Dinkes ungkap penyebab orang sudah divaksin terjangkit COVID-19
Elshinta
Minggu, 02 Mei 2021 - 11:40 WIB |
Dinkes ungkap penyebab orang sudah divaksin terjangkit COVID-19
Kepala Dinas Kesehatan Padang Ferimulyani Hamid. (Antara/Ikhwan Wahyudi)

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Padang mengungkap alasan mengapa ada orang yang sudah divaksinasi COVID-19 hingga dua kali namun masih bisa terjangkit virus corona baru itu.

"Yang perlu dipahami vaksinasi adalah upaya untuk menghentikan pandemi namun vaksin sifatnya personal," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid di Padang, Minggu.

Ia menjelaskan vaksin merupakan virus yang telah dimatikan kemudian dimasukkan ke dalam tubuh untuk membentuk sel memori dan reaksi masing-masing individu akan berbeda.

"Kenapa ada yang sudah divaksin tetap bisa terpapar, artinya sel memorinya belum cukup tumbuh di tubuh untuk memakan virus yang masuk," kata dia.

Ia mengemukakan vaksin baru akan efektif kalau sudah terjadi kekebalan kelompok atau masyarakat dengan syarat 70 persen warga sudah divaksin dua kali sehingga yang tidak divaksin bisa dilindungi secara otomatis.

"Oleh sebab itu menjelang kekebalan kelompok terbentuk orang yang sudah divaksin tetap harus menaati protokol kesehatan yaitu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," kata dia.

Kemudian saat ada orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 ada yang dengan gejala dan ada yang tanpa gejala hal itu sifatnya juga individual.

"COVID-19 adalah penyakit dengan 1.000 wajah, 80 persen warga Padang yang terinfeksi tanpa gejala," kata dia.

Akan tetapi yang ditakutkan adalah orang yang terjangkit COVID-19 tanpa gejala namun tidak diketahui bahwa ia sudah positif.

"Akhirnya yang bersangkutan bisa menularkan kepada yang lain dan bisa saja yang lain bergejala berat apalagi lansia," ujar dia.

Ia melihat setiap orang akan berbeda kondisi dan gejala saat terpapar.

"Bagi anak-anak muda yang kekebalan tubuhnya baik akan aman saja namun ketika orang usia lanjut, penyakit penyerta atau sistem imun turun akan berat bagi mereka," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga kebakaran lahan
Kamis, 17 Juni 2021 - 08:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai...
Polisi perketat buka-tutup jalan di Bandung karena kasus COVID-19 naik
Kamis, 17 Juni 2021 - 06:34 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya mulai memperketat lagi skem...
Ikan hias Kalteng tembus pasar luar negeri
Kamis, 17 Juni 2021 - 00:07 WIB
Kepala Stasiun Karantina, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas 1 Palangkaraya Iromo ...
Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:29 WIB
Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat membub...
Pokja Genetik UGM: Vaksinasi COVID-19 masih mampu hadapi varian Delta
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:07 WIB
Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Unive...
BPBD Maluku Tengah : Tiga desa terdampak gempa magnitudo 6,1
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:21 WIB
Kepala Satlak BPBD Kabupaten Maluku Tengah Abdulatif Kelly mengatakan gempa magnitudo 6,1 pada pukul...
PLN siaga usai gempa 6,1 SR di Maluku Tengah
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:10 WIB
PLN bersiaga usai gempa berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang wilayah Maluku Tengah dan sekitar pada R...
 Ratusan keluarga anggota Polres Salatiga jalani vaksinasi Covid- 19
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:55 WIB
Dalam rangka menciptakan herd immunity khususnya di lingkungan keluarga besar Polri, setelah sebelum...
1,18 juta pekerja di Provinsi Sulteng butuh perlindungan BPJAMSOSTEK
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:47 WIB
Sebanyak 1.184.265 pekerja di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini membutuhkan perlindungan j...
Ridwan Kamil: Tak berwisata ke Bandung untuk lindungi masyarakat
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:36 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengutarakan alasan meminta wisatawan luar daerah tidak berkunjun...
Live Streaming Radio Network