Pedagang di Terminal Kalideres dapat diskon retribusi 50 persen
Elshinta
Jumat, 07 Mei 2021 - 13:35 WIB |
Pedagang di Terminal Kalideres dapat diskon retribusi 50 persen
Pedagang di Terminal Kalideres melayani konsumen di tengah sepinya penjualan sejak pandemi COVID-19, Jumat (7/5/2021). (ANTARA/Dewa Wiguna)

Elshinta.com - Pedagang di Terminal Kalideres (Jakarta Barat) mendapatkan diskon pembayaran retribusi per bulan sebesar 50 persen dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akibat lesunya aktivitas ekonomi akibat pandemi COVID-19.

"Ada kelonggaran untuk pembayaran retribusi diskon 50 persen, itu aturan Pemprov DKI selama masa pandemi," kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain di Jakarta Barat, Jumat.

Revi menjelaskan  di lingkungan Terminal Kalideres terdapat sekitar 65 kios untuk angkutan antarkota dan 70 kios untuk angkutan dalam kota.

Suasana loket bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (6/5/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)


Adapun penghitungan retribusi untuk kios yang menjual makanan dan minuman itu sebesar Rp30.000 dikalikan luas kios per meter untuk kios yang berada di area angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). Untuk kios di area dalam kota sebesar Rp20.000 dikali luas per meter kios.

Adanya diskon tersebut disambut baik sejumlah pedagang yang masih tetap beroperasi pada masa larangan mudik.

Hadi, pedagang soto tangkar mengatakan ia seharusnya membayar retribusi Rp100.000 per bulan dengan luas kios mencapai 5 meter persegi.

Dengan adanya, diskon yang diberikan sejak setahun lalu itu ia membayar Rp50.000 per bulan untuk retribusi. "Alhamdulillah membantu karena penjualan merosot drastis, lebih dari 50 persen," katanya.

Pedagang lain, Slamet juga mengakui sepinya penjualan sejak pandemi hingga saat ini larangan mudik. "Sepi sekali, paling beberapa sopir dan petugas di sini," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Realisasi produksi padi di Gunung Kidul capai 281.284 ton GKG
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:32 WIB
Realisasi produksi padi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga 15 Juni, menca...
Produksi kopi robusta Kabupaten Bogor 4.004 ton
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:26 WIB
Realisasi produksi kopi robusta Kabupaten  Bogor, Jawa Barat  mencapai  4.004 ton dalam setahun m...
 Wabup Fauzi Yusuf usul lahan gambut dan kering untuk pengembangan pertanian
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:25 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengusulkan program  pengembangan lahan gambut dan lahan kering...
IHSG Rabu dibuka melemah 17,6 poin
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:51 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka melemah 17,6 poin
Sandiaga: Ciptakan ekonomi kreatif dan wisata yang berkelanjutan
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:55 WIB
Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan berbagai sektor. Tak terkecuali pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ...
Gubernur BI prediksi pertumbuhan e-commerce melonjak hingga 39 persen
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:35 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan transaksi keuangan digital sepert...
Airlangga: Realisasi anggaran PEN capai 31,4 persen per 11 Juni
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa realisasi anggaran pemu...
BPS: Surplus neraca perdagangan RI pada Mei tertinggi selama 2021
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:25 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) melansir bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2021 kembali mengal...
BI catatkan utang luar negeri Indonesia April 2021 tumbuh melambat
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:15 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2021 mencapai 41...
LPS ingatkan deposan kritis bertanya terkait risiko investasi
Senin, 14 Juni 2021 - 21:11 WIB
Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lana Soelistianingsih mengingatkan para deposan ata...
Live Streaming Radio Network