Gelar aksi, SPKS desak KPK dan BPK audit BPDPKS
Elshinta
Kamis, 22 April 2021 - 18:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Gelar aksi, SPKS desak KPK dan BPK audit BPDPKS
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) hari ini, Kamis (22/4), mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Keuangan dan KPK dan menyampaikan 10 tuntutan, di antaranya agar pemerintah mereformasi tata kelola dan struktur kelembagaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan mendesak BPK dan KPK mengaudit BPDPKS. 

Data dari SPKS menyebutkan, dana yang sudah dialokasikan BPDPKS untuk subsidi Biodiesel berjumlah Rp57, 72 triliun. Dana ini bersumber dari pungutan ekspor CPO sejak 2015. Alih-alih untuk kesejahteraan petani, dana tersebut malah dialokasikan untuk konglomerat sawit yang sudah mapan dan mengontrol hulu hilir perkebunan sawit  di Indonesia. 

Salah urus BPDPKS sebagai BLU, dilihat dari timpangnya struktur kelembagaan BPDPKS yang didominasi oleh kelompok pengusaha sawit dan bercokolnya beberapa konglomerat dalam komite pengarah yang mengatur lalu lintas alokasi dana sawit. Tidak hanya itu, badan pengawas pun sangat lemah dalam konteks posisinya karena kebanyakan dirjen dari kementerian yang duduk dalam komite pengarah dan hadir pula perwakilan asosiasi pengusaha sawit dalam dewan pengawas.  

“Salah urus ini sengaja dibiarkan. Dua tokoh kunci yang bertanggungjawab adalah Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan yang mengatur kebijakan komite pengarah dan Menteri Keuangan yang mengatur badan pelaksana dan dewan pengawas. BLU sawit ini tidak terurus secara baik, sebab hampir semua pelaksana badan pengelola dana sawit ini dikuasai oleh orang-orang yang tidak punya kapasitas di bidang perkebunan karena didominasi oleh orang-orang dekat Menteri Keuangan,” tegas Mansuetus Darto, Sekretaris Jenderal SPKS dalam pernyataannya di depan Kantor Kemenkeu di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. 

Fakta menunjukkan dari total dana yang diperoleh BPDPKS, untuk program perkebunan rakyat khususnya peremajaan sawit hanya sekitar Rp5,3 triliun, pengembangan SDM petani sawit melalui pelatihan hanya sekitar Rp15 miliar. Padahal pemerintah selalu mengklaim, program perkebunan rakyat sebagai prioritas. Namun, program sawit rakyat kalah penting dengan subsidi biodiesel yang merogoh kocek hampir 90 % dana sawit. 

SPKS mencatat, selama pandemi tidak ada bantuan spesifik yang diberikan kepada petani sawit. Pemerintah justru mengeluarkan insentif bagi industri biodiesel. Legitimasi lewat klaim bahwa insentif diberikan untuk menstabilkan harga TBS di level petani adalah penipuan, karena kenaikan harga TBS disebabkan oleh naiknya harga CPO dunia. 

“Argumentasi bahwa insentif kepada industri biodiesel diperlukan untuk menyerap TBS yang over supply juga kedok pengisapan lainnya. Over supply terjadi karena ekstensifikasi lahan tetap terjadi, maka instruksi moratorium harus ditaati dan dilanjutkan. Apalagi muncul klaim bahwa industri biodiesel menyejahterakan petani. Bagaimana mau menyejahterakan, kalau perusahaan lebih memilih menyerap TBS dari kebunnya sendiri atau perusahaan pihak ketiga?” tegas Sabarudin, koordinator aksi demonstrasi dalam orasinya. 

Kebijakan Menteri Keuangan untuk kenaikan pungutan dana ekspor sawit perusahaan adalah bentuk ketidakadilan lainnya. Pungutan tersebut tentu akan dibalas perusahaan dengan menekan harga TBS di level petani pekebun. Ini membuktikan bahwa sumber pungutan bukan saja dari perusahaan sawit tetapi juga dari 41,35% perkebunan yang dikelola oleh rakyat (Data BPS 2019). 

“Sayangnya, dana ini bukannya dikembalikan kepada petani, melainkan ke industri biodiesel. Kebijakan pemerintah yang muncul di masa pandemi Covid-19 (2020) ini menjadi alarm serius bahwa ketidakberpihakan pemerintah terhadap petani sudah biasa yang menegaskan betapa “sahnya” eksklusi terhadap petani dilakukan,” tegas Darto.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Petugas dan warga urunan ganti jala nelayan demi selamatkan hiu paus
Rabu, 16 Juni 2021 - 23:52 WIB
Petugas pemerintah dan warga urunan uang untuk membantu mengganti jala dan mesin perahu milik nelaya...
Gajah betina ditemukan mati di kebun warga Kabupaten Pelalawan
Rabu, 16 Juni 2021 - 23:08 WIB
Seekor gajah betina usia 45 tahun ditemukan mati di sebuah kebun karet milik warga di Desa Lubuk Kem...
Satu kampung di Purwakarta di`lockdown` setelah 26 warga positif Covid-19
Jumat, 11 Juni 2021 - 21:19 WIB
Satu kampung di Kecamatan Kiara Pedes, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, di-lockdown, setelah ditemuk...
Antrean pesan menu baru dibubarkan Satgas Covid-19
Kamis, 10 Juni 2021 - 10:45 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah membubarkan antrea...
Lapan: Gerhana matahari cincin bertepatan fase bulan baru 10 Juni
Selasa, 08 Juni 2021 - 15:18 WIB
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan fenomena gerhana matahari cincin akan ...
Bandingkan dengan PKL, kegiatan pameran di Alun alun Sukoharjo diprotes warga
Senin, 07 Juni 2021 - 19:56 WIB
Pameran dan Kontes Bonsai Nasional di Alun Alun Satya Negara Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diprot...
Warga Bandung Tewas Gantung Diri di Perkebunan PTPN VIII Cikumpay
Minggu, 06 Juni 2021 - 22:34 WIB
Seorang warga Kopo Bandung tewas tergantung pada salah satu pohon karet.
Gempa landa Sukabumi dirasakan skala II-III MMI di delapan wilayah
Minggu, 06 Juni 2021 - 06:00 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 melanda Sukabumi, Jawa Barat, Minggu dini hari dan dirasakan dengan ...
Buaya muara yang mangsa kambing warga Riau dimitigasi BBKSDA
Sabtu, 05 Juni 2021 - 22:25 WIB
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, kini sedang memitigasi konflik buaya muara ...
Tim SAR evakuasi temuan mayat mengapung di Danau Toba
Jumat, 04 Juni 2021 - 17:24 WIB
Sesosok mayat pria ditemukan warga mengapung di Pantai Pasanggrahan Bung Karno, Kelurahan Tigaraja K...
Live Streaming Radio Network