Korut tuding DK PBB lakukan `standar ganda` atas uji coba rudal
Elshinta
Senin, 29 Maret 2021 - 12:16 WIB |
Korut tuding DK PBB lakukan `standar ganda` atas uji coba rudal
Sebuah misil Korea Utara diluncurkan saat uji peluncuran roket balistik jarak-menengah dan jauh dalam foto tanpa tanggal yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) di Pyongyang. ((KCNA/via REUTERS ))

Elshinta.com - Korea Utara pada Senin menuding Dewan Keamanan PBB melakukan standar ganda saat komite sanksi mereka mengkritik uji coba rudal baru-baru ini di negara tersebut sebagai pelanggaran terhadap resolusi PBB.

Korea Utara meluncurkan jenis baru rudal balistik taktis jarak dekat pekan lalu, sehingga memicu Washington untuk meminta pertemuan komite sanksi Dewan Keamanan PBB (UNSC).

Di pertemuan komite pada Jumat (26/3), Amerika Serikat mendesak pemberlakuan sanksi tambahan serta implementasi yang lebih ketat dari aturan sebelumnya, mengecam uji coba tersebut sebagai pelanggaran terhadap resolusi PBB, menurut Jo Chol Su, dirjen organisasi internasional di Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

Jo menyebutkan pertemuan itu "dirancang untuk melenyapkan hak negara kami untuk membela diri", memperingatkan bahwa pihaknya dapat merencanakan "aksi balasan".

"Ini adalah sebuah penolakan negara berdaulat dan standar ganda yang nyata yang dipermasalahkan oleh UNSC, berdasarkan 'resolusi' PBB - produk langsung kebijakan permusuhan AS," tulis Jo dalam pernyataan yang dipublikasi oleh Kantor Berita KCNA.

"Tidak masuk akal bahwa hanya tindakan pertahanan diri kita yang harus dipilih atas pengaduan, ketika banyak negara lainnya di seluruh dunia menembakkan semua jenis proyektil untuk tujuan meningkatkan ketangguhan militer mereka."

Pernyataan itu muncul setelah Korut pada Sabtu (27/3) mengatakan bahwa pemerintah Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengambil langkah awal yang salah dan mengungkapkan "permusuhan mendalam" dengan mengkritik uji coba rudal pertahanan diri miliknya.

Sumber: Reuters
​​​​​​​

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China nyatakan pertemuan PBB tentang Xinjiang merupakan penghinaan
Senin, 10 Mei 2021 - 23:20 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan penggunaan PBB sebagai wadah acara...
Maruti Suzuki perpanjang penutupan fasilitas karena pandemi di India
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:18 WIB
Produsen mobil terbesar India, Maruti Suzuki India Ltd mengatakan bahwa pihaknya memperpanjang penut...
Korban ledakan di sekolah Afghanistan bertambah jadi 58
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:07 WIB
Jumlah korban tewas akibat ledakan di luar sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, telah meni...
China: Puing-puing roket Long March jatuh di Samudera Hindia
Minggu, 09 Mei 2021 - 11:31 WIB
Puing-puing roket terbesar China jatuh ke bumi di perairan Samudra Hindia pada Minggu, dengan sebagi...
Polisi Israel, warga Palestina bentrok di Masjid Al-Aqsa Yerusalem
Sabtu, 08 Mei 2021 - 23:42 WIB
Polisi Israel, Jumat (7/5), menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah pemuda Palestina di Ma...
Oposisi India desak percepatan vaksinasi menyusul 1,5 juta kasus baru
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:35 WIB
Pimpinan oposisi India, Rahul Gandhi, ada Jumat mendesak pemerintah untuk melakukan vaksinasi terhad...
Yordania temukan tiga kasus COVID varian India
Minggu, 02 Mei 2021 - 11:50 WIB
Yordania menemukan tiga kasus COVID-19 varian India pada mereka yang tidak memiliki riwayat perjalan...
Institut Serum India siap produksi vaksin di luar negeri
Sabtu, 01 Mei 2021 - 11:03 WIB
Institut Serum India, yang memproduksi vaksin AstraZeneca COVID-19, berencana untuk memulai produksi...
Australia larang kedatangan dari India, pelanggar hadapi bui dan denda
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30 WIB
Penduduk dan warga negara Australia yang telah berada di India dalam waktu 14 hari sejak tanggal mer...
Jepang akan perkenalkan paspor vaksin untuk perjalanan internasional
Jumat, 30 April 2021 - 07:51 WIB
Pemerintah Jepang berencana memperkenalkan paspor vaksin untuk memudahkan orang yang telah diinokula...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV