Polres Jakpus gagalkan peredaran sabu internasional seberat 310 kg
Elshinta
Rabu, 12 Mei 2021 - 09:02 WIB |
Polres Jakpus gagalkan peredaran sabu internasional seberat 310 kg
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam konferensi pers di Hotel N 1 Petamburan Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa (11/5/2021) malam. ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Elshinta.com - Satgas Satuan Reserse (Satres) Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu yang diduga berasal dari jaringan internasional Timur Tengah atau Afrika (Nigeria) dengan barang bukti seberat 310 kilogram.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu pagi, mengatakan bahwa narkotika sabu tersebut dibawa dari wilayah Aceh menuju Jakarta dengan menggunakan angkutan darat.

Berdasarkan kronologi, Satgas Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mendapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Polres Metro Jakarta Pusat, lalu anggota melakukan penyelidikan.

Atas informasi tersebut, polisi langsung membagi tugas untuk melakukan penyelidikan di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat yang diduga akan digunakan sebagai tempat transaksi jual beli narkotika dalam jumlah yang besar.

"Dari hasil penyelidikan tim Satgas Polres Metro Jakarta Pusat, dapat informasi bahwa orang yang diduga akan melakukan transaksi tersebut menggunakan 1 unit mobil Daihatsu Grand Max wama putih nopol B 9419 CCD dan narkotika sabu tersebut diduga berada di dalam mobil tersebut," kata Irjen Pol Fadil.

Selanjutnya, anggota pun melakukan pembuntutan (surveilance) membagi tugas di beberapa titik yang akan dilalui oleh mobil Daihatsu Grand Max warna putih guna mengetahui akan dibawa kemana dan diserahkan kepada siapa narkotika jenis sabu tersebut.

Selama penguntitan , Fadil mengatakan Daihatsu Gran Max itu sempat mengarah ke daerah Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat. Alhasil pada Sabtu, (8/5) sekitar pukul 08.00 WIB Satreskoba Polres Jakpus melakukan penangkapan terhadap dua orang pria dengan inisial NR alias D dan HA alias A.

"Yang mengejutkan adalah ketika kendaraan digeledah ditemukan barang bukti narkoba yang jumlahnya cukup fantastis yakni 310 kilogram jenis sabu-sabu," kata Kapolda.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua tersangka mengaku kepada penyidik bahwa barang haram itu dikirim dari Aceh yang hendak dibawa salah satunya ke wilayah DKI Jakarta yang diduga diselundupkan melalui Hotel N1, Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat.

Kedua tersangka merupakan warga asli Jakarta yang berperan sebagai pengedar narkoba jaringan internasional.

Sindikat internasional
Kapolda juga mengemukakan peredaran narkoba ini diduga diproduksi dari dari Timur Tengah yakni Iran dan dikendalikan oleh sindikat narkotika dari Nigeria.

Oleh sebab itu, ia mengemukakan sejauh ini Polri melakukan kerja sama dengan penegak hukum internasional yakni Drugs Enforcement Administration (DEA) guna memberantas peredaran narkoba dari hulu hingga ke hilir.

Atas perbuatan kedua tersangka, kini mereka terancam dijerat dengan Pasal 115 Ayat 2 subsider Pasal 114 Ayat 2 subsider lebih Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anies berlakukan 75 persen WFH perkantoran di zona merah Ibu Kota
Jumat, 18 Juni 2021 - 00:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 759 Tahun 2021 terkait pem...
Ombudsman Jakarta minta kaji pembongkaran jalur sepeda
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:58 WIB
Ombudsman Jakarta Raya meminta Polri untuk membuat kajian berbasis bukti soal wacana membongkar jalu...
Cegah Covid-19, Pemkab Tangerang tutup tempat-tempat berkumpul warga
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:45 WIB
Terus Meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melakuka...
Rutan Kelas 1 Tangerang berlakukan `lockdown` cegah penyebaran Covid-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:25 WIB
Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang kembali memberlakukan `lockdown` selama 2 sampai 3 hari ke depan. Ha...
RSUD Kramat Jati rekrut relawan antisipasi penambahan pasien COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:07 WIB
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kramat Jati Jakarta Timur merekrut sebanyak 31 relawan ter...
MRT pamerkan koleksi lukisan Basoeki Abdoellah di Stasiun Fatmawati
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:56 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Museum Basoeki Abdoellah menggelar pameran reproduksi...
Polda Metro gandeng `stakeholder` pelabuhan basmi pungli
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:34 WIB
Polda Metro Jaya akan menggandeng seluruh pemangku kepentingan  (stakeholder) yang terlibat dalam a...
Satgas: Kelurahan Halim Perdanakusuma bertahan pada zona kuning
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:38 WIB
Satgas COVID-19 Kelurahan Halim Perdanakusuma Jakarta Timur menyebutkan wilayah tersebut masih mamp...
Pemkot Jakpus targetkan 800 ribu warga divaksin hingga Agustus 2021
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:27 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan 800 ribu warga mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga Agust...
Kapolda Metro: Jakarta sedang tidak baik-baik saja
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:45 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyatakan, Jakarta sedang tidak baik-baik saja akibat lon...
Live Streaming Radio Network