Lindungi diri dari pandemi lewat silaturahmi virtual
Elshinta
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:32 WIB |
Lindungi diri dari pandemi lewat silaturahmi virtual
ilustrasi makan-makan saat Lebaran (Shutterstock)

Elshinta.com - Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menghindari kerumunan saat Idul Fitri dengan cara meniadakan kumpul-kumpul bersama dan menggantinya dengan silaturahmi virtual.

"Di masa pandemi, sebaiknya silaturahmi dalam rangka Idul Fitri hanya dilakukan bersama keluarga serumah dan tidak menggelar kegiatan open house atau halal bihalal," kata kata ahli kesehatan masyarakat dr. Samuel Josafat Olam, MPH. kepada ANTARA.

Meski tidak bertemu langsung, ada berbagai alternatif untuk menunjukkan perhatian dan melepas rindu dengan sanak saudara, termasuk dengan mengirimkan makanan atau parsel Lebaran yang semakin ramai saat Ramadhan. 

Dia menyarankan untuk menikmati hari Idul Fitri di rumah saja bersama keluarga dengan kegiatan menyenangkan bersama, seperti memasak, bermain musik, menonton film, melakukan panggilan video dengan keluarga lain.

"Bagi mereka yang terpaksa harus bertemu dengan orang lain, misalnya ketika ada tetangga yang bertamu, selalu kenakan masker dan hindari makan bersama," dia berpesan.

Sebaiknya Anda juga membatasi waktu pertemuan dan jangan bersalaman atau kontak fisik secara langsung. Jangan lupa selalu mencuci tangan setelah menyentuh permukaan yang mungkin terkontaminasi. Dia juga berpesan untuk keluarga yang salah satu anggotanya lanjut usia untuk tidak lengah meski sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Meskipun banyak lansia kini sudah mendapatkan vaksin, tidak berarti mereka terlindung sepenuhnya, sehingga mereka perlu dijaga untuk tidak berkontak dengan orang lain. Demikian pula orang-orang dengan penyakit penyerta dan yang tidak dalam kondisi sehat sepenuhnya."

Dia juga menyarankan untuk shalat Id di rumah, seperti anjuran dari Majelis Ulama Indonesia, karena tidak ada cara yang lebih efektif untuk mencegah penularan COVID-19 selain berada di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain.

Dia mengingatkan, tidak semua tempat diizinkan menggelar shalat Idul Fitri berjamaah kecuali lokasi yang masuk ke dalam zona hijau dan kuning yang ketentuannya tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

"Para lansia, orang dengan penyakit penyerta, orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, serta anak-anak disarankan tidak menghadiri shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan," ujarnya.

Jika ada yang masih ingin melaksanakan ibadah ini di masjid atau lapangan, dia mengingatkan untuk selalu mengenakan masker secara benar, menjaga jarak minimal 1,5 meter dari orang lain, membawa perlengkapan shalat pribadi dari rumah, dan rajin mencuci tangan.

"Lebih baik lagi jika membawa larutan hand sanitizer untuk digunakan setelah menyentuh permukaan yang mungkin terkontaminasi."

Sepulangnya dari masjid setelah shalat Idul Fitri, sebaiknya segera cuci seluruh perlengkapan shalat dan pakaian yang dikenakan, lalu mandi sebelum berkumpul lagi bersama keluarga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Agar mata tetap sehat meski terus terpapar layar gawai
Kamis, 17 Juni 2021 - 15:53 WIB
Pandemi masih belum usai dan sebagian besar masyarakat masih harus bekerja atau berkegiatan di rumah...
Vaksin AstraZeneca efektif hadapi varian Delta
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:56 WIB
Virus corona varian Delta atau B1617.2 bisa dihadapi secara efektif dengan merek vaksin COVID-19 yan...
Dokter: Penderita hipertensi boleh olahraga asalkan kondisinya stabil
Kamis, 17 Juni 2021 - 08:02 WIB
Orang dengan riwayat hipertensi seperti halnya legenda bulu tangkis nasional Markis Kido bisa aman m...
Kemenkes: 47 kasus varian baru COVID-19 berasal dari luar negeri
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:48 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan 47 dari total 1...
Perhatikan ini saat tolong orang serangan jantung
Selasa, 15 Juni 2021 - 09:19 WIB
Melakukan pertolongan pertama pada serangan jantung hingga tak sadarkan diri, seperti yang dialami l...
Dokter: Gangguan prostat tak berkorelasi dengan kemandulan
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:57 WIB
Gangguan pembesaran prostat atau benign prostate hyperplasia (BPH) pada pria tidak berkorelasi langs...
UPT Puskesmas di Langkat harus jadi garda terdepan layani kesehatan primer
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:35 WIB
Sebanyak delapan orang PNS di jajaran Pemkab Langkat dilantik menjabat Kepala UPT Puskesmas di Kabup...
Dokter: Mengunyah makanan sebaiknya seimbang di kedua sisi mulut
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:35 WIB
Mengunyah makanan sebaiknya dilakukan secara seimbang di kedua sisi mulut, sebab kebiasaan hanya men...
Jangan sepelekan buku KIA untuk pantau tumbuh kembang anak
Sabtu, 12 Juni 2021 - 10:45 WIB
Dokter spesialis anak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Citra Amelinda, ...
Pemerintah: Masyarakat harus ubah mindset untuk tekan lonjakan Covid-19 di daerah
Jumat, 11 Juni 2021 - 20:50 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono menjelaskan Pemerintah sudah memp...
Live Streaming Radio Network