Australia larang kedatangan dari India, pelanggar hadapi bui dan denda
Elshinta
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30 WIB |
Australia larang kedatangan dari India, pelanggar hadapi bui dan denda
Orang-orang yang memakai masker berjalan di kawasan CBD Melbourne di Victoria, Australia, pada 19 Oktober 2020. Setelah lebih dari tiga bulan menerapkan lockdown, metropolitan Melbourne beralih dari pembatasan tahap kedua ke tahap ketiga. ANTARA FOTO/Xinhua-Bai Xue/hp.

Elshinta.com - Penduduk dan warga negara Australia yang telah berada di India dalam waktu 14 hari sejak tanggal mereka berencana untuk pulang akan dilarang memasuki Australia mulai Senin (3/5) dan mereka yang tidak patuh akan menghadapi denda dan penjara, kata pejabat pemerintah.

Keputusan keadaan darurat, yang dibuat pada Jumat (30/4) malam, adalah bagian dari langkah-langkah ketat untuk menghentikan pelancong ke Australia dari negara terpadat kedua di dunia karena menghadapi lonjakan kasus COVID-19 dan kematian.

Pembatasan berlaku mulai 3 Mei dan melanggar larangan berisiko terkena hukuman sipil dan hukuman penjara hingga lima tahun, kata Menteri Kesehatan Greg Hunt dalam sebuah pernyataan.

“Hati kami tertuju kepada orang-orang India dan komunitas India-Australia kami. Teman dan keluarga mereka di Australia berada dalam risiko ekstrem. Tragisnya, banyak yang tertular COVID-19 dan banyak, sayangnya, sekarat setiap hari, " kata Hunt..

Pemerintah Australia akan mempertimbangkan kembali pembatasan pada 15 Mei, katanya.

Jumlah kematian akibat virus corona di India melewati 200.000 minggu ini, dan kasusnya mendekati 19 juta - hampir 8 juta sejak Februari - karena varian baru yang ganas telah dikombinasikan dengan kegiatan "penyebar super" seperti demonstrasi politik dan festival keagamaan.

Australia, yang tidak memiliki transmisi komunitas, pada Selasa memberlakukan penangguhan sementara penerbangan langsung dari India untuk mencegah varian COVID-19 yang lebih ganas memasuki negara itu.

Namun, beberapa orang Australia, termasuk pemain kriket Adam Zampa dan Kane Richardson, kembali melalui Doha.

"Pemerintah tidak mengambil keputusan ini dengan mudah. Namun, integritas kesehatan publik dan sistem karantina Australia sangat penting dilindungi dan jumlah kasus COVID-19 di fasilitas karantina dikurangi ke tingkat yang dapat dikelola," kata Hunt.

Australia telah membasmi virus corona dari pantainya setelah menutup perbatasannya untuk nonwarga negara dan penduduk tetap pada Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona baru.

Wisatawan sekarang harus menjalani karantina hotel wajib selama dua minggu dengan biaya sendiri, sistem yang sebagian besar telah membantu Australia untuk menjaga jumlah COVID-19 relatif rendah, dengan lebih dari 29.800 kasus dan 910 kematian.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Arab Saudi batasi haji hanya untuk 60.000 penduduknya
Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:29 WIB
Arab Saudi mengatakan akan membatasi pendaftaran haji tahun ini untuk warga dan penduduknya, sehubun...
Abu Dhabi batasi area-area publik bagi mereka yang bebas COVID
Jumat, 11 Juni 2021 - 08:13 WIB
Abu Dhabi, emirat terpadat kedua di Uni Emirat Arab (UAE), akan membatasi akses ke pusat perbelanjaa...
Para pekerja Yunani mogok kerja tolak perombakan UU ketenagakerjaan
Kamis, 10 Juni 2021 - 21:18 WIB
Para pekerja di Yunani memulai aksi mogok kerja selama satu hari pada Kamis untuk melakukan protes t...
Perdagangan narkoba di Asia meluas di tengah pandemi COVID-19
Kamis, 10 Juni 2021 - 18:47 WIB
Pengedar narkoba di Asia Timur dan Asia Tenggara menemukan cara untuk menghindari pembatasan COVID-1...
China buka ruang baru dalam hubungan bilateral dengan Indonesia
Selasa, 08 Juni 2021 - 06:00 WIB
Pemerintah China akan terus membuka ruang baru dalam meningkatkan kerja sama bilateralnya dengan Ind...
Infeksi COVID melandai, India longgarkan aturan penguncian
Minggu, 06 Juni 2021 - 21:18 WIB
India mencatat 114.460 infeksi baru COVID-19 pada Minggu, angka terendah dalam dua bulan, dengan 2.6...
DFSK berharap insentif dari pemerintah Indonesia
Jumat, 04 Juni 2021 - 08:15 WIB
Chongqing Sokon Motor Group Co Ltd sebagai induk PT Sokonindo Automobile yang memproduksi mobil mere...
India akan tingkatkan vaksinasi COVID-19 tiga kali lipat per hari
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:45 WIB
India akan menyiapkan hingga 10 juta dosis vaksin COVID-19 per hari pada Juli dan Agustus, dibanding...
Guru SD di China dihukum mati setelah perkosa sembilan murid
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:30 WIB
Dua guru sekolah dasar di Provinsi Hunan, China, masing-masing dijatuhi hukuman mati dan hukuman pen...
China bantu Palestina Rp14 M dan 200 ribu vaksin
Minggu, 30 Mei 2021 - 11:30 WIB
China akan memberikan bantuan kemanusiaan ke Palestina dalam bentuk uang tunai senilai satu juta dol...
Live Streaming Radio Network