Pemkot Bogor libatkan perajin batik buat desain untuk bus bantuan
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 23:23 WIB |
Pemkot Bogor libatkan perajin batik buat desain untuk bus bantuan
Bus pariwisata `Uncal` milik Pemerintah Kota Bogor. ANTARA/HO-Pemkot Bogor

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, melibatkan perajin batik di Kota Bogor untuk berkontribusi membuat desain batik khas Kota Bogor untuk 75 bus bantuan dari pemerintah pusat.

“Saya ingin sekali bus-bus bantuan dari pemerintah pusat ini diberi sentuhan desain batik khas Kota Bogor. Motifnya modern dan kekinian, tapi jangan terlalu ramai," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Kota Bogor, Jabar, Minggu.

Ada enam perajin batik di Kota Bogor yang dilibatkan dalam membuat desain batik untuk bus, mereka adalah perajin batik dengan merek Batik Bogor, Tradisiku, Panisan, Pancawati, dan Handayani Geulis.

Bima Arya juga berpesan agar desain batik yang dibuat jangan terlalu dipaksakan dan tidak selalu tentang Kujang, tapi bisa menggunakan ikon lain Kota Bogor, misalnya talas atau Kota Bogor sebagai kota pelajar.

Untuk warna dasar desain batik, Bima Arya dan para perajin batik menyepakati enam warna yang nantinya digunakan pada masing-masing koridor, yaitu biru, kuning, merah, coklat, hijau, dan oranye.

Bima berharap para perajin batik bisa memberikan opsi desain batiknya dan akan lebih baik diserahkan sebelum batas waktu yang ditentukan. Selain desain untuk bus, Bima juga meminta dibuatkan desain batik untuk pakaian seragam pengemudi serta desain batik untuk shelter bus.

"Saya harapkan desain batik itu sudah siap pada akhir Juni. Jadi sebelum sampai batas waktunya, desain yang dibuat bisa dikomunikasikan, sehingga ada masukan-masukan yang bisa diberikan," katanya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bogor Agus Suprapto menambahkan, bantuan 75 unit bus ini merupakan bentuk kepercayaan dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Kota Bogor terkait rencana pengembangan angkutan massal, melalui pola subsidi pelayanan. "Pengembangan angkutan massal ini sesuai dengan program penataan angkutan di Kota Bogor," katanya.

Menurut Agus, gagasan Wali Kota Bogor untuk memberikan motif batik khas Kota Bogor pada cat bus bantuan tersebut menjadi ciri khas yang mudah dikenali oleh masyarakat umum.

"Diharapkan perajin batik sudah menyampaikan contoh desain batik pada bulan depan. Lebih cepat lebih baik, karena akan dikomunikasikan lagi sebelum diaplikasikan ke bus," harapnya.

Bantuan 75 bus dari pemerintah pusat ini nantinya akan melayani masyarakat umum di enam koridor atau trayek di Kota Bogor.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolri dan Panglima tinjau vaksinasi di wilayah episentrum COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:57 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pela...
Wali kota: Tak ada diskriminasi warga Madura saat masuk Surabaya
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:13 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa tidak ada perlakuan diskriminasi terhadap warga Madu...
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga kebakaran lahan
Kamis, 17 Juni 2021 - 08:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai...
Polisi perketat buka-tutup jalan di Bandung karena kasus COVID-19 naik
Kamis, 17 Juni 2021 - 06:34 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya mulai memperketat lagi skem...
Ikan hias Kalteng tembus pasar luar negeri
Kamis, 17 Juni 2021 - 00:07 WIB
Kepala Stasiun Karantina, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas 1 Palangkaraya Iromo ...
Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:29 WIB
Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat membub...
Pokja Genetik UGM: Vaksinasi COVID-19 masih mampu hadapi varian Delta
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:07 WIB
Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Unive...
BPBD Maluku Tengah : Tiga desa terdampak gempa magnitudo 6,1
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:21 WIB
Kepala Satlak BPBD Kabupaten Maluku Tengah Abdulatif Kelly mengatakan gempa magnitudo 6,1 pada pukul...
PLN siaga usai gempa 6,1 SR di Maluku Tengah
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:10 WIB
PLN bersiaga usai gempa berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang wilayah Maluku Tengah dan sekitar pada R...
 Ratusan keluarga anggota Polres Salatiga jalani vaksinasi Covid- 19
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:55 WIB
Dalam rangka menciptakan herd immunity khususnya di lingkungan keluarga besar Polri, setelah sebelum...
Live Streaming Radio Network