Erick Thohir rencana beli peternakan di Belgia, begini kata pengamat
Elshinta
Selasa, 20 April 2021 - 12:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Erick Thohir rencana beli peternakan di Belgia, begini kata pengamat
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Rencana Menteri BUMN Erick Thohir untuk membeli peternakan sapi di Belgia mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Cara cerdas ini dilakukan Erick untuk menanggulangi ketergantungan impor daging sapi. 

Untuk diketahui, selama ini kita selalu melakukan impor daging sapi karena kebutuhan akan daging sapi mencapai 700.000 ton setiap tahunnya. Sementara ketersediaan di dalam negeri hanya 400.000 ton, sehingga kita mengimpor 300.000 ton setiap tahun. 

Untuk memenuhi kekurangan ini, jika kita mau menambah sapi, dibutuhkan hampir 2 juta sapi dan ini butuh waktu lama karena harus mempersiapkan lahan peternakan serta semua prosedur peternakan sapi. 

"Saya melihat ketergantungan kita akan impor sangat tinggi karena kebutuhan yang tidak terpenuhi di dalam negeri. Sementara jika membangun peternakan sendiri butuh waktu lama, maka langkah cepat yang bisa diambil adalah dengan membeli peternakan yang sudah jadi dan besar di luar negeri. Nantinya, Indonesia akan impor daging sapi dari perusahaan BUMN sendiri," jelas Erick Thohir. 

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo setuju dengan ide Erick Thohir ini.  Menurut Agus, kenyataannya memang kita ini setiap tahun harus import daging sapi karena produksi daging sapi nasional belum mencukupi. 

"Banyak kendala untuk membangun peternakan sapi potong. Dalam hal pakan ternak misalnya, untuk menghasilkan sapi potong yang diterima oleh industri, pakannya tidak sembarangan, begitu juga usia potong sapi. Petani akan terkendala dalam membesarkan sapi karena harga pakan ternak mahal karena tidak disubsidi oleh APBN," kata Agus Pambagyo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Bayu Koosyadi, Selasa (20/4).  

Lebih jauh Agus menambahkan, situasi ini membuat peternak memberi pakan rumput atau pakan lain yang membuat sapi tidak tumbuh sesuai standard industri , atau lebih jelek lagi, sapi terpaksa dipotong sebelum waktunya  

Kembali ke ide BUMN membeli peternakan di luar negri. Masih menurut Agus Pambagyo, itu bukan ide baru. Tahun 2013 Pak Dahlan Iskan pernah mengeluarkan ide serupa. Tapi tidak sempat dilaksanakan. Untuk pelaksanaannya perlu kehati-hatian dan perlu dilakukan dengan perhitungan yang matang. Apakah sudah dilakukan due dilligence atas peternakan yang akan dibeli. Juga perlu melibatkan lembaga pengawasan, misalnya BPK dan KPK. 

Hal senada datang dari mantan pimpinan KPK yang juga aktivis anti korupsi, Erry Riyana Hardjapamekas. Menurut Erry, sepanjang proses penyusunan kebijakannya dilakukan berdasarkan data yang akurat dan sahih, serta mengikuti prinsip-prinsip tata kelola yang baik, hal itu dapat dilakukan. Apalagi kebijakan tersebut diambil demi memenuhi kebutuhan rakyat banyak.

Ide pembelian peternakan sapi di luar negeri ini sebetulnya sudah lebih dulu dilakukan negara tetangga Malaysia dan Brunei. Salah satu contoh, pada Mei 2019 SEDC (Sarawak Economic Development Corporation) membeli peternakan besar di Australia dan berhasil menjadi pemimpin pasar pemasok daging di ASEAN, Timur Tengah serta Australia sendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Realisasi produksi padi di Gunung Kidul capai 281.284 ton GKG
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:32 WIB
Realisasi produksi padi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga 15 Juni, menca...
Produksi kopi robusta Kabupaten Bogor 4.004 ton
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:26 WIB
Realisasi produksi kopi robusta Kabupaten  Bogor, Jawa Barat  mencapai  4.004 ton dalam setahun m...
 Wabup Fauzi Yusuf usul lahan gambut dan kering untuk pengembangan pertanian
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:25 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengusulkan program  pengembangan lahan gambut dan lahan kering...
IHSG Rabu dibuka melemah 17,6 poin
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:51 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka melemah 17,6 poin
Sandiaga: Ciptakan ekonomi kreatif dan wisata yang berkelanjutan
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:55 WIB
Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan berbagai sektor. Tak terkecuali pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ...
Gubernur BI prediksi pertumbuhan e-commerce melonjak hingga 39 persen
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:35 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan transaksi keuangan digital sepert...
Airlangga: Realisasi anggaran PEN capai 31,4 persen per 11 Juni
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa realisasi anggaran pemu...
BPS: Surplus neraca perdagangan RI pada Mei tertinggi selama 2021
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:25 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) melansir bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2021 kembali mengal...
BI catatkan utang luar negeri Indonesia April 2021 tumbuh melambat
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:15 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2021 mencapai 41...
LPS ingatkan deposan kritis bertanya terkait risiko investasi
Senin, 14 Juni 2021 - 21:11 WIB
Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lana Soelistianingsih mengingatkan para deposan ata...
Live Streaming Radio Network