KPK dalami aliran dana banprov ke Pemkab Indramayu
Elshinta
Kamis, 15 April 2021 - 12:37 WIB |
KPK dalami aliran dana banprov ke Pemkab Indramayu
Arsip-Tersangka kasus suap Indramayu Supendi berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, (3/12/2019). Bupati Indramayu nonaktif itu diperiksa terkait kasus suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami enam saksi perihal dugaan aliran sejumlah dana atas persetujuan usulan bantuan provinsi (banprov) dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.

Mereka diperiksa dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Indramayu Tahun 2019.

"Para saksi tersebut didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan aliran sejumlah dana kepada pihak-pihak tertentu atas disetujuinya usulan bantuan provinsi tersebut," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis.

Selain itu, kata Ali Fikri lagi, para saksi tersebut juga didalami pengetahuannya terkait dengan tahapan dan proses pengajuan serta usulan proposal program kegiatan proyek untuk banprov pada Kabupaten Indramayu.

Enam saksi yang diperiksa, yakni tiga Anggota DPRD Provinsi Jabar masing-masing Cucu Sugyati, M Hasbullah Rahmad, dan Almaida Rosa Putra. Ketiganya diperiksa pada Rabu (14/4), di Gedung KPK, Jakarta.

Sedangkan tiga saksi lain, yaitu Staf Setwan Provinsi Jabar Akhmad Deni Sumirat, Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pendanaan Bappeda Provinsi Jabar R Bela Bakti Negara, dan PNS/Staf Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu Ferry Mulyadi. Mereka diperiksa pada Selasa (13/4), di Gedung KPK, Jakarta.

Dalam penyidikan kasus, KPK pada Kamis ini juga memanggil Anggota DPRD Jabar Phinera Wijaya sebagai saksi.

Sebelumnya diinformasikan, KPK tengah mengembangkan kasus dugaan suap terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jabar kepada Pemkab Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

KPK saat ini belum dapat menyampaikan kronologi kasus dan tersangkanya sebagaimana kebijakan Pimpinan KPK bahwa pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan dan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka.

Kasus suap bantuan keuangan tersebut merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat mantan Bupati Indramayu Supendi bersama mantan Kadis PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, mantan Kabid Jalan Dinas PUPR Pemkab Indramayu Wempi Triyoso, dan wiraswasta Carsa ES dalam perkara suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Indramayu.

Keempatnya telah divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Selanjutnya masih pengembangan kasus tersebut, KPK pada 16 November 2020 juga telah menetapkan Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 dan 2019-2024 Abdul Rozaq Muslim (ARM) sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap pengurusan dana bantuan provinsi kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

Saat ini, Rozaq sudah berstatus terdakwa dan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
12 narapidana korupsi Lapas Sukamiskin Bandung dapat remisi Idul Fitri
Kamis, 13 Mei 2021 - 12:15 WIB
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung menyatakan ada sebanyak 12 narapidana kasus korups...
Satgas COVID-19 Bogor bubarkan takbir keliling di Jalur Puncak
Kamis, 13 Mei 2021 - 00:06 WIB
Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat membubarkan rombongan jamaah takbir keliling ...
Polres Cilegon amankan puluhan orang pelaku ajak mudik di Merak
Rabu, 12 Mei 2021 - 21:50 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Cilegon mengamankan puluhan orang pelaku ajakan mudik di Pelabuhan Merak, ...
Polda Jabar fokus penyekatan di batas kota cegah mudik lokal
Rabu, 12 Mei 2021 - 20:50 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) menyatakan mulai memfokuskan penyekatan arus lalu linta...
Polres Lhokseumawe tangkap kurir satu kilogram sabu
Rabu, 12 Mei 2021 - 18:00 WIB
Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua pria asal Kabupaten Aceh Timur kare...
KKP terima limpahan kasus dua kapal Malaysia dari Polri
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:48 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima limpahan kasus penyidikan dua kapal ikan asing ber...
Polres Cilegon amankan pelaku provokasi mudik melalui WhatsApp
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:26 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon bergerak cepat dengan mengamankan tiga orang ata...
KPK: 75 pegawai bukan dinonaktifkan tapi diminta serahkan tugas
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:41 WIB
KPK menyebut 75 pegawainya yang tidak memenuhi syarat menjadi ASN bukan dinonaktifkan tetapi diminta...
Kejagung periksa pengawas BEI sebagai saksi terkait Asabri
Selasa, 11 Mei 2021 - 23:08 WIB
Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jamp...
Novel Baswedan ungkap pertanyaan TWK banyak yang bermasalah
Selasa, 11 Mei 2021 - 22:20 WIB
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkapkan pertanyaan dalam Tes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV