Masyarakat diminta waspada adanya permintaan sumbangan atas nama KPK
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 09:50 WIB |
Masyarakat diminta waspada adanya permintaan sumbangan atas nama KPK
Gedung KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat mewaspadai adanya pihak yang mengatasnamakan KPK meminta sumbangan berkedok wakaf "Lailatul Qadar" melalui rekening salah satu bank.

"KPK menerima informasi tentang adanya pihak yang mengatasnamakan KPK dan pejabat KPK untuk meminta sumbangan dengan berkedok wakaf 'Lailatul Qadar' melalui rekening sebuah bank," kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Ahad.

KPK, kata Ali, memastikan bahwa secara kelembagaan maupun individu pimpinan, dewan pengawas (dewas), dan pegawai KPK tidak pernah meminta sumbangan.

Selain itu, dia mengatakan bahwa KPK juga tidak bekerja sama dengan pihak-pihak lain dalam rangka penggalangan dana untuk keperluan apa pun.

KPK lantas mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi berulang kepada pihak-pihak yang mengaku sebagai KPK atau pimpinan, dewas, dan pegawai komisi.

"KPK mengimbau masyarakat selalu waspada. Bila mendapatkan informasi sejenis, dapat mengonfirmasi melalui call center 198 atau e-mail informasi@kpk.go.id," ucap Ali.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ini respon pengacara Juliari soal pengajuan JC PPK bansos 
Selasa, 22 Juni 2021 - 20:24 WIB
Terdakwa kasus dugaan suap Bansos, Matheus Joko Santoso (MJS) terus melempar tanggung jawabnya ke ma...
Pengedar narkoba divonis 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar
Selasa, 22 Juni 2021 - 19:08 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon, Maluku, menjatuhkan vonis 12 tahun penjara dan denda Rp1 mili...
BNNP Jatim musnahkan 6,4 kg sabu-sabu dan 203.000 butir ekstasi
Selasa, 22 Juni 2021 - 18:10 WIB
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sa...
BPKP NTB rilis kerugian korupsi jagung senilai Rp27,35 miliar
Selasa, 22 Juni 2021 - 17:23 WIB
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis hasil ...
KKP deportasi 34 awak kapal Vietnam
Selasa, 22 Juni 2021 - 13:04 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Hukum dan HAM mendeportasi 34 orang awa...
KPK dalami pertemuan Wali Kota Tanjungbalai dengan eks penyidik Robin
Selasa, 22 Juni 2021 - 11:35 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami pertemuan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial (MS) den...
KPK konfirmasi saksi kepemilikan aset mantan Dirut Sarana Jaya
Selasa, 22 Juni 2021 - 10:56 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi saksi Made Elviani dari pihak swasta perihal dugaan...
Satgas Pamtas tangkap 80 orang PMI non prosedural
Selasa, 22 Juni 2021 - 10:34 WIB
Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns menangkap sebanyak 80 orang pekerja migran Indonesia (PMI) non p...
KKP koordinasi dengan imigrasi deportasi 34 awak kapal asing
Senin, 21 Juni 2021 - 22:45 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkoordinasi dengan pihak keimigrasian untuk mendeportasi ...
Polisi buru dua pelaku sindikat perdagangan harimau di Bengkulu
Senin, 21 Juni 2021 - 18:11 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu memburu dua pelaku lainnya yang me...
Live Streaming Radio Network