Siklon hancurkan rumah-rumah, padamkan listrik di pesisir barat Australia
Elshinta
Senin, 12 April 2021 - 23:23 WIB |
Siklon hancurkan rumah-rumah, padamkan listrik di pesisir barat Australia
dokumentasi - Kampung Nefo di Desa Nunbanun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang diterjang siklon tropis Seroja pada 4-5 April lalu. (ANTARA/Bernadus Tokan)

Elshinta.com - Siklon tropis di pesisir barat Australia menghancurkan sejumlah rumah dan memadamkan listrik bagi ribuan orang dalam semalam sebelum pelemahan listrik pada Senin pagi waktu setempat.

Para pejabat mengatakan sekitar 70 persen bangunan di kota pesisir Kalbarri, yang terletak sekitar 500 km utara dari ibu kota negara bagian Perth, telah mengalami kerusakan saat badai yang masuk ke kategori tiga itu melanda pada Ahad malam.

Sekitar 30 persen dari kerusakan itu cukup "parah", menurut Komisioner Layanan Darurat Western Australia Darren Klemm pada stasiun penyiaran Australian Broadcasting Corporation (ABC).

"Situasi di Western Australia masih sangat serius," ujar Perdana Menteri Scott Morrison melalui unggahan di laman Facebook resminya, menambahkan bahwa rencana respon kebencanaan pemerintah federal telah berlangsung.

Siklon tropis Seroja telah diturunkan menjadi kategori dua setelah melanda dan diperkirakan akan terus melemah sepanjang hari, meski para pejabat memperingatkan siklon dapat tetap membawa hembusan angin yang merusak serta hujan deras.

Foto-foto di media sosial dan siaran lokal menunjukkan kabel listrik yang jatuh, puing-puing dan rumah-rumah yang kehilangan atap dan tembok. Otoritas negara bagian Western Australia membuka tiga pusat evakuasi untuk mereka yang mengungsi.

Area tersebut berada dalam waspada tingkat tinggi terkait badai itu, mengingat rumah-rumah dan gedung-gedung lain tidak dibangun untuk menghadapi siklon tropis, yang biasanya tidak mendorong terlalu jauh ke selatan.

"Ini adalah kejadian cuaca yang jarang terjadi bagi masyarakat di bagian selatan dan timur Western Australia," kata Biro Meteorologi.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China nyatakan pertemuan PBB tentang Xinjiang merupakan penghinaan
Senin, 10 Mei 2021 - 23:20 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan penggunaan PBB sebagai wadah acara...
Maruti Suzuki perpanjang penutupan fasilitas karena pandemi di India
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:18 WIB
Produsen mobil terbesar India, Maruti Suzuki India Ltd mengatakan bahwa pihaknya memperpanjang penut...
Korban ledakan di sekolah Afghanistan bertambah jadi 58
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:07 WIB
Jumlah korban tewas akibat ledakan di luar sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, telah meni...
China: Puing-puing roket Long March jatuh di Samudera Hindia
Minggu, 09 Mei 2021 - 11:31 WIB
Puing-puing roket terbesar China jatuh ke bumi di perairan Samudra Hindia pada Minggu, dengan sebagi...
Polisi Israel, warga Palestina bentrok di Masjid Al-Aqsa Yerusalem
Sabtu, 08 Mei 2021 - 23:42 WIB
Polisi Israel, Jumat (7/5), menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah pemuda Palestina di Ma...
Oposisi India desak percepatan vaksinasi menyusul 1,5 juta kasus baru
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:35 WIB
Pimpinan oposisi India, Rahul Gandhi, ada Jumat mendesak pemerintah untuk melakukan vaksinasi terhad...
Yordania temukan tiga kasus COVID varian India
Minggu, 02 Mei 2021 - 11:50 WIB
Yordania menemukan tiga kasus COVID-19 varian India pada mereka yang tidak memiliki riwayat perjalan...
Institut Serum India siap produksi vaksin di luar negeri
Sabtu, 01 Mei 2021 - 11:03 WIB
Institut Serum India, yang memproduksi vaksin AstraZeneca COVID-19, berencana untuk memulai produksi...
Australia larang kedatangan dari India, pelanggar hadapi bui dan denda
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30 WIB
Penduduk dan warga negara Australia yang telah berada di India dalam waktu 14 hari sejak tanggal mer...
Jepang akan perkenalkan paspor vaksin untuk perjalanan internasional
Jumat, 30 April 2021 - 07:51 WIB
Pemerintah Jepang berencana memperkenalkan paspor vaksin untuk memudahkan orang yang telah diinokula...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV