Ridwan Kamil galang milenial kembangkan peternakan ayam berbasis IT
Elshinta
Jumat, 23 April 2021 - 21:49 WIB |
Ridwan Kamil galang milenial kembangkan peternakan ayam berbasis IT
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menandatangani nota kesepakatan dengan Komisaris PT SNS Dadan Gemi Suprayogi terkait pengembangan ekosistem peternakan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi di Gedung Negara Pakuan Bandung. (Dok Humas Pemprov Jabar)

Elshinta.com - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjalin kerja sama dengan PT Supratama Nusantara Sejahtera (SNS) terkait pengembangan ekosistem peternakan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi.

"Salah satu poin dalam kerja sama tersebut adalah penyediaan apartemen ayam untuk menunjang program petani milenial sektor peternakan," kata Gubernur Jabar M Ridwan Kamil atau Kang Emil, di Bandung, Jumat.

Kerja sama tersebut diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan yang dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan Komisaris PT SNS Dadan Gemi Suprayogi, di Gedung Negara Pakuan Bandung.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan, arah perekonomian Jabar pascapandemi COVID-19 akan fokus pada ketahanan pangan berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan.

"Saya menyambut baik akselerasi ini karena arah ekonomi Jabar akan fokus pada food security, di mana di dalamnya ada pangan berbasis peternakan dan perikanan," ujar Kang Emil.

Inovasi apartemen ayam yang akan digunakan pada program petani milenial memiliki prospek yang cerah. Hasil panen pada apartemen ini sudah dipastikan dibeli oleh offtaker.

"Salah satu yang paling menjanjikan sudah jelas offtaker yaitu apartemen ayam yang dikembangkan PT SNS," katanya.

Apartemen ayam peternak tidak memerlukan lahan yang luas karena bangunannya bertingkat. Satu apartemen ayam bisa menampung hingga lima ribu ayam.

Dengan memanfaatkan internet of things (IOT), hasil ternak bisa melimpah. Belum lagi kotoran ayam bisa bernilai ekonomi setelah difermentasi. Apartemennya pun bersih dan tidak menimbulkan bau.

"Sebenarnya kuncinya hanya branding saja citra beternak yang kotor, kurang gaul. Itulah yang harus diubah oleh konsep petani milenial bahwa bertani atau beternak hari ini keren, penghasilannya lancar, tidak harus kotor-kotoran karena sudah 4.0," kata Kang Emil.

Sejauh ini jumlah petani milenial bidang peternakan yang mendaftar sebanyak 118 orang dan terseleksi 66 orang. Terdiri dari komoditas ayam ras pedagang sebanyak 33 orang dan komoditas puyuh 33 orang.

"Saya targetkan 2021 sebagai tahun berkeringatnya petani milenial dan success story-nya di tahun 2022," kata Kang Emil.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pedagang kue dadakan di Meulaboh Aceh raih omzet jutaan jelang Lebaran
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:15 WIB
Sejumlah pedagang kue dadakan di sepanjang ruas Jalan Nasional Meulaboh ibu kota Kabupaten Aceh Bara...
Dishub Banten bantu bus pelayanan penumpang pekerja
Sabtu, 08 Mei 2021 - 07:15 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten membantu satu unit bus pelayanan penumpang bagi pekerja s...
MUI minta stasiun televisi siapkan grand design tayangan Ramadan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 07:00 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta stasiun televisi untuk menyiapkan grand design (desain besar)...
Kemendikbudristek: Riset terapan harus hasilkan produk
Jumat, 07 Mei 2021 - 23:15 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemend...
PB Perpari: Kesalahpahaman tentang asma di masyarakat masih kuat
Jumat, 07 Mei 2021 - 23:04 WIB
Pengurus Besar Perhimpunan Respirologi Indonesia (PB Perpari) menilai mitos dan kesalahpahaman tenta...
1.500 kendaraan diputar balik di titik sekat arteri Bekasi
Jumat, 07 Mei 2021 - 22:53 WIB
Sebanyak 1.500 kendaraan terindikasi hendak melakukan perjalanan mudik berhasil diputar balik di tit...
Insentif Desember 2020 tenaga kesehatan di Wisma Atlet segera dicairkan
Jumat, 07 Mei 2021 - 21:58 WIB
Pejabat Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa dana insentif bagi relawan tenaga kesehatan di Rumah...
Ridwan Kamil: Seluruh jenis mudik di Jabar dilarang
Jumat, 07 Mei 2021 - 21:15 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan seluruh jenis kegiatan mudik Lebaran ta...
Jumlah penumpang KA di Daop 8 Surabaya turun drastis
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:42 WIB
Jumlah penumpang kereta api (KA) di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya turun drastis ka...
Pengendara mobil pribadi jadi sasaran tes usap di tol Jawa Barat
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:20 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan pelayanan tes usap antigen gratis secara acak kepada setia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV