Pertamina bersihkan tebaran minyak di perairan Karawang
Elshinta
Jumat, 23 April 2021 - 12:17 WIB |
Pertamina bersihkan tebaran minyak di perairan Karawang
Petugas membersihkan tebaran minyak akibat insiden kebocoran pipa di perairan laut Karawang, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Pertamina)

Elshinta.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah melakukan pembersihan tebaran minyak di pesisir pantai Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dengan dibantu masyarakat setempat.

Manager Communication Relations & CID Pertamina Hulu Energi Hari Setyono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya telah melakukan perbaikan pipa bocor sehingga dapat dipastikan tidak ada lagi tebaran minyak ke perairan laut.
 
“Sisa minyak yang ada di perairan kami kejar dan lakukan eliminasi secara langsung. Kami mendapat dukungan penuh dari nelayan yang berkeinginan untuk terlibat dalam pembersihan," kata Hari Setyono.
 
Pertamina mengerahkan beberapa kapal untuk melakukan pembersihan minyak di perairan laut guna memastikan langkah-langkah penanganan kebocoran pipa di sekitar 15 mil dari bibir pantai Karawang berjalan cepat dan intensif.
 
Perusahaan juga terus melakukan pemantauan melalui laut dan udara mengikuti trajektori model tumpahan minyak termasuk fasilitas produksi PHE ONWJ dan area potensial lainnya.
 
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan ada kerugian sekitar 6.000 barel minyak per hari akibat insiden kebocoran pipa yang terjadi sejak pekan lalu.
 
Dugaan sementara kebocoran pipa akibat korosi di bagian internal pipa. Bagian pipa yang bocor sudah ditutup dan diperbaiki agar minyak tidak lagi mencemari kawasan perairan laut yang mengancam sumber-sumber kehidupan dan keberlanjutan alam.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
GAPKI dan Polda Kalsel sepakat cegah karhutla
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:35 WIB
Polda Kalsel melakukan penandatangan MoU dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) da...
Tinggi muka air Danau Toba meningkat selama Operasi TMC
Rabu, 05 Mei 2021 - 12:47 WIB
Tinggi Muka Air (TMA) Danau Toba terpantau meningkat signifikan setelah dilaksanakan TMC (Teknologi ...
Kepala BNPB Doni Monardo hijaukan Pantai Cemara Sewu Adipala
Rabu, 28 April 2021 - 18:58 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik  Indonesia Letjen TNI Dr (H.C) Doni Mo...
10 ton ikan di Danau Maninjau mati massal
Selasa, 27 April 2021 - 19:08 WIB
Sekitar 10 ton ikan jenis nila dan majalaya di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam...
PHE fokus bersihkan pantai, Bupati Karawang apresiasi langkah cepat tangani ceceran minyak
Senin, 26 April 2021 - 20:48 WIB
Bupati Karawang, Celica Nurrachadiana meminta agar PHE ONWJ terus melakukan upaya percepatan pembers...
Pemkot Pontianak canangkan program `bedah toilet`
Senin, 26 April 2021 - 09:38 WIB
Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat mencanangkan program `bedah toilet` bagi masyar...
Yogyakarta ingatkan masyarakat bijak kelola sampah masker
Jumat, 23 April 2021 - 19:37 WIB
Penggunaan masker sebagai kebutuhan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari di masa pandemi COVI...
Perdagangan karbon dan perannya dalam menurunkan emisi
Jumat, 23 April 2021 - 19:08 WIB
Berita tentang perdagangan karbon akhir-akhir ini semakin marak, bukan saja di tingkat nasional, tet...
Walhi: Pengawasan lingkungan hidup di Aceh masih lemah
Jumat, 23 April 2021 - 18:57 WIB
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyatakan pengawasan lingkungan hidup dan kehutanan di Pr...
Kemenhub bahas penanganan pencemaran laut dengan Australia
Jumat, 23 April 2021 - 18:46 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengadakan pertemuan secara virtual dengan Australian Maritime Sa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV