Raih prestasi, atlet Muay Thai mengaku kurang mendapat perhatian
Elshinta
Selasa, 30 Maret 2021 - 10:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Raih prestasi, atlet Muay Thai mengaku kurang mendapat perhatian
Sumber foto: Teddy Widara/elshinta.com.

Elshinta.com - Meski meraih juara umum di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muay Thai ke IX dan Liga Nasional (Liganas) Muay Thai ke XII tahun 2021 di Kendari Sulawesi Utara, para atlet Muay Thai Jawa Barat (Jabar) mengaku kurang mendapat perhatian. Ini dibuktikan di mana pengurus cabang olahraga membiayai sendiri kejuaraan tersebut, bahkan honor para atlet sudah dua bulan belum dibayar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Muay Thai Indonesia-Jabar, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi mengungkapkan keprihatinannya kepada para atlet asuhannya. “Sebenarnya ini adalah tanggung jawab KONI Jabar, sebagai induk organisasi olahraga di Tatar Sunda, tapi mereka abai dengan alasan dananya belum cair dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Evi, Senin (29/3).

Pada Kejurnas yang memperebutkan Piala Wakil Presiden di Kendari pada 22-28 Maret 2021 itu, tim Muay Thai Jabar berhasil meraih Juara Umum. Dengan perolehan 11 medali emas, tujuh medali perak dan dua medali perunggu. Pada kompetisi tersebut, tim Jabar menurunkan 21 atlet. Kejurnas itu diikuti oleh 25 provinsi di Indonesia. "Prestasi tersebut menggenapi prestasi sebelumnya, dimana tim Muay Thai Jabar berhasil merebut Piala Presiden di Makassar pada 2019," ujar Evi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Teddy Widara, Selasa (30/3).

Menurut Evi, untuk mengikuti Kejurnas tersebut, pengurus terpaksa urunan, karena dana dari KONI Jabar belum cair. Saat hendak pulang ke base camp Pelatda di Subang pun, mereka kehabisan ongkos. Beruntung, Kementerian Olahraga, melalui Sesmen Kemenpora Gatot S. Dewa Broto memfasilitasi kepulangan mereka ke Subang. “Untuk pulang, saya hubungi Sesmenpora, Pak Gatot. Beliau yang memfasilitasi kepulangan atlet Jabar ke Subang. Terima kasih Pak Gatot,” jelasnya.

Evi menjelaskan, sejatinya, Tim Muay Thai Jabar sudah mengajukan anggaran untuk mengikuti kejurnas dan Liganas di Kendari tersebut. Tapi, hingga waktu Kejurnas tiba, KONI Jabar menginformasikan dana belum cair dari Pemprov Jabar.

Evi menilai, KONI Jabar tidak mampu mengurus olahraga dengan hati. Buktinya, selain Kejurnas tak dibiayai, para atlet Muay Thai Jabar sudah dua bulan ini belum dibayar honornya. Saat ditanyakan langsung kepada pengurus, jawaban serupa kembali diterima pengurus cabor Muay Thai, yakni, KONI Jabar belum menerima pencarian anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau pengurus (KONI Jabar) lapar, nggak apa-apa kita ikut. Tapi mereka kan nggak telat digaji, kenapa untuk honor atlet telat?” tanya Evi.

Menurut Evi, selama ini, para atlet tetap latihan di masa pandemi Covid-19 ini untuk menghadapi Kejurnas, Liganas, bahkan PON Papua. Biaya pemusatan latihan pun didapat dari hasil urunan pengurus cabang olahraga.

Ketika KONI Jabar menargetkan dua medali emas untuk tim Muay Thai Jabar, menurut Evi, mereka serius latihan. Lalu ikut Kejurnas dan meraih Juara Umum. Dari pengalaman tersebut, Evi berkomitmen, tim Muay Thai Jabar bisa memberikan tiga medali emas bahkan lebih.

“Kepada pengurus KONI Jabar, seriuslah ngurus olahraga, uruslah dengan hati, bukan semata berbasis anggaran. Saya yakin, Gubernur dan anggota dewan tahu masalah ini,” katanya. 

Saat dikonfirmasi kepada KONI Jawa Barat, menurut Wakil Ketua Bidang Bina Prestasi, Yunyun Yudiana menyebutkan hingga kini dana dari pemerintah daerah Provinsi belum cai. KONI Jabar hanya bisa membantu anggaran beberapa saja. Seperti makan atlit Rp100 ribu sehari dari bulan Januari dan tempat latihan. “Itu dipusatkan yang di Bandung saja sebagian sudah diberikan dipusatkan di Rindam, GOR Padjadjaran dan tempat lainnnya itu didanai dana KONI yang bekerja sama dengan rekanan,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon.

Lalu Yunyun menyebutkan untuk kegiatan even belum punya dana. “Belum ada biaya menggunakan yang ada saja untk pelatda di Bandung. Kalau hanya untuk makan bisa dari pemerintah belum cair sepeser pun. Pencairan itu ada mekanismenya,” katanya.

Mengenai raihan sebagai Juara Umum Kejurnas oleh Kontingen Muaythai Jawa Barat, Yunyun selaku Wakil Ketua KONI Jabar sangat mengapresiasi sangat positif. Bahkan dia berharap menjadi bekal dalam PON mendatang. “Kami mengapresiasi secara positif dan luar biasa. Semoga menjadi bekal untuk PON 2021 tetap bisa menjaga sampai PON 2021 nanti,” katanya lagi.

Sementara bentuk aprsiasinya diserahkan kepada Ketua UMUJ KONI Jabar. “Kita akan mengusulkan. Mengenai bentuk apresiasinya apa? Itu urusan Ketua Umum,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
FIFA bahas masalah hak asasi manusia jelang Piala Dunia Qatar
Rabu, 12 Mei 2021 - 18:34 WIB
Federasi sepak bola internasional FIFA mengatakan akan mengadakan pembicaraan dengan sejumlah anggot...
280 dokter olahraga melamar jadi relawan Olimpiade Tokyo
Rabu, 12 Mei 2021 - 18:11 WIB
Sekitar 280 dokter olahraga bersertifikat melamar 200 tempat  yang ingin diisi oleh panitia penyele...
Mantan Ketua KONI Bengkulu ditangkap terkait korupsi dana hibah
Senin, 10 Mei 2021 - 16:16 WIB
Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu Mufran Imron ditangkap angg...
Belum tampil maksimal di Jepang, Zohri-Sapwa ingin perbaiki performa
Senin, 10 Mei 2021 - 07:15 WIB
Dua wakil atletik Indonesia dalam ajang \"World Athletics Continental Tour 2021\", Lalu Muhammad Zoh...
Olimpiade Tokyo gelar uji coba atletik tanpa penonton
Minggu, 09 Mei 2021 - 23:45 WIB
Ratusan atlet, termasuk sprinter AS Justin Gatlin, berpartisipasi dalam acara uji coba di Stadion ...
Zohri tempati peringkat ketujuh pada uji coba Olimpiade Tokyo
Minggu, 09 Mei 2021 - 21:11 WIB
Pelari nasional Lalu Muhammad Zohri menempati peringkat ketujuh dengan catatan waktu 10, 45 detik da...
Jersey Michael Jordan terjual Rp19,5 miliar
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:29 WIB
Rumah lelang Heritage Auctions mengatakan jersey yang dikenakan Michael Jordan dari musim 1982-83 di...
Indonesian Racing berharap konsisten di Grand Prix Prancis
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:45 WIB
Indonesian Racing Team bersama Gresini cukup sukses di balapan Grand Prix Jerez, Spanyol pekan lalu ...
Sejumlah atlet sumbang barang bersejarah di Museum Olahraga Surabaya
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:30 WIB
Sejumlah atlet menyumbang barang bersejarahnya untuk mengisi koleksi yang berlokasi di Museum Olahra...
Krejcikova/Siniakova amankan gelar Madrid Open di sektor ganda putri
Minggu, 09 Mei 2021 - 09:04 WIB
Unggulan kedua Barbora Krejcikova/Katerina Siniakova tampil memukau di final ganda putri Madrid Open...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV