`Staycation` diharapkan dorong pariwisata dan ekonomi lokal
Elshinta
Jumat, 02 April 2021 - 13:30 WIB |
`Staycation` diharapkan dorong pariwisata dan ekonomi lokal
Ilustrasi (Pixabay)

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI berharap fenomena berlibur di sekitar tempat tinggal (staycation) saat libur akhir pekan panjang (long weekend) mampu mendorong geliat pariwisata dan ekonomi lokal, di tengah sejumlah pembatasan di tempat wisata dan perjalanan.

"Sekarang di situasi pandemi, sesuai dengan arahan Menparekraf Sandiaga Uno juga, adanya pembatasan (di tempat wisata saat long weekend) juga dalam rangka untuk meningkatkan ekonomi lokal," kata Koordinator Pemasaran Pariwisata Regional I Area I Kemenparekraf Taufik Nurhidayat saat dihubungi ANTARA pada Jumat.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan bahwa staycation diprediksi masih akan menjadi tren bagi masyarakat yang rindu berplesir di tengah situasi pandemi.

"Staycation ini hadir karena adanya pandemi yang melanda sejak 2020. Ini membuat orang membatasi perjalanan ke luar, takut melakukan pergerakan dan perjalanan, ditambah lagi kebijakam pemerintah untuk membatasi bisnis dan wisata. Setelah berjalannya waktu, kebutuhan wisata jadi tinggi sekali," kata Taufik.

"Lamanya (pandemi) COVID-19 ini tidak bisa diprediksi, dan angkanya tetap masih tinggi. Tren staycation akhirnya jadi panjang, dan masyarakat melakukan perjalanan di lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka," ujarnya menambahkan.

Untuk mendukung minat masyarakat akan staycation yang kian meninggi, Taufik berharap baik pelaku di sektor pariwisata seperti hotel, mampu menyediakan fasilitas tempat bekerja sekaligus wisata bagi para pelancong.

"Karena biasanya mereka yang melakukan staycation juga melakukan pekerjaannya, jadi hotel sebaiknya menyediakan sarana bekerja seperti internet yang kuat, serta sarana berwisata karena saat staycation biasanya entah pergi sendiri atau bersama keluarga kecil. Bisa dengan seperti adanya atraksi atau lahan yang bisa dilakukan untuk outdoor activities," papar dia.

Selain itu, ia mengatakan hotel dan destinasi wisata juga harus menerapkan protokol kesehatan ketat dan memiliki sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability). Pun dengan para wisatawan juga harus peduli akan protokol kesehatan di tempat umum khususnya tempat wisata. "Tamu harus peduli, kita harus menjadi pelopor," katanya.

Saat disinggung mengenai meningkatnya kasus positif COVID-19 di Indonesia saat libur panjang seperti perayaan Natal 2020 dan tahun baru 2021, Taufik mengatakan pihaknya mendukung kebijakan dan pembatasan yang dibuat pemerintah untuk berpergian dengan jumlah masif seperti ditiadakannya mudik Idul Fitri 1442 H.

"Beberapa waktu lalu tepatnya saat pernah terjadi saat Natal dan tahun baru di mana orang-orang sudah merasa jenuh dan mereka lepas saat libur panjang," kata Taufik.

"Pemerintah membatasi pergerakan yang terlalu besar seperti mudik, memang bagusnya (pergerakan itu) dibatasi. Artinya, kita mencegah transmisi COVID, dan dengan kita tidak pulang itu adalah kembali ke bagaimana menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitarnya," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tips menjaga mobil tetap prima selama libur lebaran
Rabu, 12 Mei 2021 - 14:41 WIB
Pemerintah resmi melarang kegiatan mudik pada momen perayaan Idul Fitri tahun ini untuk mencegah pen...
Porsche jual 72 ribu mobil kuartal pertama 2021
Rabu, 12 Mei 2021 - 14:08 WIB
Produsen mobil sport mewah Porsche melaporkan telah menjual hampir 72.000 unit kendaraan pada kuarta...
Final Kompetisi Kreatif Makeup oleh MUA Community dan Makeover
Senin, 10 Mei 2021 - 15:23 WIB
Pesona Indonesia, jadi Inspirasi Kompetisi Kreatif Makeup yang digelar oleh MUA Community dan Makeov...
Pelukan lembut untuk anak-anak jalanan jelang lebaran
Sabtu, 08 Mei 2021 - 12:59 WIB
Anak-anak asuh Yayasan Kampus Diakoneia Modern (YKDM) mendapatkan paket bantuan berupa beragam kebut...
Hari Palang Merah Sedunia, serba-serbi lembaga kemanusiaan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 12:04 WIB
Tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah Dunia dan diambil dari tanggal lahir Henry Dunan...
Clubhouse versi Android mulai uji coba beta
Rabu, 05 Mei 2021 - 08:41 WIB
Platform streaming audio Clubhouse mulai meluncurkan uji coba beta, beta testing, untuk versi Andr...
Hajar Aswad terlihat sangat jelas dalam foto terobosan baru
Selasa, 04 Mei 2021 - 09:30 WIB
Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi baru-baru ini mendokumentasikan foto Hajar Aswad d...
Pemerintah adakan Hari Bangga Buatan Indonesia 5 Mei
Senin, 03 Mei 2021 - 22:11 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Perdagangan baru saja menetapkan 5 Mei 2021 s...
Pakar sebut alasan mudik dilarang
Sabtu, 01 Mei 2021 - 17:21 WIB
Larangan mudik saat ini menjadi perbincangan yang hangat, banyak yang mempertanyakan alasannya lanta...
GoPay dan Kitabisa.com ajak masyarakat bersedekah di Hardolnas
Jumat, 30 April 2021 - 13:56 WIB
Bertepatan dengan Hari Donasi Online Nasional (Hardolnas) layanan pembayaran digital GoPay dan layan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV