IOJI temukan masih ada pelanggaran HAM ABK Indonesia di kapal asing
Elshinta
Rabu, 14 April 2021 - 11:01 WIB |
IOJI temukan masih ada pelanggaran HAM ABK Indonesia di kapal asing
Belasan ABK WNI yang kapalnya tenggelam di Pelabuhan Beira, Mozambique, menunggu proses pemulangan ke Indonesia. ANTARA/HO-KBRI Maputo/aa. (Handout KBRI Maputo)

Elshinta.com - Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) menyampaikan masih menemukan adanya praktik ilegal dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penempatan anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal berbendera asing.

CEO IOJI Mas Achmad Santosa dalam webinar "Mempertanyakan Komitmen Multi-Pihak dalam Melindungi ABK Indonesia di Kapal Ikan Asing", Rabu, mengatakan pihaknya telah melakukan penelitian lapangan di tiga lokasi di Indonesia yang menjadi lumbung pekerja migran perikanan Indonesia pada periode November 2020-Januari 2021.

"Berdasarkan penelitian yang kami lakukan, kami menyimpulkan masih terjadi praktik-praktik ilegal dan pelanggaran HAM dalam proses sebelum, selama dan setelah ABK bekerja," katanya.

Santosa menjelaskan, penelitian lapangan di lakukan di Tegal, Pemalang (Jawa Tengah) dan Bitung (Sulawesi Utara). Penelitian lapangan tersebut melibatkan 48 ABK yang memiliki pengalaman beekrja di kapal Taiwan, China, Spanyol, Portugal dan Korea Selatan.

Penelitian dilakukan dengan pendekatan partisipatorik di mana ABK tidak hanya berperan sebagai objek tapi juga menjadi peneliti yang secara aktif melakukan analisa mendalam hingga mengembangkan solusi atas masalah yang mereka alami.

Santosa mengungkapkan, setidaknya ada lima masalah utama yang ditemukan dari penelitian di lapangan terkait penempatan dan perlindungan ABK di kapal asing yang masih terjadi, yaitu terkait duplikasi kewenangan dalam rekrutmen dan penempatan ABK, perlunya database ABK yang terintegrasi, belum efektifnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran HAM ABK dan pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta soal kesadaran dan pengetahuan terkait hak ABK dan calon ABK yang akan bekerja di kapal ikan asing.

"UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, salah satunya ABK kapal, juga membutuhkan perangkat aturan pelaksana terutama soal bagaimana menjabarkan bentuk-bentuk perlindungan sebelum, selama dan setelah bekerja maupun perlindungan hukum, ekonomi, maupun perlindungan sosial," katanya.

Santosa mengatakan, masalah-masalah yang dihadapi ABK itu memerlukan keterlibatan multipihak, baik pemerintah, pengusaha hingga masyarakat.

IOJI berharap, penguatan komitmen pemerintah, aparatur penegak hukum, swasta, baik dalam dan luar negeri, asosiasi dan organisi masyarakat sipil untuk bersama mencegah dan memberantas pelanggaran HAM yang dialami para ABK.

"Kita sama, miliki satu tekad yang sama, kita tidak ingin lagi menyaksikan perbudakan modern, perdagangan orang dan eksploitasi dalam rantai pasok perikanan," pungkas Santosa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung luncurkan awan panas teramati jarak 1.000 meter
Senin, 10 Mei 2021 - 00:07 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara menyatakan Gunung Sinabung...
Freeport berbagi bersama dengan 1.000 anak yatim-dhuafa di Jabodebek
Minggu, 09 Mei 2021 - 23:56 WIB
PT Freeport Indonesia dalam bulan Ramadhan 1442 Hijriah ini memberikan perhatian dengan mengadakan k...
Pemkot Bogor libatkan perajin batik buat desain untuk bus bantuan
Minggu, 09 Mei 2021 - 23:23 WIB
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, melibatkan perajin batik di Kota Bogor untuk berkontribusi membua...
Hari libur Lebaran, pendatang boleh ke tempat wisata di Kota Bogor
Minggu, 09 Mei 2021 - 23:12 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut pendatang dari luar Kota Bogor di wilayah aglomerasi J...
Kemenhub sesuaikan jumlah angkutan penyeberangan di Merak-Bakauheni
Minggu, 09 Mei 2021 - 22:28 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa setelah diberlakukannya penyekatan wilayah dan p...
Bupati Purwakarta: Tempat wisata harus perhatikan protokol kesehatan
Minggu, 09 Mei 2021 - 22:06 WIB
Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengimbau pengelola tempat wisata yang buka pada libur ...
AWG kecam kekerasan di Kompleks Masjid Al Aqsa
Minggu, 09 Mei 2021 - 21:36 WIB
Wadah perjuangan Palestina Aqsa Working Group (AWG) mengecam tindakan kekerasan terhadap kaum muslim...
8.634.546 warga Indonesia telah mendapatkan vaksin dosis lengkap
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:55 WIB
Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan sebanyak 8.634.546 warga Indonesia telah mendapatkan sunti...
Nekad mudik, satu juta perantau masuk Jateng
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:36 WIB
Meski pemerintah telah melarang perantau untuk mudik mulai 6 - 17 Mei, diperkirakan mereka tetap nek...
 Ratusan kapal nelayan Tegal pulang kampung
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:24 WIB
Ratusan kapal nelayan yang berisi para anak buah kapalnya pulang kampung. Mereka telah berlabuh di P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV