Nekad mudik, satu juta perantau masuk Jateng
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Nekad mudik, satu juta perantau masuk Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa ABK saat melihat Pelabuhan Perikanan Tegalsari, Kota Tegal, Minggu (9/5). (Sumber foto: Humas Pemprov Jateng/elshinta.com)

Elshinta.com - Meski pemerintah telah melarang perantau untuk mudik mulai 6 - 17 Mei, diperkirakan mereka tetap nekad mudik pada Lebaran 2021 ini dan jumlahnya mencapai satu juta orang.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperkirakan jumlah itu berdasarkan data yang ia terima pada Minggu (8/5) dari Dinas Perhubungan. Tercatat telah ada 632.000 orang yang masuk ke Jateng. Jumlah itu akan terus berkembang dari waktu ke waktu.

"Sementara saya juga melihat dari aplikasi Jogo Tonggo baru 6 - 8 persen yang melaporkan," katanya di sela-sela mengecek pintu penyekatan pemudik di Terminal Tegal.

"Saya minta  seluruh bupati dan walikota untuk menggerakkan para kepala desa dan lurah untuk melakukan rapid test kepada para perantau yang masuk ke wilayahnya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Minggu (9/5). 

Para perantau itu masuk ke Jateng dengan berbagai cara dan berusaha menembus pos-pos penyekatan melalui jalur tikus.

Dalam kondisi normal, sebelum ada pandemi, jumlah pemudik yang melintas Jawa Tengah mencapai 8,9 juta orang. Namun sejak pandemi Covid-19, pemerintah telah meminta para perantau tidak mudik dalam dua masa Lebaran, yakni tahun 2020 dan 2021 ini.

Menurut Ganjar pada masa Lebaran tahun 2020 ada sekitar 1 juta perantau yang masuk Jateng. Diperkirakan tahun ini pun akan sama jumlahnya.

Ganjar berharap warga Jateng yang merantau untuk mentaati anjuran pemerintah untuk tidak mudik. 

"Saya sangat berterima kasih kepada warga Jateng di perantauan yang menunda pulang," tuturnya.

Gubernur Jateng ini pun melihat dalam perjalanan dari Semarang ke Tegal, konsisi jalanan cukup sepi. Ia berharap kondisi ini berlangsung hingga tanggal 17 Mei nanti.

Sementara para RT/RW dan lurah diminta pro-aktif melakukan pengecekan terhadap perantau yang nekad mudik dan lolos dari petugas pos penyekatan. Jika ada perantau yang ternyata positif terpapar Covid-19 setelah dicek kesehatannya, bisa langsung mendapat penanganan lanjutan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi perketat buka-tutup jalan di Bandung karena kasus COVID-19 naik
Kamis, 17 Juni 2021 - 06:34 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya mulai memperketat lagi skem...
Ikan hias Kalteng tembus pasar luar negeri
Kamis, 17 Juni 2021 - 00:07 WIB
Kepala Stasiun Karantina, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas 1 Palangkaraya Iromo ...
Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:29 WIB
Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat membub...
Pokja Genetik UGM: Vaksinasi COVID-19 masih mampu hadapi varian Delta
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:07 WIB
Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Unive...
BPBD Maluku Tengah : Tiga desa terdampak gempa magnitudo 6,1
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:21 WIB
Kepala Satlak BPBD Kabupaten Maluku Tengah Abdulatif Kelly mengatakan gempa magnitudo 6,1 pada pukul...
PLN siaga usai gempa 6,1 SR di Maluku Tengah
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:10 WIB
PLN bersiaga usai gempa berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang wilayah Maluku Tengah dan sekitar pada R...
 Ratusan keluarga anggota Polres Salatiga jalani vaksinasi Covid- 19
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:55 WIB
Dalam rangka menciptakan herd immunity khususnya di lingkungan keluarga besar Polri, setelah sebelum...
1,18 juta pekerja di Provinsi Sulteng butuh perlindungan BPJAMSOSTEK
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:47 WIB
Sebanyak 1.184.265 pekerja di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini membutuhkan perlindungan j...
Ridwan Kamil: Tak berwisata ke Bandung untuk lindungi masyarakat
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:36 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengutarakan alasan meminta wisatawan luar daerah tidak berkunjun...
Kasus Covid-19 melonjak, Pemkot Salatiga lakukan pengendalian
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:58 WIB
Menyikapi melonjaknya kasus Covid-19 di Salatiga, Jawa Tengah Pemkot  Salatiga  melakukan beberapa...
Live Streaming Radio Network