Inggris selidiki varian COVID-19 asal India
Elshinta
Senin, 19 April 2021 - 13:27 WIB |
Inggris selidiki varian COVID-19 asal India
Warga mengantre untuk memasuki Lapangan Lord\\\\\\\\\\\\\\\\

Elshinta.com - Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cukup bukti untuk mengklasifikasikannya sebagai varian yang menjadi perhatian (VOCs), kata Susan Hopkins dari Public Health England (PHE), Minggu (18/4).

Ketika berbicara di Andrew Marr Show stasiun TV BBC, Hopkins menuturkan, "Kami belum mendapatkan cukup data soal varian ini untuk bisa menjelaskan apakah itu varian yang menjadi perhatian. Kami menetapkannya sebagai varian yang sedang diselidiki (VUI)."

"Untuk menaikkan peringkatnya, kami perlu mengetahui apakah (varian, red) itu meningkatkan penularan, meningkatkan keparahan atau mengalahkan vaksin, dan kami belum mengetahuinya, tetapi kami melihat datanya setiap hari."

PHE mengaku telah mengidentifikasi 77 kasus varian COVID-19 India di Inggris.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan George Eustice mengatakan perjalanan Perdana Menteri Boris Johnson ke India akhir April ini harus dilanjutkan meski kasus COVID di negara tersebut terus meningkat.

"Penting kalau bisnis dan urusan politik jika Anda mau itu berlanjut," katanya.

Ia menambahkan bahwa komite pakar secara berkala meninjau keputusan-keputusan soal apakah akan mengizinkan perjalanan ke negara tertentu.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Inggris gandeng kelompok agama sukseskan vaksinasi
Minggu, 09 Mei 2021 - 17:55 WIB
Pemerintah Inggris berkolaborasi dengan komunitas lintas agama, yaitu Kristen, Islam, Yahudi hingga ...
Jumlah pasien COVID-19 dalam ICU meningkat di Prancis
Senin, 26 April 2021 - 10:59 WIB
Prancis mencatat pada Minggu (25/4) jumlah pasien COVID-19 dalam kamar perawatan intensif rumah sak...
Inggris hampir sepakat beli puluhan juta dosis vaksin Pfizer
Minggu, 25 April 2021 - 11:31 WIB
Pejabat Inggris hampir menyelesaikan kesepakatan untuk membeli puluhan juta lebih dosis vaksin Pfize...
Inggris selidiki varian COVID-19 asal India
Senin, 19 April 2021 - 13:27 WIB
 Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cuku...
Dubes RI undang Swedia bangun pusat produksi regional di Indonesia
Jumat, 16 April 2021 - 21:54 WIB
Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo membahas mengenai perdagangan dua arah, investasi, da...
Inggris tak berencana hentikan program tes cepat COVID-19
Jumat, 16 April 2021 - 10:10 WIB
Kementerian Kesehatan Inggris pada Kamis (15/4) mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menghentika...
Peminat kursus bahasa Indonesia di Norwegia tembus 100 peserta
Rabu, 14 April 2021 - 11:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo, Norwegia menggelar kelas kursus bahasa Indonesia b...
Inggris tawarkan vaksin COVID-19 kepada semua orang di atas usia 50
Selasa, 13 April 2021 - 09:24 WIB
Inggris pada Senin (12/4) mengatakan telah menawarkan kepada semua orang yang berusia di atas 50 tah...
Pemerintah Prancis kecam serangan terhadap pusat kebudayaan Islam
Senin, 12 April 2021 - 22:27 WIB
Pemerintah Prancis ada Minggu mengecam aksi perusakan pusat kebudayaan Islam di bagian barat Prancis...
 Prancis perpanjang periode vaksinasi dari empat jadi enam pekan
Minggu, 11 April 2021 - 11:11 WIB
Prancis akan memperpanjang jarak periode antara suntikan pertama dan kedua vaksin anti COVID mRNA me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV