Rio Reifan: Saya lelah
Elshinta
Rabu, 21 April 2021 - 17:15 WIB |
Rio Reifan: Saya lelah
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pesinetron Rio Reifan (36) mengaku lelah dan memohon maaf kepada masyarakat karena dirinya kembali berurusan dengan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba untuk keempat kalinya.

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, saya tidak bisa berkata banyak. Saya minta doa dari masyarakat juga. Saya ingin sembuh, saya capek seperti ini terus," kata Rio dalam konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Rabu (21/4).

Sebelumnya, Rio Reifan ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat di kediamannya kawasan Otista, Jakarta Timur pada Selasa (20/4) dengan barang bukti berupa 1,21 gram sabu.

Rio mengakui penyesalannya karena kembali menggunakan barang haram tersebut.

Ia pun berharap bisa sembuh dari candu narkoba.

Atas kecanduannya, Kuasa Hukum Rio, Alamsyah Rambe, mengajukan rehabilitasi untuk sang klien.

Namun demikian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan rehabilitasi akan diberikan setelah proses asesmen dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).

"Jadi hasil asesmen itu yang bisa menentukan apakah yang bersangkutan ini bisa direhabilitasi atau tidak boleh direhabilitasi. Jadi, asesmen ada di BNNP. Kalau di sana merekomendasikan yang bersangkutan memang harus direhabilitasi, ya kita rehabilitasi," kata Yusri.

Rio Reifan pertama kalinya berurusan dengan polisi karena penyalahgunaan narkoba pada 2015. Saat itu, Rio diganjar hukuman 14 bulan penjara terkait kasus narkoba.

Kemudian pada 2017, Rio kembali ditangkap oleh pihak kepolisian usai menggelar pesta sabu di sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Barat.

Selanjutnya pada 2019, Rio kembali terjerat kasus serupa dan divonis hukuman 20 bulan penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sebuah mesin ATM BRI di Bekasi dijebol kawanan pencuri
Kamis, 17 Juni 2021 - 23:36 WIB
ATM Bank BRI yang di sebuah minimarket di Jalan Raya Narogong Pangkalan 3, Kelurahan Cikiwul, Kecama...
Polres Lhokseumawe ringkus tujuh pelaku pungli di Pasar Inpres
Kamis, 17 Juni 2021 - 23:24 WIB
Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Lhokseumawe meringkus tujuh pelaku pungli di kaw...
Jambret kalung balita, penjual ikan keliling digelandang ke Polres Magelang
Rabu, 16 Juni 2021 - 14:55 WIB
Polres Magelang Jawa Tengah berhasil membekuk seorang penjual ikan keliling yang menjambret kalung s...
Polres Bogor bongkar tempat pembuatan tembakau sintetis
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:35 WIB
Kepolisian Resor Bogor membongkar tempat pembuatan tembakau sintetis di Mekarjaya, Kecamatan Bogor B...
Polda Jatim gagalkan penjualan 30.500 ekor benih lobster
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:27 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Timur mengagalkan penjualan sebanyak 30.500 ekor benih lobster atau benur dar...
Delapan tersangka pungli ditempatkan di Rutan Pelabuhan Tj Priok
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:56 WIB
Wakil Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok Komisaris Polisi Yunita Natallia Rungkat menga...
Polda Sumbar ungkap perusakan Taman Nasional Kerinci Seblat
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:10 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) d...
Cabuli siswi SMP, buruh serabutan diamankan petugas
Senin, 14 Juni 2021 - 20:10 WIB
Seorang buruh serabutan di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Pol...
Guru tewas terlindas truk saat hendak nyalip
Senin, 14 Juni 2021 - 15:56 WIB
Seorang guru berseragam Pramuka tewas saat sepeda motornya terjatuh dan terlindas truk boks di Jalan...
Polres Majalengka jaring 22 pelaku pungli dan aksi premanisme 
Senin, 14 Juni 2021 - 15:25 WIB
Jajaran Polres Majalengka, Jawa Barat yang terdiri dari empat Pers Piket Samapta, 1 Pers Piket Int...
Live Streaming Radio Network