BPKN ungkap tips agar konsumen tak terjerat UU ITE
Elshinta
Jumat, 23 April 2021 - 23:07 WIB |
BPKN ungkap tips agar konsumen tak terjerat UU ITE
Ketua YLK Sulteng Salman Hadianto menyampaikan materi pada sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) Nomor 8 Tahun 1999, di Palu. (ANTARA/Muhammad Hajiji/am.)

Elshinta.com - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mengungkapkan sejumlah tips agar konsumen tidak terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pasalnya, semakin marak konsumen yang diseret ke meja hijau karena diduga melakukan pencemaran nama baik di ruang maya.

"Tahap pertama, konsumen punya kesempatan untuk komplain. Itu diatur UU, tapi bukan (komplain) ke publik, melainkan ke perusahaan tersebut," kata Ketua Komisi Advokasi BPKN Rolas B. Sitinjak dalam seri Diskusi Publik Perlindungan Konsumen bertajuk "Akankah Ada Stella-Stella lain....", Jumat.

Rolas mengatakan, agar bisa jadi bukti, komplain harus diutarakan secara tertulis kepada perusahaan di mana konsumen mendapatkan barang atau jasa.

"Jika komplain saudara tidak ditanggapi, saudara punya hak untuk bercerita ke orang lain dengan catatan nama pemberi barang atau jasa dibuat hanya inisial," katanya.

Rolas menyebut hal itu dilakukan bukan untuk menghancurkan nama perusahaan tetapi agar masyarakat berhati-hati sehingga tidak ada lagi korban selanjutnya.

Senada, Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Edmon Makarim menyarankan jika konsumen tidak menyukai layanan perusahaan atau pemberi barang/jasa, konsumen harus menegakkan hak mereka dengan menyampaikan komplain.

Menurut Edmon, jika komplain tak digubris, bukan berarti konsumen bebas untuk membicarakan keluhan mereka ke orang lain atau ruang publik. Meski hal itu dilakukan agar perusahaan mengetahuinya, tapi langkah tersebut justru malah menimbulkan masalah baru.

"Dengan hal seperti itu, akan lebih mudah menjelaskan kerugian pihak lain (perusahaan) akibat apa yang dilakukan konsumen baik materil maupun immateril," imbuhnya.

Sebagai konsumen, lanjut Edmon, ada kewajiban untuk menyelesaikan masalah secara patut. Ia juga mengingatkan agar konsumen tak membahas soal komplain tersebut dengan orang lain di ruang publik, termasuk media sosial.

"Sosmed bukan diary. Sosmed ruang publik. Jadi hati-hati di sana. Lalu kalau mau ngomongin orang lain, jangan langsung tembak nama, cukup dengan inisial," tutup Edmon.

UU Perlindungan Konsumen sendiri mengatur soal hak dan kewajiban konsumen, hak dan tanggung jawab pelaku usaha, perbuatan yang dilarang pelaku usaha serta pidana atas pelanggaran yang bertentangan dengan UU tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pedagang kue dadakan di Meulaboh Aceh raih omzet jutaan jelang Lebaran
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:15 WIB
Sejumlah pedagang kue dadakan di sepanjang ruas Jalan Nasional Meulaboh ibu kota Kabupaten Aceh Bara...
Dishub Banten bantu bus pelayanan penumpang pekerja
Sabtu, 08 Mei 2021 - 07:15 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten membantu satu unit bus pelayanan penumpang bagi pekerja s...
MUI minta stasiun televisi siapkan grand design tayangan Ramadan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 07:00 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta stasiun televisi untuk menyiapkan grand design (desain besar)...
Kemendikbudristek: Riset terapan harus hasilkan produk
Jumat, 07 Mei 2021 - 23:15 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemend...
PB Perpari: Kesalahpahaman tentang asma di masyarakat masih kuat
Jumat, 07 Mei 2021 - 23:04 WIB
Pengurus Besar Perhimpunan Respirologi Indonesia (PB Perpari) menilai mitos dan kesalahpahaman tenta...
1.500 kendaraan diputar balik di titik sekat arteri Bekasi
Jumat, 07 Mei 2021 - 22:53 WIB
Sebanyak 1.500 kendaraan terindikasi hendak melakukan perjalanan mudik berhasil diputar balik di tit...
Insentif Desember 2020 tenaga kesehatan di Wisma Atlet segera dicairkan
Jumat, 07 Mei 2021 - 21:58 WIB
Pejabat Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa dana insentif bagi relawan tenaga kesehatan di Rumah...
Ridwan Kamil: Seluruh jenis mudik di Jabar dilarang
Jumat, 07 Mei 2021 - 21:15 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan seluruh jenis kegiatan mudik Lebaran ta...
Jumlah penumpang KA di Daop 8 Surabaya turun drastis
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:42 WIB
Jumlah penumpang kereta api (KA) di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya turun drastis ka...
Pengendara mobil pribadi jadi sasaran tes usap di tol Jawa Barat
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:20 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan pelayanan tes usap antigen gratis secara acak kepada setia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV