Palembang diterjang angin berkecepatan hampir 100 km per jam
Elshinta
Sabtu, 10 April 2021 - 15:47 WIB |
Palembang diterjang angin berkecepatan hampir 100 km per jam
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kota Palembang diterjang angin kencang berkecepatan 35- 50 knot atau sekitar 65 hingga 93 kilometer per jam yang mengakibatkan pohon tumbang pada Sabtu (10/4).

Data citra radar cuaca Stasiun Meteorologi (Stamet) SMB II Palembang pukul 10.10 WIB mendeteksi kecepatan angin tertinggi mencapai 50 knot atau 93 kilometer per jam di sekitar Kecamatan Ilir Barat I, namun berdasarkan pengukuran anemometer Stamet SMB II tercatat kecepatan angin maksimum mencapai 70 kilometer per jam.

"Kecepatan angin hari ini bisa dibilang rekor sepanjang 2021, karena kecepatan maksimum terakhir pada Februari tercatat 65 kilometer per jam," kata Kepala Unit Analisis dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Sinta Andayani.

Dampak angin kencang yang terjadi selama 20 menit itu di antaranya merobohkan reklame, menumbangkan pohon besar di Lorong Jebawi Seberang Ulu I dan pohon besar di kawasan Stadion Sriwijaya yang melintang di jalan raya.

Sinta menjelaskan angin kencang tersebut disebabkan awan Cimulonimbus yang muncul akibat pertemuan massa udara (konvergensi) di wilayah Sumsel, meski demikian hujan yang menyertainya tercatat hanya 5.5 mm atau kategori hujan ringan.

Masyarakat diimbau waspada karena saat ini Sumsel mulai memasuki musim pancaroba yang berpotensi menimbulkan angin puting beliung dan hujan lebat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspadai gelombang tinggi di perairan selatan Jawa-NTB 
Selasa, 22 Juni 2021 - 15:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini berkenaan dengan p...
Banjir landa empat desa di Kapuas Hulu
Senin, 21 Juni 2021 - 07:30 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Kalbar, Gunawan mengatakan saat ini ...
Ribuan rumah di lereng Wilis tidak teraliri listrik akibat longsor
Jumat, 18 Juni 2021 - 06:45 WIB
Sedikitnya 2.500 rumah warga di lereng Gunung Wilis Kecamatan Pagerwojo dan Sendang, Kabupaten Tulun...
Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang pada hari Selasa (15/6) mengakibatkan tiga rumah di Desa Kar...
Gempa magnitudo 6,1 guncang Seram Maluku
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:49 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Seram, Provinsi Maluku pada Rabu (16/6) pukul 11.43.08 W...
BMKG peringatkan hujan lebat berdampak banjir di 17 provinsi
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:48 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat berdampak banjir atau...
 Positif Covid-19, Wali Kota Salatiga dan keluarga jalani isolasi mandiri
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:55 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto beserta keluarganya positif Covid-19 dan  saat ini menjal...
Hadapi krisis air bersih, Pemkab Boyolali siapkan embung di tiga kecamatan
Minggu, 13 Juni 2021 - 15:45 WIB
Upaya mengantisipasi kekurangan air bersih di saat terjadi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Boyol...
Aktivitas subduksi Sangihe sebabkan gempa magnitudo 5,7 M di Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:46 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut aktivitas subduksi di Sangihe menyebabkan gemp...
Gempa tektonik magnitudo 5,7 guncang tenggara Bolaang Uki Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:08 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,7 mengguncang kira-kira 66 kilometer tenggara Bolaang Uki, Kabupat...
Live Streaming Radio Network