Mantan Ketua KONI Bengkulu ditangkap terkait korupsi dana hibah
Elshinta
Senin, 10 Mei 2021 - 16:16 WIB |
Mantan Ketua KONI Bengkulu ditangkap terkait korupsi dana hibah
Mantan Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron (Pakai topi) saat diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah KONI tahun 2020 di Mapolda Bengkulu. (Foto ANTARA/HO-Humas Polda Bengkulu)

Elshinta.com - Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu Mufran Imron ditangkap anggota Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI sebesar Rp11 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno di Bengkulu, Senin, mengatakan Mufran ditangkap di Hotel dan Apartemen Aston Titanium Square, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat dini hari.

Menurut Sudarno, upaya jemput paksa itu terpaksa dilakukan karena yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan penyidik sejak ditetapkan sebagai tersangka pada akhir April lalu.

"Dalam proses penangkapan tersangka MI yang bersembunyi di Jakarta tersebut di bantu penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya dan sekarang tersangka sudah dibawa ke Bengkulu," ucapnya.
 

Sudarno menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan Mufran diketahui mempunyai peranan paling besar dalam praktek penyelewengan dana hibah KONI Provinsi Bengkulu tahun 2020.

Dana hibah sebesar Rp15 miliar itu salah satunya digunakan KONI Provinsi Bengkulu untuk pemberian reward atau penghargaan kepada atlet berprestasi di ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera ke-X yang digelar di Bengkulu tahun 2019 lalu dan untuk pembinaan atlet.

Namun dari total dana hibah tersebut ada sebesar Rp11 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Penyidik menemukan adanya dugaan pelanggaran pasal yang 2 dan 3 Undang-undang (UU) nomor 20 tahun 2021 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi junto pasal 55 ayat ke 1 ke 1 KUH Pidana dalam penggunaan dana hibah tersebut.
 

"Setelah dari penyelidikan yang kami lakukan diketahui bahwa terdapat kerugian dana hibah Koni Provinsi sebesar Rp11 milyar dan setelah proses penyidikan telah diketahui bahwa tersangka paling bertanggung jawab atas kerugian tersebut," jelas Sudarno.

Sudarno menambahkan Mufran saat ini ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polda Bengkulu guna mempermudah proses penyidikan dan juga mencegah tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, mengingat tersangka selama ini tidak kooperatif.

Sebelumnya Mufran sempat menghilang sejak kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Provinsi Bengkulu ini bergulir di Polda Bengkulu.

Mufran hanya satu kali memenuhi panggilan penyidik saat pemeriksaan kasus masih pada tahap penyelidikan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gresini Racing resmi gandeng Ducati mulai MotoGP 2022
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:05 WIB
Gresini Racing mulai musim MotoGP tahun depan akan menggunakan mesin Desmosedici setelah pada Kamis ...
LaMelo Ball sabet penghargaan NBA Rookie of the Year
Kamis, 17 Juni 2021 - 13:48 WIB
Guard Charlotte Hornets LaMelo Ball dinobatkan sebagai Rookie of the Year, dan menjadi pemain ketiga...
Penyelenggara: Naomi Osaka masih akan bermain di Wimbledon
Rabu, 16 Juni 2021 - 22:46 WIB
Penyelenggara Wimbledon mengatakan petenis Jepang Naomi Osaka masih akan bermain dalam kejuaraan Gra...
Pemprov Papua: persiapan Peparnas XVI 2021 sudah maksimal
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:08 WIB
Pemerintah Provinsi Papua menyebutkan pihaknya telah secara maksimal mempersiapkan diri sebagai tuan...
Pirelli sebut insiden pecah ban di Baku bukan karena cacat produksi
Rabu, 16 Juni 2021 - 07:01 WIB
Pirelli pada Selasa membantah cacat produksi atau kualitas menjadi penyebab insiden pecah ban dalam ...
Kasal cek kesiapan PON XX di Papua
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:46 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono bersama rombongan kunjungan kerja ke Pr...
Mantan pebulu tangkis nasional Markis Kido meninggal dunia
Selasa, 15 Juni 2021 - 00:04 WIB
Mantan pebulu tangkis nasional dan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 Markis Kido meninggal d...
Dukung suksesnya PON XX Papua, Pangdam XVII/Cen dan Danrem Merauke gowes bersama
Senin, 14 Juni 2021 - 21:36 WIB
Dalam rangka mendukung suksesnya PON XX Tahun 2021 di Provinsi Papua, Pangdam XVII/Cen Mayjen TNI Ig...
Pemprov Papua minta persiapan PON terus digenjot
Senin, 14 Juni 2021 - 20:57 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta agar persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di sisa ...
Sean Gelael dkk. harus puas di posisi dua balapan ketahanan Portugal
Senin, 14 Juni 2021 - 08:02 WIB
Trio pebalap tim JOTA, Sean Gelael, Stoffel Vandorne, dan Tom Blomqvist harus puas menduduki posisi ...
Live Streaming Radio Network