudik yang melintasi salah satu jalan tikus jalur mudik di wilayah Ka...
Bupati Mura respon terbakarnya sekolah dan rumah warga di pedalaman
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:47 WIB
Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Perdie M Yoseph berencana dalam waktu dekat meninjau langsung...
Dua gudang plastik terbakar di Cakung
Jumat, 07 Mei 2021 - 12:46 WIB
Dua gudang plastik yang berada di Jl. Inspeksi Cakung, Jakarta Timur, ludes terbakar pada Jumat pagi...
Satu dari 179 orang yang keracunan makanan di Matim meninggal dunia
Rabu, 05 Mei 2021 - 15:15 WIB
Adrianus Rasi (13), warga Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur...
Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas amankan kayu ilegal
Kamis, 29 April 2021 - 14:12 WIB
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Jagoi Babang melaksanakan patroli keamanan untuk menc...
 Diduga pakai alkes bekas, Poldasu gerebek layanan rapid test KNIA
Rabu, 28 April 2021 - 00:01 WIB
Direktorat Reserse Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, menggerebek tempat pelayanan rapid test di Ku...
Hiu paus terdampar di Pantai Tulungagung akhirnya mati
Jumat, 23 April 2021 - 23:18 WIB
Ikan hiu paus (Rhincodon typus) yang terdampar di Pantai Bayeman, Tulungagung, Jawa Timur sejak Kami...
Regulator : Pembekuan darah vaksin AstraZeneca bertambah jadi 168
Jumat, 23 April 2021 - 17:35 WIB
Regulator obat Inggris MHRA pada Kamis (22/4) mengatakan terdapat 168 kasus pembekuan darah setelah ...
Mayat wanita muda ditemukan tewas dengan kondisi terikat 
Jumat, 23 April 2021 - 17:16 WIB
Warga Jalan R Prajitno Rt 09 Rw 02, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Ja...
Gelar aksi, SPKS desak KPK dan BPK audit BPDPKS
Kamis, 22 April 2021 - 18:56 WIB
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) hari ini, Kamis (22/4), mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV