Kembali ke MotoGP terasa seperti kembali ke sekolah, kata Marquez
Elshinta
Senin, 19 April 2021 - 07:30 WIB |
Kembali ke MotoGP terasa seperti kembali ke sekolah, kata Marquez
Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez (#93) menjalani Grand Prix Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao. (18/4/2021) (Patricia De Melo Moreira/AFP)

Elshinta.com - Marc Marquez mengatakan, kembalinya ia membalap di MotoGP terasa seperti kembali ke sekolah di kelilingi kakak-kakak kelas yang "suka memerintah".

"Bagian tersulitnya adalah di lap-lap pertama karena saya merasa kehabisan tempat," kata Marquez usai turun di Grand Prix Portugal seperti dikutip AFP, Senin WIB.

Pebalap berusia 28 tahun asal Spanyol itu finis peringkat ketujuh di balapan pertamanya sejak ia mengalami patah lengan kanan di Jerez, Spanyol pada Juli tahun lalu.

Setelah tiga operasi dan sembilan bulan masa pemulihan, Marquez kembali ke aspal sebagai pebalap Honda yang finis terbaik hari itu.

"Seperti di sekolah ketika kalian bermain sepak bola dengan kakak kelas dan mereka menyuruh melakukan apa dan ke mana.

"Di awal-awal lap, saya tak memiliki ritme, tak ada kendali atas motor saya dan banyak pebalap mulai menyalip saya.

"Kemudian saya menenangkan diri dan menemukan tempat saya. Saya mencetak waktu terbaik saya di akhir GP. Dan jika kami menganalisisnya, finis 13 detik di belakang Fabio Quartararo, itu luar biasa," kata Marquez setelah menyaksikan Quartararo membawa Yamaha menyapu bersih tiga kemenangan di awal musim ini.

Marquez mendapat disambut dengan pujian dari timnya ketika kembali ke pit.

"Saya tidak bisa mengendalikan emosi saya. Menyelesaikan balapan adalah langkah terbesar dalam rehabilitasi saya dan merasa seperti pebalap MotoGP lagi adalah impian saya. Itu terjadi hari ini," kata juara dunia delapan kali tersebut.

"Tentunya, kembali ke garasi membuat saya kelelahan, terkuras tenaga, tapi ini hal paling paling emosional yang tak bisa saya bendung. Tapi, ini sangat baik."

Penampilannyan hari itu memberinya sembilan poin, 52 di belakang Quartararo sebagai pemuncak klasemen sementara.

Tersisa 16 balapan hingga akhir musim dan kemungkinan dua balapan tambahan di Argentina dan Amerika Serikat.

Akan tetapi, Marquez tak terlalu memikirkan ambisi meraih gelar juara dunia.

"Tergantung dengan sirkuit, apakah mereka menuntut fisik atau tidak. Tujuh lap terakhir di sini saya tidak mampu menggunakan siku saya. Saya membalap dengan aneh," kata dia.

"Hal penting lainnya adalah dokter berpesan kepada saya ketika saya kembali berkompetisi saya akan harus mengurangi latihan di rumah.

"Di antara balapan saya tidak akan bisa mengendarai sepeda motor atau berlatih indoor lebih dari tiga atau empat jam dalam sepekan tanpa menggunakan terlalu banyak beban.

"Tulang di lengan baik-baik saja tapi tekanan yang diberikan kepadanya harus bertahap. Tidak bisa setiap hari dan setiap pekan."

Balapan selanjutnya di kalender akan digelar di Jerez, di mana ia terjatuh tahun lalu, pada 2 Mei mendatang.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Quartararo diganjar penalti ganda, posisi finis melorot ke P6
Senin, 07 Juni 2021 - 06:45 WIB
Fabio Quartararo diganjar penalti tambahan waktu tiga detik karena kedapatan membalap dengan baju ba...
Vinales komentari performa bareng `crew chief`baru di Catalunya
Sabtu, 05 Juni 2021 - 06:45 WIB
Maverick Vinales merasakan hasil positif pada sesi latihan bebas Grand Prix Catalunya pada Jumat, se...
Rins absen di GP Catalunya karena cedera sewaktu latihan
Jumat, 04 Juni 2021 - 10:53 WIB
Alex Rins akan melewatkan Grand Prix Catalunya menyusul kecelakaan ketika berlatih dengan sepeda pad...
Indonesian Racing bangga pebalapnya naik podium Moto3 di Italia
Senin, 31 Mei 2021 - 11:31 WIB
Principal Indonesian Racing Team yang mengikat kerjasama dengan Gresini Team Rocky Soerapoetra meng...
Kecelakaan babak kualifikasi Moto3, Jason Dupasquier meninggal dunia
Minggu, 30 Mei 2021 - 23:20 WIB
Penyelenggara MotoGP pada Minggu mengumumkan bahwa pebalap Swiss Jason Dupasquier (19) meninggal dun...
Pasukan Ducati bakal redam Quartararo sejak start GP Italia
Minggu, 30 Mei 2021 - 06:30 WIB
Fabio Quartararo boleh jadi mengamankan pole position untuk keempat kalinya secara beruntun musim in...
Tercepat di Mugello, Fernandez raih dua pole beruntun musim ini
Sabtu, 29 Mei 2021 - 23:45 WIB
Rookie tim Red Bull KTM Ajo Faul Fernandez meraih pole position untuk kedua kalinya secara beruntun ...
Masa depan Rossi di MotoGP akan ditentukan ketika jeda musim panas
Jumat, 28 Mei 2021 - 06:30 WIB
Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi mengatakan akan segera memutuskan masa depan kariernya di ...
Rajai sirkuit Mugello, Ducati bidik tren kemenangan di kandang
Kamis, 27 Mei 2021 - 08:30 WIB
Ducati siap mempertahankan tren kemenangan di Mugello, sirkuit kandang mereka, ketika MotoGP menyamb...
Michele Pirro ditugasi gantikan Jorge Martin di GP Italia
Jumat, 21 Mei 2021 - 22:40 WIB
Test rider Ducati Michele Piro akan membalap untuk tim Pramac Racing di Grand Prix Italia akhir bula...
Live Streaming Radio Network