BI Surakarta kembangkan varietas bawang putih untuk kurangi impor
Elshinta
Senin, 19 April 2021 - 17:20 WIB |
BI Surakarta kembangkan varietas bawang putih untuk kurangi impor
Panen bawang putih di Desa Denden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. (ANTARA/Aris Wasita)

Elshinta.com - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta mengembangkan varietas bawang putih di Soloraya untuk mengurangi impor komoditas tersebut.

Saat ini, lebih dari 95 persen bawang putih yang dijual di pasar Indonesia berasal dari impor.

Berdasarkan neraca ketersediaan dan kebutuhan komoditas sayuran tahun 2021 dari Kementerian Pertanian, jumlah kebutuhan bawang putih nasional sebanyak 591.596 ton yang terdiri dari kebutuhan konsumsi langsung, industri olahan, horeka (hotel, restoran, katering), hingga benih," kata Kepala Perwakilan BI Surakarta Nugroho Joko Prastowo di sela panen perdana bawang putih varietas Tawangmangu Baru di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin.

Sedangkan untuk stok bawang putih di dalam negeri sendiri kurang dari 10 persen dari total kebutuhan atau hanya sebanyak 59.032 ton sehingga kekurangan pasokan ini dipenuhi dari impor. Ia mengatakan sebagai upaya pengendalian inflasi dan perbaikan defisit transaksi berjalan, sejak empat tahun lalu BI sudah mengembangkan varietas baru untuk komoditas bawang putih di Desa Pancot Kalisoro, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

"Dari hasil pengembangan tersebut, saat ini kami mengembangkannya di lokasi lain, yaitu di Desa Senden, Boyolali ini. Hari ini merupakan panen perdana dan hasilnya jauh lebih besar dibandingkan dengan bawang putih lokal yang selama ini ditanam para petani," katanya.

Ia mengatakan untuk bawang putih Tawangmangu Baru, dalam satu hektar lahan petani bisa memanen hingga 21,88 ton. Menurut dia, angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan bawang putih lokal, yaitu Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning yang hasil panennya hanya di kisaran 4 ton/hektar.

Salah satu anggota Kelompok Tani Argoayuningtani, Warno, mengatakan yang membedakan antara bawang putih lokal yang selama ini dibudidayakan petani dengan varietas baru tersebut adalah masa tanam yang lebih cepat. Ia mengatakan untuk bawang putih lokal masa tanamnya di kisaran 100-120 hari, sedangkan bawang putih Tawangmangu baru lebih lama dua minggu.

"Dari sisi rasa juga hampir sama, yang pasti bawang merah lokal lebih sedap dan berasa daripada bawang putih impor," katanya.

Ia mengatakan dari lahan seluar 17,5 hektar yang dikelola oleh 26 petani dalam Kelompok Tani Argoayuningtani ini, pada tahun 2019-2020 3,9 hektare di antaranya digunakan untuk pengembangan bawang putih.

"Ini kan masih dalam tahap uji coba, yang hampir panen 1 hektare. Dengan adanya varietas baru ini tentu menambah semangat kami untuk membudidayakan bawang putih lagi seperti yang dulu pernah dilakukan oleh petani setempat. Target kami ke depan sampai 5 hektar untuk satu kelompok tani, kami juga berencana untuk bergandengan dengan kelompok tani yang lain," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Boyolali M Said Hidayat mengapresiasi langkah BI dalam rangka memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang ada di daerah tersebut. Ia mengatakan dengan keberhasilan varietas baru dalam meningkatkan produktivitas tersebut, tidak menutup kemungkinan varietas serupa akan dibudidayakan di daerah lain.

"Ini hal yang positif yang tidak ada salahnya diadopsi dan dikembangkan di daerah lain, apalagi ini bisa menyejahterakan petani. Harapannya varietas ini bisa menjadikan Selo sebagai sentra bawang putih," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wali Kota Bogor benarkan 26 warga Bubulak terpapar COVID-19
Rabu, 19 Mei 2021 - 00:01 WIB
Wali Kota Bogor, Jawa Barat selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor Bima Arya membenar...
Belanja pangan daring di Pasar Mitra Tani masih gratis ongkir
Selasa, 18 Mei 2021 - 23:40 WIB
Pasar Mitra Tani (PMT) Kementerian Pertanian memperpanjang layanan belanja daring dengan fasilitas g...
Bupati Bekasi dorong perusahaan ikut vaksinasi gotong royong
Selasa, 18 Mei 2021 - 23:20 WIB
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mendorong semua perusahaan di wilayah itu ikut menyukseskan program ...
Polres Kediri ungkap kasus dugaan telur palsu
Selasa, 18 Mei 2021 - 21:30 WIB
Jajaran Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, mengungkap terkait dengan kasus dugaan telur palsu...
Wali Kota Surabaya minta camat-lurah antisipasi lonjakan COVID-19
Selasa, 18 Mei 2021 - 20:40 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta semua camat, lurah serta kepala puskesmas se-Kota Surabaya a...
Pariaman kembali buka objek wisata setelah tutup dua hari
Selasa, 18 Mei 2021 - 20:20 WIB
Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) kembali membuka seluruh objek wisata di daerah itu...
Bandara Soedirman di Purbalingga ditargetkan beroperasi 1 Juni
Selasa, 18 Mei 2021 - 20:00 WIB
Bupati Purbalingga, Jawa Tengah Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan bahwa Bandara Jenderal Besar (JB) S...
Anggota DPR: Vaksin gotong royong jangan bebani dunia usaha
Selasa, 18 Mei 2021 - 19:50 WIB
Anggota DPR RI Mahfudz Abdurrahman menginginkan agar program vaksinasi mandiri jangan membebani duni...
BMKG prakirakan hujan deras dan potensi banjir di Aceh
Selasa, 18 Mei 2021 - 19:40 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas sed...
Tangerang prioritaskan vaksinasi COVID-19 bagi guru dan lansia
Selasa, 18 Mei 2021 - 19:10 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, melanjutkan program vaksinasi COVID-19 den...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV