Pengaduan asuransi, OJK diminta tak lupakan perlindungan konsumen
Elshinta
Jumat, 16 April 2021 - 23:23 WIB |
Pengaduan asuransi, OJK diminta tak lupakan perlindungan konsumen
Ilustrasi konsumen sedang melakukan kalim asuransi (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Pengamat asuransi Irvan Rahardjo meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak melupakan fungsinya untuk memberikan perlindungan bagi konsumen menyusul maraknya laporan pengaduan terkait produk asuransi.

Irvan mengingatkan tiga fungsi utama OJK yaitu pengaturan, pengawasan dan perlindungan. Namun, fungsi perlidungan dinilainya kerap terlupakan.

"Ini yang sering terlupakan, fungsi perlindungan konsumen ini. Ada fasilitas mediasi, ada fasilitas penyelesaian sengketa, tapi pada kenyataannya sikap OJK yang bisa memberikan ketenangan ke nasabah itu yang belum nampak," katanya dalam Consumer Talk Ngabuburit - Masa Depan Perlindungan Konsumen Jasa Asuransi yang digelar Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Jumat.

Menurut Irvan, dibutuhkan keberpihakan regulator terhadap kepentingan konsumen dalam industri asuransi. Terlebih, industri asuransi dinilai merupakan industri yang berorientasi pada penjualan.

Karena sifatnya yang berorientasi pada penjualan, maka tidak heran jika banyak asuransi yang berusaha untuk menjual sebanyak-banyaknya produk mereka dengan berbagai cara dan saluran karena dari situlah ada unsur insentif bagi agen.

"Tapi di lain pihak, nasabah sangat terbatas pengetahuannya. Di sini kita lihat ada asimetris information, dalam arti nasabah tidak banyak mengetahui informasi yang seharusnya diberikan dan diketahui tapi agen tidak mengungkapkan sepenuhnya apa yang jadi risiko bagi nasabah," katanya.

Lebih lanjut, Irvan mengingatkan agar OJK juga meningkatkan pengawasannya untuk bisa menertibkan praktik-praktik agen asuransi nakal. Hal itu juga sesuai dengan amanat UU Asuransi bahwa ketentuan, tata cara dan praktik keagenan harus diatur oleh OJK.

"Tapi sampai sekarang belum dilakukan. Yang ada adalah pengaturan oleh asosiasi terhadap agen-agen yang nakal. Tapi, timbul masalah juga karena umumnya agen berprestasi juga banyak beri sumbangan kepada perusahaan sehingga akan sulit bagi mereka untuk menindak agen karena pada saat yang sama agen juga jadi tulang punggung perusahaan asuransi," katanya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa jumlah pengaduan konsumen industri asuransi terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir, bahkan menduduki urutan kedua untuk jumlah pengaduan konsumen tertinggi.

"Pengaduan dari masyarakat terhadap industri asuransi meningkat yang didominasi ketidaksesuaian penjualan (mis-selling), terutama terkait produk asuransi yang dikaitkan investasi (PAYDI) atau unit-linked oleh agen atau tenaga pemasar produk asuransi," kata Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Agus Fajri Zam.

Secara rinci, OJK mencatat sepanjang 2019 ada sebanyak 360 pengaduan, kemudian tahun 2020 meningkat menjadi 593 pengaduan, dan hingga triwulan I 2021 telah mencapai 273 aduan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri Trenggono: Tetap patuhi imbauan pemerintah untuk tidak mudik
Kamis, 13 Mei 2021 - 12:45 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah dan...
Kepala Daerah Kota Yogyakarta tidak gelar `open house` Lebaran
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:45 WIB
Kepala daerah dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta tidak menggelar “open house” ...
Berlebaran di Papua Kombes Iqbal dapat kiriman foto ketupat opor ayam
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:15 WIB
Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, harus merayakan Idul Fitri jauh dari...
Wapres Ma`ruf Amin rayakan Idul Fitri secara sederhana
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:00 WIB
Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin merayakan Hari Idul Fitri 1442 H secara sederhana dengan menikmati hid...
Wapres Shalat Id dengan menerapkan protokol kesehatan ketat
Kamis, 13 Mei 2021 - 10:30 WIB
Wakil Presiden RI Ma\'ruf Amin melaksanakan Shalat Idul Fitri di pendopo kediaman resmi Wapres, Jala...
Penyekatan di perbatasan Puncan-Cianjur direnggangkan
Kamis, 13 Mei 2021 - 09:00 WIB
Petugas gabungan di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, terpaksa merenggangkan penyekatan akibat ...
Tak ada takbir keliling malam Idul Fitri 1442 Hijriah di Kendari
Kamis, 13 Mei 2021 - 06:45 WIB
Tidak ada pawai keliling kota pada malam takbiran Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi di Kendari, Su...
Menlu Retno ajak masyarakat Indonesia berikhtiar atasi pandemi
Kamis, 13 Mei 2021 - 06:30 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Hari Raya Idul Fitri 1442H mengajak masyarakat Indonesia beri...
Bupati heran, Majalengka masuk zona merah Covid-19 karena perbedaan data 
Rabu, 12 Mei 2021 - 23:55 WIB
Bupati Majalengka Karna Sobahi merasa heran soal label zona merah yang menimpa Kabupaten Majalengka....
 Malam takbiran pusat perbelanjaan di Salatiga dipadati warga
Rabu, 12 Mei 2021 - 23:45 WIB
Satu hari menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah  pusat perbelanjaan di Salatiga, Jawa Tengah di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV