Lewat Halo Dok, warga bisa sampaikan `unek-unek` langsung kepada Wali Kota Magelang
Elshinta
Selasa, 20 April 2021 - 20:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Lewat Halo Dok, warga bisa sampaikan `unek-unek` langsung kepada Wali Kota Magelang
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik, atau aduan kepadanya secara langsung. Selain bisa datang ke kantor atau rumah dinasnya, ia juga menerima aduan melalui saluran 'Hallo Dok'.

Saluran ini menggunakan nomor telepon 0812-1115-0505, yang bisa diakses melalui pesan WhatsApp, dan media sosial Instagram @dokter_aziz_.

"Silakan manfaatkan 'Hallo Dok', ada permasalahan apa atau punya saran dan kritik apa yang membangun, sampaikan saja ke kanal itu," kata dokter Aziz, sapaan dr. Muchamad Nur Aziz, Selasa (20/4).

Dikatakan, 'Halo Dok' merupakan salah satu caranya untuk lebih dekat dengan masyarakat. Dari saluran ini diharapkan tidak ada sekat antara dirinya sebagai kepala daerah dengan masyarakat. Komunikasi yang baik antar keduanya menjadi faktor penting agar roda pemerintahan berjalan semestinya dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Ia meminta masyarakat tidak sungkan dengannya, sehingga keinginannya "nyawiji" dengan rakyat dapat terwujud. Ia juga tidak akan membeda-bedakan golongan masyarakat, dan berkomitmen untuk bersama-sama membangun Kota Magelang sehingga dapat terwujud visi "Kota Magelang Maju, Sehat, dan Bahagia".

"Saya bekerja tidak bisa sendirian, ada pak wakil, pak Sekda, OPD, Forpimda, termasuk masyarakat. Kita harus bersama-sama membangun kota ini, sehingga kesejahteraan dapat terwujud," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati. 

Salah satu warga Badaan, Kelurahan Potrobangsan, Solichin (71) mengaku terbantu dengan kanal 'Hallo Dok' yang digagas oleh Wali Kota Magelang dokter Aziz. Ia bisa berkomunikasi langsung dengan orang nomor satu di Kota Magelang itu untuk meminta bantuan ketika ia dan istrinya dirawat di RSUD Tidar karena terpapar Covid-19.

"Bersyukur dan bangga Magelang memiliki Wali Kota yang sangat perhatian dan responsif terhadap warganya," tutur Solichin.

Solichin bercerita, ketika di rumah sakit ia tidak bisa satu ruangan dengan sang istri. Anak bungsunya lantas menghubungi dokter Aziz meminta bantuan agar dirinya dan istri bisa satu ruangan untuk memudahkan perawatan. Tidak berselang lama, dokter Aziz langsung meresponsnya hingga akhirnya ia bisa dirawat bersebelahan dengan istri.

"Bahkan Pak Wali Kota, karena beliau seorang dokter penyakit dalam, sangat memahami kondisi saya dan ibu," ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Survei LP3ES: PDIP 24%, Demokrat 11,2% &  Gerindra 9%
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:48 WIB
Pasca Pemerintah menolak mengesahkan hasil KLB ilegal, AHY semakin rajin keliling nusantara.
6 Mei 1998: Soeharto didesak untuk segera melakukan reformasi
Kamis, 06 Mei 2021 - 06:00 WIB
Desakan dunia internasional makin menguat agar Soeharto segera melakukan reformasi politik, salah sa...
ASN nekat mudik bisa kena sanksi teguran sampai pemecatan
Rabu, 05 Mei 2021 - 22:30 WIB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengingatkan agar ASN tidak nekat ...
Pimpinan DPR dan pensiunan BUMN bahas masalah polis anuitas Jiwasraya
Rabu, 05 Mei 2021 - 21:35 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dan Rachmat Gobel, menerima audiensi dan silaturahmi dari Forum Pensi...
Setara Institute: Pegawai KPK tak lolos ASN tak perlu jadi polemik
Rabu, 05 Mei 2021 - 18:12 WIB
Lembaga Setara Institute menilai kabar tentang tidak lolosnya pegawai KPK menjadi aparatur sipil neg...
4 Mei 1982: Rekor kecurangan pemilu di Indonesia
Selasa, 04 Mei 2021 - 06:00 WIB
Kecurangan-kecurangan Orde Baru kian terang dalam pemilu 1982 dan 1987. Bisa dibilang inilah masa ja...
Khatib Aam PBNU sebut Pancasila menggarisbawahi sendi-sendi Islam
Senin, 03 Mei 2021 - 21:48 WIB
Khatib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyatakan Pancasila bukanla...
 Bamsoet: Teroris di Papua lakukan kejahatan transnasional terorganisasi
Senin, 03 Mei 2021 - 13:25 WIB
Dalam persyaratan sebuah kejahatan transnasional ada empat kategori.  Dipersiapan dan direncanakan...
Komisi II minta Pemda laksanakan keputusan larangan mudik
Senin, 03 Mei 2021 - 00:09 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim meminta seluruh kepala daerah untuk melaksanakan keputusan...
MPR: Nasionalisme penting bagi pembangunan karakter generasi muda
Minggu, 02 Mei 2021 - 13:20 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan menumbuhkembangkan nasionalisme sangat penting bagi pembang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV