GAPKI dan Polda Kalsel sepakat cegah karhutla
Elshinta
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
GAPKI dan Polda Kalsel sepakat cegah karhutla
Sumber foto: Syahri Ruslan/elshinta.com.

Elshinta.com - Polda Kalsel melakukan penandatangan MoU dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dan Telkom. Hal itu dilakukan dalam rangka kerja sama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia terkhusus di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

"Dengan ditekennya nota kesepahaman ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pihak korporasi yang ada di Kalsel bahwa upaya mencegah Karhutla merupakan komitmen bersama," ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto usai menandatangani nota kesepahaman bersama Gapki Kalsel dan Telkom, di Aula Rupatama Mapolda Kalsel, Selasa  (4/5).

Kepolisian sendiri menurut Kapolda Kalsel, tetap memberikan dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, terutama yang terjadi di perusahaan perkebunan sawit yang tak mampu menangani karena hotspot-hotspot  dan kebakarannya meluas.

“Terkait kesiap-siagaan Karhutla tahun ini juga melibatkan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Basarnas serta masyarakat peduli api di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan karhutla tahun ini tidak terjadi, kalau pun ada hotspot kita cepat bertindak menanggulanginya,” tambah Rikwanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, Rabu (5/5). 

Guna mempermudah Gapki Kalsel beserta anggotanya melakukan pemantauan dan penanggulangi kebakaran hutan dan lahan, Polda Kalsel sendiri sudah meluncurkan Aplikasi Bekantan. Sebuah aplikasi menggunakan teknologi digital yang bisa memverifikasi hotspot atau titik panas yang dilaporkan masyarakat.Keberadaan aplikasi ini bisa merespot cepat laporan  dari masyarakat dan memastikan kebenarannya terkait kebakaran lahan atau bukan.   

“Jadi ini sangat membantu dan mempermudah untuk kita segera menemukan bila satu daerah apakah di kota atau tempat terpencil ada titik panas atau hotspot. Kalau itu maka ada early warning sistem atau peringatan dini dan kita harus menjemput bola,” ujar Kapolda.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Eddy S Binti, kembali menegaskan Mou dengan Polda Kalsel sendiri, merupakan  bukti komitmen keseriusan pihaknya bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel  serta pihak terkait lainnya dalam menanggulangi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

Melalui Mou itulah semakin mempertegas kerjasama antara GAPKI dan Polda Kalsel tentang peningkatan sistem pengamanan dan penegakan hukum di lingkungan kerja perusahaan perkebunan anggota GAPKI, serta dengan mempertimbangkan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang ada.

“Kami tetap konsen dan komitmen dengan serius berperan nyata dalam pencegahan dan penanggulangan masalah kebakaran hutan dan lahan. Tak hanya itu tujuan kerjasama ini  juga terkait peningkatan kerjasama, koordinasi dan komunikasi dalam pencegahan penanggulangan karhutla, terwujudnya profesionalisme dan kinerja, optimalisasi penyuluhan, pencegahan, penanganan karena karhutla,” ujar Eddy S Binti yang dikenal dekat dengan kalangan media ini.

Gapki sendiri sambung Eddy, telah melakukan langkah-langkah pencegahan karhutla dengan membentuk Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) untuk membantu penjagaan dan pengamanan lahan, patroli rutin di lokasi lahan sesuai dengan ijin usaha perkebunan yang dimiliki. Ini dibuktikan dengan keseriusan perusahaan perkebunan sawit yang bernaung dibawah Gapki Kalsel. sebelumnya beberapa waktu lalu, anggota Gapki Kalsel yakni PT Subur Agro Makmur (SAM) dan PT Tri Buana Mas (TBM) yang mendapat apresiasi dari tim supervisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Tim Mabes Polri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kampung Proklim, wujud Kota Magelang dukung `Jateng Gayeng Telung Ng`
Rabu, 16 Juni 2021 - 20:25 WIB
Pemerintah Kota Magelang mendukung sepenuhnya gerakan `Jateng Gayeng Telung Ng` yang digagas Dinas L...
Peduli kelola lingkungan hidup, Sukoharjo diganjar Green Leadership Nirwasita Tantra
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:25 WIB
Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra kembali diraih oleh Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kota Bogor jadi lokasi pengolahan air limbah domestik
Rabu, 16 Juni 2021 - 15:58 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Jawa Barat menyatakan daerah setempat dip...
DPR: Penggalakan investasi jangan lupa kelestarian lingkungan
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:56 WIB
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono meminta pemerintah, yang sedang ...
KOMIU menjumpai 27 spesies burung endemik Sulawesi di alam liar
Minggu, 13 Juni 2021 - 18:57 WIB
Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) menjumpai 27 spesies burung endemik Sulawesi di alam liar dalam ...
Atasi masalah sampah, Pemkab Boyolali terima bantuan mesin pencacah plastik
Minggu, 13 Juni 2021 - 14:15 WIB
Direktorat Jendral Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) melalui Bala...
Kawasan TPA Batulayang Pontianak ditanami pepohonan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 14:11 WIB
Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batulayang di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Pro...
LPHD Pasar Rawa masuk nominasi penerima Kalpataru 
Kamis, 10 Juni 2021 - 15:22 WIB
Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Sumatera Uta...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kabupaten Magelang gelar gerakan `Merti Kali Elo`
Kamis, 10 Juni 2021 - 14:48 WIB
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Lingkungan H...
Dukung program ekonomi hijau Jokowi, PT KHE bangun PLTA di Kaltara 
Kamis, 10 Juni 2021 - 12:35 WIB
Presiden Joko Widodo menegaskan tengah fokus mengembangkan ekonomi hijau (green economy), termasuk d...
Live Streaming Radio Network