Ratusan kapal nelayan Tegal pulang kampung
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Ratusan kapal nelayan Tegal pulang kampung
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa ABK saat melihat Pelabuhan Perikanan Tegalsari, Kota Tegal, Minggu (9/5). (Foto: Humas Pemprov Jateng/elshinta.com)

Elshinta.com - Ratusan kapal nelayan yang berisi para anak buah kapalnya pulang kampung. Mereka telah berlabuh di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir ini. 

Tradisi pulang kampung itu mereka lakukan setiap menjelang Lebaran. Mereka pulang dari berlayar mulai dari Jakarta dan beberapa tempat di Kalimantan. 

Saat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau pelabuhan itu Minggu (8/5), ia menyempatkan berdialog soal bahaya Covid-19 dan penyebarannya. Namun Ganjar melihat mayoritas para nelayan itu tidak mengenakan masker. 

"Saat saya tanya soal rapid test antigen mereka tidak paham. Bahkan ada yang bilang, bila hasil testnya positif, itu yang baik," kata Ganjar yang didampingi para pejabat Kota Tegal.

Ganjar mengatakan pemeriksaan pada nelayan dan ABK di Tegal memang penting dilakukan. Sebab sudah ada 400 kapal yang merapat dan dipastikan akan bertambah mengingat masih ada beberapa hari sebelum lebaran. Jumlah ABK-nya pasti mencapai ribuan.

Kontrol terhadap nelayan dan ABK di pelabuhan  sangat penting. Sebab meski para nelayan itu adalah warga Tegal dan sekitarnya, namun mereka sudah berkeliling ke daerah-daerah lainnya.

Sementara itu  Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tegal Fatah Yasin menerangkan, sudah ada 400 kapal yang mendarat di pelabuhan itu. Sebanyak  40 persen kapal berlayar dari Jakarta.

"ABK-nya mayoritas dari Brebes, Tegal, dan Pekalongan. Ada 175 orang yang di-rapid test antigen. Satu orang positif Covid-19. Namun yang positif itu pun ternyata dari darat, bukan ABK," kata Fatah seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Minggu (9/5). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga kebakaran lahan
Kamis, 17 Juni 2021 - 08:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai...
Polisi perketat buka-tutup jalan di Bandung karena kasus COVID-19 naik
Kamis, 17 Juni 2021 - 06:34 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya mulai memperketat lagi skem...
Ikan hias Kalteng tembus pasar luar negeri
Kamis, 17 Juni 2021 - 00:07 WIB
Kepala Stasiun Karantina, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas 1 Palangkaraya Iromo ...
Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:29 WIB
Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat membub...
Pokja Genetik UGM: Vaksinasi COVID-19 masih mampu hadapi varian Delta
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:07 WIB
Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Unive...
BPBD Maluku Tengah : Tiga desa terdampak gempa magnitudo 6,1
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:21 WIB
Kepala Satlak BPBD Kabupaten Maluku Tengah Abdulatif Kelly mengatakan gempa magnitudo 6,1 pada pukul...
PLN siaga usai gempa 6,1 SR di Maluku Tengah
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:10 WIB
PLN bersiaga usai gempa berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang wilayah Maluku Tengah dan sekitar pada R...
 Ratusan keluarga anggota Polres Salatiga jalani vaksinasi Covid- 19
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:55 WIB
Dalam rangka menciptakan herd immunity khususnya di lingkungan keluarga besar Polri, setelah sebelum...
1,18 juta pekerja di Provinsi Sulteng butuh perlindungan BPJAMSOSTEK
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:47 WIB
Sebanyak 1.184.265 pekerja di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini membutuhkan perlindungan j...
Ridwan Kamil: Tak berwisata ke Bandung untuk lindungi masyarakat
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:36 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengutarakan alasan meminta wisatawan luar daerah tidak berkunjun...
Live Streaming Radio Network