Gunung Sinabung erupsi luncuran awan panas teramati jarak 1.500 meter
Elshinta
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:34 WIB |
Gunung Sinabung erupsi luncuran awan panas teramati jarak 1.500 meter
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, erupsi dan meluncurkan awan panas yang teramati dengan jarak 1.500 meter. (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara menyatakan Gunung Sinabung mengalami erupsi pada Rabu pukul 06.00 WIB, dan meluncurkan awan panas yang teramati dengan jarak 1.500 meter mengarah ke timur dan tenggara.

"Gunung kabut jelas dan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-200 meter di atas puncak," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Karo Natanail Perangin-angin, ketika dihubungi dari Medan, Rabu.

Ia menjelaskan Gunung Sinabung berada pada ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Saat erupsi terjadi, cuaca cerah, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat. Sementara suhu udara 17-18 derajat celcius.

"Jumlah guguran 30 kali, dengan amplitudo maksimum 3-120 mm dan durasi 20-173 detik," ujarnya.

Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi warga dan petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang warganya sudah dipindahkan serta di lokasi dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Selain itu, radius sektoralnya pada lima kilometer untuk sektor selatan-timur dan empat kilometer untuk sektor timur-utara.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker saat keluar rumah untuk mengurangi dampak terhadap kesehatan," kata Natanail Perangin-angin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspadai gelombang tinggi di perairan selatan Jawa-NTB 
Selasa, 22 Juni 2021 - 15:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini berkenaan dengan p...
Banjir landa empat desa di Kapuas Hulu
Senin, 21 Juni 2021 - 07:30 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Kalbar, Gunawan mengatakan saat ini ...
Ribuan rumah di lereng Wilis tidak teraliri listrik akibat longsor
Jumat, 18 Juni 2021 - 06:45 WIB
Sedikitnya 2.500 rumah warga di lereng Gunung Wilis Kecamatan Pagerwojo dan Sendang, Kabupaten Tulun...
Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang pada hari Selasa (15/6) mengakibatkan tiga rumah di Desa Kar...
Gempa magnitudo 6,1 guncang Seram Maluku
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:49 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Seram, Provinsi Maluku pada Rabu (16/6) pukul 11.43.08 W...
BMKG peringatkan hujan lebat berdampak banjir di 17 provinsi
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:48 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat berdampak banjir atau...
 Positif Covid-19, Wali Kota Salatiga dan keluarga jalani isolasi mandiri
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:55 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto beserta keluarganya positif Covid-19 dan  saat ini menjal...
Hadapi krisis air bersih, Pemkab Boyolali siapkan embung di tiga kecamatan
Minggu, 13 Juni 2021 - 15:45 WIB
Upaya mengantisipasi kekurangan air bersih di saat terjadi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Boyol...
Aktivitas subduksi Sangihe sebabkan gempa magnitudo 5,7 M di Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:46 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut aktivitas subduksi di Sangihe menyebabkan gemp...
Gempa tektonik magnitudo 5,7 guncang tenggara Bolaang Uki Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:08 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,7 mengguncang kira-kira 66 kilometer tenggara Bolaang Uki, Kabupat...
Live Streaming Radio Network