700 Tagana diterjunkan bantu korban gempa Malang
Elshinta
Sabtu, 10 April 2021 - 23:24 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
700 Tagana diterjunkan bantu korban gempa Malang
Warga mengamati kondisi rumahnya yang rusak pascagempa di Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021). ANTARAFOTO/Destyan Sujarwoko/aww. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Elshinta.com - Sebanyak 700 personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari 10 kabupaten/kota di Jawa Timur diterjunkan ke lokasi gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (10/4).

"Mereka akan melakukan empat fungsi, yaitu evakuasi, selter, dapur umum dan layanan dukungan psikososial", kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Robben Rico di Jakarta, Sabtu.

Berdasarkan sumber dari Pusadlops Tagana Provinsi Jawa Timur disampaikan, mereka berasal dari Kabupaten Malang 97 personel, Kabupaten Lumajang 38 personel, Kabupaten Blitar 44 personel, Kabupaten Tulungagung 42 personel, Kabupaten Jember 88 personel.

Kemudian, Kabupaten Trenggalek 63 personel, Kabupaten Pasuruan 57 personel, Kabupaten Situbondo 70 personel, Kabupaten Kediri 40 personel, Kabupaten Sidoarjo 48 personel, dan KSB di Kawasan Siaga Bencana Malang.

"Tagana akan terus bekerja untuk mendata korban jiwa maupun kerusakan lain yang akan kami gunakan untuk menentukan langkah selanjutnya", kata Robben.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021).

Gempa terjadi pada pukul 14:00:15 WIB. Sementara, lokasi gempa terletak pada koordinat titik 8,95 Lintang Selatan (LS) dan 112,48 Bujur Timur (BT) atau lebih tepatnya terjadi pada 90 km barat daya, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Gempa berada di kedalaman 25 kilometer.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas: Efek libur Lebaran baru dapat dilihat beberapa pekan ke depan
Selasa, 18 Mei 2021 - 16:23 WIB
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta agar semua pihak tidak terlena d...
Dishub Jakarta Timur berlakukan sistem satu arah di Pulogebang
Selasa, 18 Mei 2021 - 15:35 WIB
Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur mulai memberlakukan sistem satu arah (SSA) di kawasan ...
AirNav Indonesia catat penurunan pergerakan pesawat yang signifikan
Selasa, 18 Mei 2021 - 14:06 WIB
AirNav Indonesia mencatat penurunan signifikan pergerakan pesawat udara yakni rata-rata 65,54 persen...
Presiden targetkan kereta cepat Jakarta-Bandung diuji coba akhir 2022
Selasa, 18 Mei 2021 - 13:54 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan proses pengerjaan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung t...
Penumpang mudik padati Terminal Kalideres
Selasa, 18 Mei 2021 - 13:19 WIB
Calon penumpang hendak mudik memadati Terminal Bus Kalideres di Jakarta Barat, Selasa, menyusul bera...
Stasiun Pasar Senen ramai calon penumpang
Selasa, 18 Mei 2021 - 12:35 WIB
Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa pagi, ramai oleh calon penumpang, terutama oleh warga yan...
KAI Madiun layani 4.263 penumpang selama larangan mudik Lebaran 2021
Selasa, 18 Mei 2021 - 11:59 WIB
PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun telah melayani sebanyak 4.263 penumpang KA jarak jauh selama kebijaka...
Penumpang kereta di Daop 6 selama larangan mudik turun 82,6 persen
Selasa, 18 Mei 2021 - 09:23 WIB
Jumlah penumpang kereta api di Daerah Operasi 6 Yogyakarta selama penerapan masa larangan mudik Leba...
Pemkot Surabaya diminta bijak dan cermat adanya bantuan 120 bus
Selasa, 18 Mei 2021 - 09:01 WIB
Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Surabaya meminta pemerintah setempat bijak dan cermat dalam me...
Potensi hujan lebat disertai kilat di sebagian besar wilayah Indonesia
Selasa, 18 Mei 2021 - 08:16 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat disertai kilat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV