Pandemi COVID-19 sebabkan dunia pendidikan alami perubahan fundamental
Elshinta
Selasa, 30 Maret 2021 - 13:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pandemi COVID-19 sebabkan dunia pendidikan alami perubahan fundamental
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Dunia pendidikan di Indonesia dan di dunia secara umum mengalami perubahan yang mendasar. Pandemi COVID-19 telah mengubah dan memaksa dunia pendidikan berubah lebih cepat dengan digitalisasi dan penggabungan beberapa model pembelajaran di seluruh dunia. 

George Iwan Marantika (Presiden Nasional Indonesia Australia Business Council/IABC dan Ketua Komite Bilateral Australia KADIN Indonesia) mengatakan, COVID-19 telah mendefinisikan ulang model pengajaran dan pembelajaran. Konsep universitas akan didorong oleh teknologi, dengan kemampuan para pemimpin perguruan tinggi untuk beradaptasi dan menemukan kembali kampus mereka sebagai faktor kunci keberhasilan. 

Mereka yang merespons secara proaktif pengaturan ulang hebat ini akan menjadi pemimpin baru di pendidikan 
tinggi. 

"Cara belajar-mengajar, cara mencari ilmu itu berubah total. Yang dulunya gedung bagus- bagus tiba-tiba sekarang belajar seperti ini dengan online. Handphone sekarang jadi tempat sekolah, " Kata George Iwan Marantika di Yogyakarta, Senin (29/3). 

Pandemi COVID-19 sampai saat ini tidak diketahui pasti kapan berakhir. Artinya dunia pendidikan harus bisa menyesuaikan diri dengan paradigma baru untuk mengelola pendidikan yang berbeda dengan sebelum pandemi. Dimana investasi di dunia pendidikan bukan soal gedung tetapi tentang teknologi. Indonesia punya peluang untuk menjadi jawara di dunia pendidikan di masa seperti ini. 

"Sekarang ini kalau mau invets gedung stop, kita pikirkan pada teknologi. Ini kesempatan, jadi tidak ada lagi kendala di Indonesia. Kalau kita pinter, kampus di Yogya ini bisa punya mahasiswa dari seluruh dunia," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo

Melihat berbagai tantangan dan peluang di dunia pendidikan, maka diluncurkan Forum Pemimpin Pendidikan Internasional Nelnet yang pertama, berfokus pada sektor pendidikan tinggi, diadakan pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021 dibuka oleh Deputi Menteri Kementerian Perekonomiaan RI, Dr. Rizal Affandi Lukman, dengan narasumber para pelaku di bidang pendidikan tinggi seperti DR SD Darmono (Pendiri dan Chairman President University dan Jababeka Group), DeeAnn Wenger Presiden Nelnet Business Services, Dr. Budi Jatmiko (Ketua APTISI), Laurie Zanella (Treasurer University of Sydney), Joe Egan (EVP Nelnet International), dan George Iwan Marantika (Presiden Nasional IABC dan Ketua Komite Bilateral Australia KADIN Indonesia). 

Forum ini mempertemukan para pemikir, pembuat kebijakan, pelanggan, mitra, serta praktisi dari seluruh dunia untuk membantu memecahkan beberapa tantangan pendidikan terpenting di zaman ini. Nelnet senang dapat bekerjasama dengan mitra-mitra termasuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dan Indonesia Australia Business Council/IABC, karena menyatukan dunia praktik terbaik untuk kepentingan semua. Forum Pemimpin Pendidikan berikutnya, yang difokuskan untuk penyedia K-12, akan berlangsung pada April 2021.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Orang tua siswa di Surabaya diminta perhatikan pengumuman PPDB SMP
Selasa, 18 Mei 2021 - 11:19 WIB
Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Jawa Timur, meminta para orang tua agar memperhatikan pengumuman Pen...
 Sambangi daerah gempa, Markaz Dakwah FAI UMM salurkan bantuan
Senin, 10 Mei 2021 - 11:24 WIB
Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan kembali...
Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta luncurkan sentra vaksinasi COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 - 11:10 WIB
Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur bekerjasama dengan Rumah Sakit Gandaria meluncurkan Sentra Vaksinasi...
Uji coba sekolah tatap muka di Yogyakarta diikuti 80-90 persen siswa
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:00 WIB
Uji coba sekolah tatap muka yang digelar di Kota Yogyakarta untuk jenjang SD dan SMP selama hampir d...
Meraih mimpi masa depan melalui beasiswa KIP Kuliah
Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:31 WIB
Program \"Merdeka Belajar\" yang salah satunya berupa beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, ...
2.593 guru swasta di Kudus terima tunjangan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyerahkan Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) kepad...
UB kembali kukuhkan dua profesor 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:23 WIB
Universitas Brawijaya ( UB) kembali mengukuhkan dua profesor. Kedua Profesor  tersebut masing-masin...
 Tingkatkan minat baca dan menulis, Pemkab Matim gelar lomba bertutur
Sabtu, 08 Mei 2021 - 16:11 WIB
Dalam rangka menumbuhkan minat baca pada generasi muda dan mempersiapkan anak-anak, Pemerintah Kabup...
Pantau santri tidak mudik, Wabup Karawang sidak pesantren
Jumat, 07 Mei 2021 - 13:57 WIB
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melakukan sidak ke Pesantren Al-Ikhlas, Tanjungpura, Kecamatan ...
Gubernur: Pendidikan di NTT harus adaptif terhadap potensi daerah
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:36 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pendidikan di NTT harus bisa adaptif terhadap pote...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV