Polres Kukar ungkap peredaran sabu-sabu lintas negara 5,6 kg
Elshinta
Jumat, 16 April 2021 - 20:59 WIB |
Polres Kukar ungkap peredaran sabu-sabu lintas negara 5,6 kg
Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting bersama jajaran-nya saat pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti sabu- sabu seberat 5,6 kg. ANTARA/Arumanto

Elshinta.com - Satreskoba Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba dengan barang bukti sabu- sabu seberat 5,6 kilogram yang diduga berasal dari pengiriman luar negeri.

Kapolres Kukar, AKBP Irwan Masulin Ginting, mengatakan barang bukti tersebut didapatkan dari tiga orang pelaku yang diamankan di tempat yang berbeda.

"Awalnya pada Rabu (14/4) sekitar pukul 20.00 WITA, Satreskoba Polres Kukar mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkotika jenis sabu di Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara," kata AKBP Irwan Masulin Ginting kepada awak media di Tenggarong, Kukar, Jumat.

Kemudian anggota Satreskoba melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi nama pelaku yang berinisial SD (38).

Setelah itu, salah satu anggota Satreskoba melakukan komunikasi dengan pelaku melalui telepon dan sepakat untuk melakukan transaksi narkoba jenis sabu di Tenggarong Seberang.

"Dalam transaksi tersebut, petugas yang menyamar berhasil mengamankan SD sebagai pelaku dan juga barang bukti sabu- sabu dalam poket besar," ungkap Kapolres.

Kasat Reskoba Kukar, Iptu Encek Indrayani menambahkan pihaknya berupaya mengembangkan kasus, dengan mencari informasi asal barang haram tersebut.

"Berdasarkan keterangan SD mengaku barang tersebut didapat dari temannya yang berada di Air Putih, Samarinda," tutur-nya.

Pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap kedua rekan SD dan teridentifikasi dua orang pelaku lainnya yakni MY (28) dan MS (36) di Air Putih Samarinda.

"Kami berhasil meringkus kedua pelaku dan dari tangan MY ditemukan 5 poket sabu seberat 20 gram," ujar Encek.

Melalui intergosi kedua pelaku, diketahui peran masing- masing yakni MY merupakan perantara dari pemilik utama sabu tersebut, sedangkan MS, berperan sebagai penunjuk jalan.

"MY juga mengatakan bahwa masih ada sisa barang di Bontang," kata Encek.

Selanjutnya, Satereskobalangsung bergerak menuju Bontang. Tepatnya, di Jalan Slamet Riyadi, Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara.

Sesampainya di sana, tim Reskoba langsung melakukan penggeledahan di rumah MY dan berhasil menemukan 4 kg lebih narkoba jenis sabu.

"Keterangan sementara barang tersebut berasal dari luar negeri dan kami sudah kantongi satu nama sebagai pelaku utama yang mempunyai barang," ucap Encek.

Akibat perbuatannya, SD dan MY dijerat dengan pasal 114 ayat (2) juncto pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun sampai seumur hidup.

Sedangkan MS bakal dijerat dengan pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masjid Cut Meutia bagikan zakat sebelum Lebaran hindari kerumunan
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:00 WIB
Masjid Cut Meutia di Menteng, Jakarta telah membagikan zakat sehari sebelum Idul Fitri 1442 Hijriah ...
Menteri Trenggono: Tetap patuhi imbauan pemerintah untuk tidak mudik
Kamis, 13 Mei 2021 - 12:45 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah dan...
Kepala Daerah Kota Yogyakarta tidak gelar `open house` Lebaran
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:45 WIB
Kepala daerah dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta tidak menggelar “open house” ...
Berlebaran di Papua Kombes Iqbal dapat kiriman foto ketupat opor ayam
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:15 WIB
Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, harus merayakan Idul Fitri jauh dari...
Wapres Ma`ruf Amin rayakan Idul Fitri secara sederhana
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:00 WIB
Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin merayakan Hari Idul Fitri 1442 H secara sederhana dengan menikmati hid...
Wapres Shalat Id dengan menerapkan protokol kesehatan ketat
Kamis, 13 Mei 2021 - 10:30 WIB
Wakil Presiden RI Ma\'ruf Amin melaksanakan Shalat Idul Fitri di pendopo kediaman resmi Wapres, Jala...
Penyekatan di perbatasan Puncan-Cianjur direnggangkan
Kamis, 13 Mei 2021 - 09:00 WIB
Petugas gabungan di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, terpaksa merenggangkan penyekatan akibat ...
Tak ada takbir keliling malam Idul Fitri 1442 Hijriah di Kendari
Kamis, 13 Mei 2021 - 06:45 WIB
Tidak ada pawai keliling kota pada malam takbiran Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi di Kendari, Su...
Menlu Retno ajak masyarakat Indonesia berikhtiar atasi pandemi
Kamis, 13 Mei 2021 - 06:30 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Hari Raya Idul Fitri 1442H mengajak masyarakat Indonesia beri...
Bupati heran, Majalengka masuk zona merah Covid-19 karena perbedaan data 
Rabu, 12 Mei 2021 - 23:55 WIB
Bupati Majalengka Karna Sobahi merasa heran soal label zona merah yang menimpa Kabupaten Majalengka....
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV