Maruti Suzuki perpanjang penutupan fasilitas karena pandemi di India
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:18 WIB |
Maruti Suzuki perpanjang penutupan fasilitas karena pandemi di India
Ilustrasi logo dari Maruti Suzuki (Antara News/Reuters)

Elshinta.com - Produsen mobil terbesar India, Maruti Suzuki India Ltd mengatakan bahwa pihaknya memperpanjang penutupan fasilitas pemeliharaan yang direncanakan hingga 16 Mei, dari sebelumnya sampai 9 Mei dengan alasan pandemi COVID-19.

Dikutip dari Reuters, Minggu, masih belum jelas apakah penutupan itu untuk memastikan keselamatan para pekerjanya atau karena permintaan yang lebih rendah.

Pandemi virus corona mendorong penjualan kendaraan penumpang India ke level terendah dalam enam tahun, menurut data tahunan dari badan industri otomotif bulan lalu. Data juga menunjukkan bahwa sektor tersebut bersiap untuk kejatuhan lebih lanjut dari lonjakan kasus baru-baru ini.

"Sektor otomotif India sudah menghadapi 'perlambatan struktural yang dalam', bahkan sebelum pandemi dan bersama-sama ini telah mendorong kembali penjualan selama bertahun-tahun," kata Kenichi Ayukawa, President Society of Indian Automobile Manufacturers (SIAM).

"Pemulihan dari sini membutuhkan waktu dan tenaga, oleh semua pemangku kepentingan," kata Ayukawa yang juga merupakan Direktur Pelaksana Maruti Suzuki.

India pada hari Sabtu (8/5) melaporkan jumlah kematian COVID-19 tertinggi dalam satu hari, karena kasus terus meningkat dan negara bagian memberlakukan lockdown yang lebih ketat.

Kementerian Kesehatan India melaporkan 4.187 kematian selama 24 jam terakhir, menjadikan jumlah kematian secara keseluruhan mendekati angka 240 ribu jiwa. Institute for Health Metrics and Evaluation memperkirakan bahwa India akan mencapai 1 juta kematian COVID-19 pada Agustus.

Kasus meningkat 401.078 pada hari Sabtu, sehingga total sejak awal pandemi menjadi 21,9 juta.

Pakar medis mengatakan jumlah nyata kasus COVID-19 dan kematian cenderung jauh lebih tinggi daripada penghitungan resmi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Arab Saudi batasi haji hanya untuk 60.000 penduduknya
Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:29 WIB
Arab Saudi mengatakan akan membatasi pendaftaran haji tahun ini untuk warga dan penduduknya, sehubun...
Abu Dhabi batasi area-area publik bagi mereka yang bebas COVID
Jumat, 11 Juni 2021 - 08:13 WIB
Abu Dhabi, emirat terpadat kedua di Uni Emirat Arab (UAE), akan membatasi akses ke pusat perbelanjaa...
Para pekerja Yunani mogok kerja tolak perombakan UU ketenagakerjaan
Kamis, 10 Juni 2021 - 21:18 WIB
Para pekerja di Yunani memulai aksi mogok kerja selama satu hari pada Kamis untuk melakukan protes t...
Perdagangan narkoba di Asia meluas di tengah pandemi COVID-19
Kamis, 10 Juni 2021 - 18:47 WIB
Pengedar narkoba di Asia Timur dan Asia Tenggara menemukan cara untuk menghindari pembatasan COVID-1...
China buka ruang baru dalam hubungan bilateral dengan Indonesia
Selasa, 08 Juni 2021 - 06:00 WIB
Pemerintah China akan terus membuka ruang baru dalam meningkatkan kerja sama bilateralnya dengan Ind...
Infeksi COVID melandai, India longgarkan aturan penguncian
Minggu, 06 Juni 2021 - 21:18 WIB
India mencatat 114.460 infeksi baru COVID-19 pada Minggu, angka terendah dalam dua bulan, dengan 2.6...
DFSK berharap insentif dari pemerintah Indonesia
Jumat, 04 Juni 2021 - 08:15 WIB
Chongqing Sokon Motor Group Co Ltd sebagai induk PT Sokonindo Automobile yang memproduksi mobil mere...
India akan tingkatkan vaksinasi COVID-19 tiga kali lipat per hari
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:45 WIB
India akan menyiapkan hingga 10 juta dosis vaksin COVID-19 per hari pada Juli dan Agustus, dibanding...
Guru SD di China dihukum mati setelah perkosa sembilan murid
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:30 WIB
Dua guru sekolah dasar di Provinsi Hunan, China, masing-masing dijatuhi hukuman mati dan hukuman pen...
China bantu Palestina Rp14 M dan 200 ribu vaksin
Minggu, 30 Mei 2021 - 11:30 WIB
China akan memberikan bantuan kemanusiaan ke Palestina dalam bentuk uang tunai senilai satu juta dol...
Live Streaming Radio Network