Polda DIY tetapkan tujuh tesangka penangkapan penyu lekang
Elshinta
Kamis, 22 April 2021 - 15:44 WIB |
Polda DIY tetapkan tujuh tesangka penangkapan penyu lekang
Polisi menunjukkan barang bukti kasus penangkapan penyu lekang saat konferensi pers di Mapolda DIY, Kamis. (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan tujuh tersangka pelaku penangkapan satu ekor penyu jenis lekang yang dilindungi negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Kasubdit Gakkum Direktorat Polairud Polda DIY AKBP Fajar Pamuji saat konferensi pers di Mapolda DIY, Kamis, menjelaskan pengungkapan para tersangka bermula dari munculnya video penangkapan penyu lekang di Pantai Watulawang, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, di aplikasi Tiktok pada 26 Maret 2021.

"Dari video yang viral tersebut, Polda DIY bersama BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Yogyakarta dapat mengungkap tujuh orang yang diduga melakukan penangkapan penyu," kata Fajar.

Ia menuturkan tujuh tersangka yakni SP (40), SD (38), WD (55), SM (55), WI (36), WS (42), dan IM (47) seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul.

Berdasarkan keterangan para tersangka dan saksi, menurut dia, penyu lekang yang sudah ditangkap kemudian dimanfaatkan dagingnya untuk dikonsumsi sendiri oleh para tersangka.

Dari para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk menangkap penyu lekang seperti satu set alat pancing, seutas tapi plastik, sebilah pisau sepanjang 25 cm, sebuah tang, selembar banner, sebuah ember plastik, serta potongan bambu sepanjang 2,7 meter.

Salah satu tersangka berinisial SP, mengaku tidak tahu bahwa penyu tersebut tergolong satwa langka yang dilindungi negara.

SP juga mengaku tidak sengaja pancingnya menyangkut penyu lekang. Karena tidak kunjung memperoleh hasil memancing, ia kemudian mengajak enam temannya menangkap penyu itu untuk dikonsumsi.

"Niatnya mau dimakan. Satu orang dapat satu kilogram daging," ujar dia.

Atas perbuatannya tersebut, para tersangka penangkapan penyu lekang dijerat dengan Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2021 digelar di Kupang
Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:25 WIB
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) merestui Pelaksanaan Per...
GAPKI dan Polda Kalsel sepakat cegah karhutla
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:35 WIB
Polda Kalsel melakukan penandatangan MoU dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) da...
Tinggi muka air Danau Toba meningkat selama Operasi TMC
Rabu, 05 Mei 2021 - 12:47 WIB
Tinggi Muka Air (TMA) Danau Toba terpantau meningkat signifikan setelah dilaksanakan TMC (Teknologi ...
Kepala BNPB Doni Monardo hijaukan Pantai Cemara Sewu Adipala
Rabu, 28 April 2021 - 18:58 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik  Indonesia Letjen TNI Dr (H.C) Doni Mo...
10 ton ikan di Danau Maninjau mati massal
Selasa, 27 April 2021 - 19:08 WIB
Sekitar 10 ton ikan jenis nila dan majalaya di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam...
PHE fokus bersihkan pantai, Bupati Karawang apresiasi langkah cepat tangani ceceran minyak
Senin, 26 April 2021 - 20:48 WIB
Bupati Karawang, Celica Nurrachadiana meminta agar PHE ONWJ terus melakukan upaya percepatan pembers...
Pemkot Pontianak canangkan program `bedah toilet`
Senin, 26 April 2021 - 09:38 WIB
Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat mencanangkan program `bedah toilet` bagi masyar...
Yogyakarta ingatkan masyarakat bijak kelola sampah masker
Jumat, 23 April 2021 - 19:37 WIB
Penggunaan masker sebagai kebutuhan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari di masa pandemi COVI...
Perdagangan karbon dan perannya dalam menurunkan emisi
Jumat, 23 April 2021 - 19:08 WIB
Berita tentang perdagangan karbon akhir-akhir ini semakin marak, bukan saja di tingkat nasional, tet...
Walhi: Pengawasan lingkungan hidup di Aceh masih lemah
Jumat, 23 April 2021 - 18:57 WIB
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyatakan pengawasan lingkungan hidup dan kehutanan di Pr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV