Bantul siap terapkan transaksi nontunai pembayaran retribusi wisata
Elshinta
Jumat, 07 Mei 2021 - 17:25 WIB |
Bantul siap terapkan transaksi nontunai pembayaran retribusi wisata
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mencoba QR QUAT aplikasi pembayaran non-tunai dalam pembayaran retribusi objek wisata di TPR Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY siap menerapkan transaksi nontunai dalam pembayaran retribusi masuk objek wisata sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Kesiapan penerapan transaksi nontunai itu ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama antara Dinas Pariwisata Bantul dengan Bank BPD DIY, dan penyerahan QR Qris Ultimate Automated Transaction (QUAT) kepada pengelola destinasi wisata Bantul di Tempat Pemungut Retribusi (TPR) Parangtritis, Bantul, Jumat.

"Pemanfaatan QUAT destinasi Bank BPD DIY adalah wujud kepedulian yang sejalan dengan era new normal serta program pemerintah tentang elektronifikasi pembayaran nontunai pada OPD (organisasi perangkat daerah) penghasil khususnya Dinas Pariwisata," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di sela penandatanganan.

Menurut dia, keberadaan QUAT destinasi akan menambah daya tarik dan daya saing pariwisata di Kabupaten Bantul, di mana layanan pembayaran di semua objek wisata dapat dilaksanakan dengan aman dan mudah.

Bupati mengatakan upaya ini sangat mendukung reformasi birokrasi yang terus dilakukan di Kabupaten Bantul, salah satu tujuan reformasi birokrasi adalah mewujudkan birokrasi pemerintahan yang efektif efisien dan akuntabel.

"Destinasi pariwisata ini akan semakin efisien, dan yang paling penting adalah akuntabel, di mana kita tidak perlu menyentuh uang, tidak perlu membawa uang hanya untuk membayar tiket masuk di objek wisata," katanya.

Dia mengatakan dengan implementasi QUAT bagi destinasi wisata Bantul, masyarakat khususnya para pengunjung tempat wisata dapat dengan mudah membayar tiket masuk ke tempat wisata di Bantul, baik yang dikelola pemerintah maupun komunitas masyarakat.

"Apa yang dilakukan Bank BPD DIY adalah wujud kebersamaan langkah, sinergisitas, kolaborasi, serta dukungan seluruh elemen melalui peran masing masing untuk membangun Kabupaten Bantul menjadi semakin baik," kata Bupati Bantul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan pemanfaatan QUAT atau pembayaran online sebagai bentuk kepedulian yang sejalan dengan era normal baru serta program pemerintah tentang elektronifikasi pembayaran nontunai pada OPD penghasil, khususnya Dinas Pariwisata.

"Semoga keberadaan QUAT destinasi ini bisa menambah daya tarik dan daya saing pariwisata Bantul, layanan pembayaran di semua objek wisata dapat dilaksanakan dengan aman dan mudah, dalam waktu dekat QUAT destinasi ini egera kami implementasikan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Realisasi produksi padi di Gunung Kidul capai 281.284 ton GKG
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:32 WIB
Realisasi produksi padi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga 15 Juni, menca...
Produksi kopi robusta Kabupaten Bogor 4.004 ton
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:26 WIB
Realisasi produksi kopi robusta Kabupaten  Bogor, Jawa Barat  mencapai  4.004 ton dalam setahun m...
 Wabup Fauzi Yusuf usul lahan gambut dan kering untuk pengembangan pertanian
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:25 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengusulkan program  pengembangan lahan gambut dan lahan kering...
IHSG Rabu dibuka melemah 17,6 poin
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:51 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka melemah 17,6 poin
Sandiaga: Ciptakan ekonomi kreatif dan wisata yang berkelanjutan
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:55 WIB
Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan berbagai sektor. Tak terkecuali pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ...
Gubernur BI prediksi pertumbuhan e-commerce melonjak hingga 39 persen
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:35 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan transaksi keuangan digital sepert...
Airlangga: Realisasi anggaran PEN capai 31,4 persen per 11 Juni
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa realisasi anggaran pemu...
BPS: Surplus neraca perdagangan RI pada Mei tertinggi selama 2021
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:25 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) melansir bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2021 kembali mengal...
BI catatkan utang luar negeri Indonesia April 2021 tumbuh melambat
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:15 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2021 mencapai 41...
LPS ingatkan deposan kritis bertanya terkait risiko investasi
Senin, 14 Juni 2021 - 21:11 WIB
Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lana Soelistianingsih mengingatkan para deposan ata...
Live Streaming Radio Network