Stasiun Pasar Tanah Abang tidak terlalu padat selama masa pembatasan
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 22:39 WIB |
Stasiun Pasar Tanah Abang tidak terlalu padat selama masa pembatasan
Pintu Kereta Rel Listrik (KRL) Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat ditutup sejak pukul 15.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB pada Senin (3/5/2021). ANTARA/Abdu Faisal/am.

Elshinta.com - Petugas keamanan di Stasiun Tanah Abang, mengatakan  selama pembatasan operasional di Stasiun Tanah Abang pada pukul 16.00-19.00 WIB, situasi sejak pukul 19.00 WIB tidak terlalu padat.

"Setelah stasiun ditutup pukul 16.00-19.00 WIB, setelah pukul 19.00 WIB situasinya tidak terlalu padat," kata salah satu petugas keamanan Stasiun Tanah Abang Arifin, di lokasi, Minggu.

Hal tersebut, kata Arifin, dikarenakan pada periode penutupan stasiun, para penumpang diangkut oleh bus gratis TransJakarta  yang bertujuan ke empat stasiun yakni Sudirman, Duri, Gondangdia, dan Palmerah.

"Tidak terlalu padat karena kebantu sama TransJakarta saat penutupan, dan karena jarak dari buka lagi sampai akhir operasi hanya satu jam sampai 20.00 WIB," ucap dia.

Diketahui, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sejak Senin (3/4) melakukan penyesuaian perjalanan kereta rel listrik (KRL) yang berhenti dan melintasi Stasiun Tanah Abang.

Stasiun Tanah Abang tidak melayani keluar masuk pada pukul 15.00-19.00 WIB demi mengantisipasi kepadatan penumpang menuju Pasar Tanah Abang yang berpotensi menciptakan klaster baru COVID-19 di pusat perbelanjaan.

Untuk melayani pelanggan Tanah Abang, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyediakan sebanyak empat rute layanan khusus secara gratis yang akan melayani masyarakat di empat stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) baik dari maupun menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari arahan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyediakan bus pengumpan bagi masyarakat menyusul keputusan Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang sejak Senin (3/5).

Direktur Utama PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo merinci keempat rute khusus tersebut, yakni Stasiun Tanah Abang--Stasiun Palmerah (TNB 1), Stasiun Tanah Abang--Stasiun Gondangdia (TNB 2), Stasiun Tanah Abang--Stasiun Duri (TNB 3) dan Stasiun Tanah Abang--Stasiun Karet (TNB 4).

"Masyarakat yang menggunakan layanan kereta bisa berpindah moda menggunakan layanan TransJakarta menuju ke tempat tujuan masing-masing sehingga mobilitasnya tetap bisa kami layani," kata Jhony di Jakarta, Selasa (4/5).

Transjakarta menyediakan sebanyak 20 unit bus yang akan melayani masyarakat mulai 3-12 Mei 2021 dan beroperasi pukul 15.00-18.00 WIB tanpa dikenakan biaya atau gratis.

Keempat layanan ini, kata Jhony, hanya akan menaikkan pelanggan dari titik awal hingga titik penurunan akhir saja. Semua armada yang melintas tidak akan berhenti pada bus stop yang dilalui oleh rute-rute tersebut.

Selain itu, Transjakarta juga mengoperasilan layanan Tanah Abang Explorer (GR2) yang akan beroperasi mulai pukul 10.00--18.00 WIB.

Transjakarta juga turut menambah sebanyak 30 unit armada pada rute-rute yang biasa beroperasi di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat seperti Tanah Abang-- Stasiun Gondangdia (1H), Blok M--Tanah Abang (1N), Tanah Abang--Senen (1R), Kampung Melayu--Tanah Abang (5F), Kampung Melayu--Tanah Abang Via Cikini (5M), Kebayoran Lama--Tanah Abang (8C), Tanah Abang--Batu Sari kebon Jeruk (8K) dan Pasar Minggu--Tanah Abang (9D).

Penambahan ini guna mengantisipasi  lonjakan pelanggan di titik-titik tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anies berlakukan 75 persen WFH perkantoran di zona merah Ibu Kota
Jumat, 18 Juni 2021 - 00:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 759 Tahun 2021 terkait pem...
Ombudsman Jakarta minta kaji pembongkaran jalur sepeda
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:58 WIB
Ombudsman Jakarta Raya meminta Polri untuk membuat kajian berbasis bukti soal wacana membongkar jalu...
Cegah Covid-19, Pemkab Tangerang tutup tempat-tempat berkumpul warga
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:45 WIB
Terus Meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melakuka...
Rutan Kelas 1 Tangerang berlakukan `lockdown` cegah penyebaran Covid-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:25 WIB
Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang kembali memberlakukan `lockdown` selama 2 sampai 3 hari ke depan. Ha...
RSUD Kramat Jati rekrut relawan antisipasi penambahan pasien COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:07 WIB
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kramat Jati Jakarta Timur merekrut sebanyak 31 relawan ter...
MRT pamerkan koleksi lukisan Basoeki Abdoellah di Stasiun Fatmawati
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:56 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Museum Basoeki Abdoellah menggelar pameran reproduksi...
Polda Metro gandeng `stakeholder` pelabuhan basmi pungli
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:34 WIB
Polda Metro Jaya akan menggandeng seluruh pemangku kepentingan  (stakeholder) yang terlibat dalam a...
Satgas: Kelurahan Halim Perdanakusuma bertahan pada zona kuning
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:38 WIB
Satgas COVID-19 Kelurahan Halim Perdanakusuma Jakarta Timur menyebutkan wilayah tersebut masih mamp...
Pemkot Jakpus targetkan 800 ribu warga divaksin hingga Agustus 2021
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:27 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan 800 ribu warga mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga Agust...
Kapolda Metro: Jakarta sedang tidak baik-baik saja
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:45 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyatakan, Jakarta sedang tidak baik-baik saja akibat lon...
Live Streaming Radio Network