Gubernur Ganjar minta bupati/wali kota antisipasi pemudik lolos
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 19:57 WIB |
Gubernur Ganjar minta bupati/wali kota antisipasi pemudik lolos
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para bupati dan wali kota untuk bertindak mengantisipasi terjadinya kebocoran atau pemudik lolos, tidak mematuhi larangan mudik Lebaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ganjar saat mengecek pos penyekatan pemudik di Terminal Kota Tegal, Minggu (9/5).

"Soalnya pemudik masih nekat berdatangan. Ada dua catatan yang masuk, dari aplikasi Jogo Tonggo mencatat baru 6-8 persen yang melaporkan, angkanya sekitar 10.000 pemudik, tapi catatan dari Dinas Perhubungan dari asumsi-asumsi angkutan yang masuk, sudah ada 632.000 pemudik," katanya.

Berdasarkan kondisi tersebut, Ganjar memprediksi para pemudik yang nekat pulang akan sama seperti tahun lalu yakni sekitar 1 juta orang.

"Saya mempertimbangkan kira-kira yang akan masuk ke Jateng segitu, maka saya mintakan agar ada pengetesan-pengetesan di level yang paling bawah," ujarnya.

Kendati demikian, orang nomor satu di Pemprov Jateng itu berharap masyarakat menaati larangan mudik dan mengapresiasi partisipasi masyarakat yang dengan sadar tidak pulang ke kampung halaman masing-masing.

"Saya tadi perjalanan dari Semarang ke Tegal, melihat sepanjang perjalanan cukup sepi. Saya terima kasih karena masyarakat taat menunda mudik dan saya berharap kondisi ini bertahan sampai tanggal 17 nanti," katanya.

Ganjar menegaskan semua masyarakat yang nekat mudik dan lolos dari penyekatan wajib dicek melalui Program Jogo Tonggo dan pengurus RT, RW, maupun kelurahan diminta proaktif melakukan pengecekan.

"Di Banyumas bagus, semua yang datang diisolasi selama lima hari, meskipun tidak semua daerah melakukan, tapi saya minta ada tindakan. Bahkan ada yang unik, salah satu pemudik terpaksa diisolasi karena dilaporkan istrinya sendiri," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bersiap hadapi lonjakan gelombang kedua COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:34 WIB
Prediksi epidemiolog tentang melonjaknya kasus COVID-19 pascalibur Lebaran 2021 sudah benar-benar te...
Jasa Raharja jamin biaya perawatan korban kecelakaan Bus Sumber Madiun
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:23 WIB
PT Jasa Raharja menjamin biaya perawatan korban kecelakaan yang melibatkan dua Bus Sumber sekaligus,...
Menag berencana terbang ke Saudi bahas penyelenggaraan haji 2022
Kamis, 17 Juni 2021 - 13:15 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berencana terbang ke Arab Saudi pada akhir Agustus mendatang untuk...
Penyekatan Suramadu dari dua arah Surabaya dan Madura diberlakukan
Kamis, 17 Juni 2021 - 12:52 WIB
Penyekatan Jembatan Suramadu, baik dari arah Kota Surabaya maupun dari arah Kabupaten Bangkalan, Ja...
Presiden: Target kekebalan komunal di Kabupaten Bogor tercapai Agustus
Kamis, 17 Juni 2021 - 12:08 WIB
Presiden Joko Widodo menargetkan kekebalan komunal atau herd immunity dari COVID-19 di Kabupate...
Sebagian warga Malteng bertahan di sejumlah titik pengungsian
Kamis, 17 Juni 2021 - 11:23 WIB
Pascagempa tektonik magnitudo 6,1 di Teluk Teluti, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada Rabu, (16/...
Epidemiolog sarankan masyarakat hentikan sementara aktivitas tak perlu
Kamis, 17 Juni 2021 - 10:56 WIB
Kepala bidang pengembangan profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane men...
Presiden Jokowi tinjau pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Bogor
Kamis, 17 Juni 2021 - 10:23 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang menyasar pengguna jasa kereta rel ...
Kapolri dan Panglima tinjau vaksinasi di wilayah episentrum COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:57 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pela...
Wali kota: Tak ada diskriminasi warga Madura saat masuk Surabaya
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:13 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa tidak ada perlakuan diskriminasi terhadap warga Madu...
Live Streaming Radio Network