Pemda DIY diminta lebih peduli pada UMKM 
Elshinta
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pemda DIY diminta lebih peduli pada UMKM 
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Dimasa pandemi seperti ini UMKM harus mendapatkan dukungan dari pemerintah agar tetap bertahan. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan jumlah UMKM yang cukup besar sangat membutuhkan dukungan nyata dari Pemda DIY. 

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyatakan bahwa Pemda DIY semestinya melibatkan UMKM untuk berbagai keperluan belanja barang dan jasanya. Hal ini sudah tertera dalam perpres no 12 tahun 2021 pasal tentang Pengadaan Barang dan Jasa pasal 65 yang mewajibkan Kementrian maupun pemda untuk menggunakan produk usaha kecil/koperasi dalam negeri. Pasal 65 ayat 3 bahkan lebih tegas mewajibkan alokasi paling sedikit 40 persen dari nilai anggaran belanja barang atau jasa pemda untuk UMKM.

Ketentuan tegas ini semestinya diikuti kebijakan lanjutan di Pemda DIY agar benar benar teraplikasi dan bisa membantu UMKM di DIY untuk bangkit. Apabila hal ini diaplikasikan oleh pemda DIY ataupun pemkab/pemkot se DIY tentu akan ada belanja bernilai puluhan atau bahkan ratusan milyar kepada UMKM. Belanja ini tentu akan sangat banyak membantu mengungkit perekonomian warga DIY yang sebagian besarnya dari sektor UMKM. 

"Sebagai contoh kecil, untuk keperluan makan minum di lingkungan pemda saja sudah milyaran setahun. Jika disinergikan dengan UMKM akan sangat membantu," kata Huda Tri Yudiana, pada sarasehan UMKM DIY di kantor DPRD DIY (10/5). 

Apalagi pemda DIY sudah mengembangkan ratusan UMKM binaan dinas Koperasi melalui SiBakul. UMKM di DIY juga difasilitasi gratis ongkos kirim oleh pemda sehingga bisa bersaing dengan produk lain yang ada di lokasi stategis. Fasilitasi ini melibatkan ojol juga sebagai mitra untuk mengirimkan produk, semua ini sudah berjalan dengan baik.

"Artinya kesiapan UMKM di DIY sebenarnya sudah cukup baik. Tinggal menunggu political will pemda," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Selasa (11/5). 

Salah satunya dengan fasilitasi UMKM untuk bersaing dari sisi talangan modal, karena biasanya kalau pemda membeli pembayaran tunda karena administrasi, inilah yang memberatkan UMKM. Jika ada talangan bisa dibayar cash tentu sangat membantu.

"Poin nya adalah kebijakan harus diikuti dengan langkah taktis agar bisa operasional  dan bisa dijalankan massif," tambahnya. 

UMKM tidak sekedar butuh uluran bantuan uang, tapi lebih pada pemasaran dan pembinaan. Fasilitasi ini jauh lebih murah dan mendidik bagi UMKM sekaligus kolaborasi dengan berbagai fihak. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden minta jajarannya proaktif dampingi UMKM masuk e-commerce
Kamis, 10 Juni 2021 - 20:35 WIB
Presiden RI Joko Widodo meminta jajarannya proaktif dengan melakukan sistem \"jemput bola\" dalam me...
Jawara Depok dorong UMKM untuk makin berkembang
Selasa, 08 Juni 2021 - 23:46 WIB
Ketua Jaringan Wirausaha (Jawara) Kota Depok Ubaidillah mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan ...
Sentra kerajinan Pucang Magelang mulai bergeliat
Selasa, 01 Juni 2021 - 08:45 WIB
Usaha kerajinan kayu di sentra kerajinan Desa Pucang, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai...
Gerakan belanja produk UMKM bangkitkan pelaku usaha di tengah pandemi
Minggu, 16 Mei 2021 - 07:45 WIB
Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak pertengahan Maret 2020 di Tanah Air sangat dirasakan dampaknya b...
Pemda DIY diminta lebih peduli pada UMKM 
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:13 WIB
Dimasa pandemi seperti ini UMKM harus mendapatkan dukungan dari pemerintah agar tetap bertahan. Di D...
Anggota DPD Jateng dukung gerakan belanja produk UMKM
Jumat, 07 Mei 2021 - 22:09 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Provinsi Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi ...
UMKM Pekanbaru bakal terima bantuan program BPUM 2021
Sabtu, 17 April 2021 - 22:30 WIB
Pelaku UMKM di Kota Pekanbaru, bakal menerima bantuan Kemenkop UKM tahun 2021 melalui program Bantua...
Jumat, ASN di Sukoharjo wajib minum jamu
Rabu, 14 April 2021 - 14:24 WIB
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mewajibkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan rutin...
Produsen kue kering hadirkan kue rasa Bandrek dan Bajigur
Selasa, 13 April 2021 - 13:08 WIB
Produsen kue kering yakni J&C Cookies menghadirkan inovasi kue kering terbarunya yakni kue dengan ci...
Tapanuli Selatan tonjolkan Kopi Arabika Sipirok di Padang Expo
Sabtu, 03 April 2021 - 22:31 WIB
Dinas Perindustrian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, memamerkan Kopi Arabika Sipirok sebagai produk...
Live Streaming Radio Network