Kemenparekraf-Grab, tingkatkan kualitas layanan pemasaran dan potensi wisata Borobudur
Elshinta
Rabu, 12 Mei 2021 - 10:38 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kemenparekraf-Grab, tingkatkan kualitas layanan pemasaran dan potensi wisata Borobudur
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Salah satu mitra Co-Branding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu  Grab Indonesia, kembali menunjukkan dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka pemulihan sektor pariwisata di Indonesia. Kerja sama ini diimplementasikan dalam bentuk penyelenggaraan pelatihan oleh Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pemasaran untuk para pengemudi Grab sebagai salah satu garda terdepan yang berinteraksi dengan wisatawan di salah satu destinasi wisata super prioritas yaitu Candi Borobudur. 

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia mengungkapkan, dukungan berkesinambungan Grab dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah dan sekitarnya. “Sejalan dengan misi GrabForGood, kami selalu mendukung inisiatif pemerintah pusat maupun daerah serta memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari ekonomi digital. Dengan semangat yang sama, kami juga telah memperkenalkan program Jelajah Kota, yang menyediakan panduan bagi warga Jawa Tengah dan sekitarnya dalam mengeksplorasi kotanya," katanya Selasa (11/5).

Melalui program ini, kata Richard,  pihaknya menyediakan berbagai macam rekomendasi destinasi wisata, tempat kuliner, toko suvenir, dan pusat kesehatan yang terdapat di dalam aplikasi Grab yang didukung dengan berbagai layanannya.

"Dengan adanya inisiatif dan kerja sama ini, kami kembali mendukung pemerintah dalam menggerakkan industri pariwisata di  tengah pandemi. Kegiatan ini harus memenuhi standar serta penerapan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga wisatawan merasa aman dan dapat menikmati wisatanya di area Borobudur ini," imbuhnya.

Sementara itu, kolaborasi yang telah dilakukan ini mencakup beberapa inisiatif seperti, melatih mitra pengemudi dan merchant Grab serta pelaku usaha pariwisata di Desa Wisata sekitar kawasan Borobudur.

Kemenparekraf memberikan pelatihan standar pelayanan untuk menjadi pemandu pariwisata yang baik dari segi berkomunikasi maupun pengetahuan mengenai lokasi pariwisata di Borobudur dan sekitarnya. 

Selain itu, mitra pengemudi Grab dan mitra merchant GrabFood akan dilatih mengenai protokol kesehatan, serta penerapan CHSE.  Grab juga berkolaborasi dengan Taman Wisata Candi untuk memberikan pelatihan singkat kepada mitra pengemudi mengenai implementasi protokol kesehatan di wilayah Borobudur serta pendalaman produk wisata di Borobudur dan desa sekitarnya.

 Dari berbagai pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan dan menjadi Duta Wisata Grab di Borobudur dan sekitarnya.

 Nia Niscaya, Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mengapresiasi program inisiatif dari Grab sebagai bentuk dari Indonesia Incorporated dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

 Pengemudi Grab dapat menjadi instrumen pendukung yang bersentuhan langsung dengan wisatawan dalam melakukan pemasaran dan promosi destinasi wisata yang ada di Indonesia, dalam hal ini Kawasan di Joglosemar.

 Kemudian, Borobudur merupakan salah satu destinasi super prioritas yang akan terus dikembangkan hingga 2021 ini. Ada banyak potensi pariwisata di sekitar Borobudur, khususnya di Magelang Raya yang bisa dieksplorasi. Semoga dengan adanya kolaborasi pemerintah dan pihak swasta seperti Grab ini,  dapat mempercepat pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan.

" Seiring dengan pengembangannya, kita juga tidak boleh melupakan standar protokol kesehatan yang telah diterapkan. Perlu penerapan yang baik dan konsisten," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati. 

 Selain itu dengan puasnya wisatawan di seluruh touch point wisata, diharapkan  pihaknya dapat terus meningkatkan nilai tambah dan membentuk quality tourism serta meningkatkan waktu tinggal dan repeater wisatawan.

Sinoeng Noegroho Rachmadi, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi dukungan Grab terhadap pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah. “Hal utama yang perlu dilakukan dalam  pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah adalah dengan menarik perhatian wisatawan  untuk  berkunjung  ke  Jawa Tengah, " katanya.

Ia menyebutkan, di tahun 2020,  kunjungan    wisatawan nusantara turun 60,5% dan wisatawan mancanegara 88,6%. Dibandingkan tahun 2019 dan pada bulan Januari 2021 wisatawan nusantara 1.377.659, namun di bulan Februari 2021 turun menjadi 689.104, sedangkan wisatawan mancanegara masih di angka nol. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tarik minat wisatawan ke Tangkahan, Dishub Langkat pindahkan portal Pasar 10
Senin, 14 Juni 2021 - 21:58 WIB
Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memindahkan portal jalan yang berada di Simpang ...
Covid-19 meningkat, obyek wisata Umbul Senjoyo ditutup
Senin, 14 Juni 2021 - 14:28 WIB
Meski Pemkab Semarang, Jawa Tengah menutup obyek wisata seiring melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa T...
Kemenparekraf gelontorkan Rp60 miliar untuk pulihkan sektor pariwisata tanah air
Kamis, 10 Juni 2021 - 10:05 WIB
Pariwisata adalah salah satu sektor yang terdampak berat selama pandemi Covid-19. Itulah sebab Pemer...
Bangkitkan pariwisata, lomba drone keindahan alam Indonesia digelar
Selasa, 08 Juni 2021 - 18:40 WIB
Indonesia sepanjang tahun 2020 sampai dengan saat ini mengalami penurunan yang sangat signifikan dal...
Kenali penyebab mabuk perjalanan, dan cara mencegahnya
Selasa, 08 Juni 2021 - 12:28 WIB
Mabuk perjalanan saat menumpang mobil bisa mendera siapa saja, terutama anak-anak, wanita hamil dan ...
Menparekraf sosialisasi Anugerah Desa Wisata 2021
Jumat, 04 Juni 2021 - 18:24 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Wisata Candirej...
 Tekan lonjakan Covid-19, Sabtu Minggu destinasi wisata di Rembang tutup
Rabu, 02 Juni 2021 - 18:23 WIB
Pemkab Rembang, Jawa Tengah menutup sementara tempat wisata pada hari Sabtu Minggu dan hari libur na...
Kawasan TNUK kembali dibuka untuk wisatawan 28 Mei 2021
Jumat, 28 Mei 2021 - 17:28 WIB
Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) menyatakan kawasan destinasi wisata alam Ujung Kulon, Kabup...
Gubsu intruksikan wisata di daerah zona merah dan orange ditutup
Rabu, 26 Mei 2021 - 20:35 WIB
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengintruksikan tempat wisata yang didaerahnya berstat...
Legislatif nilai obyek wisata pantai di Tangerang banyak tak berizin
Rabu, 26 Mei 2021 - 14:48 WIB
Pantai yang ada di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten mempunyai bentang yang sangat panjang. denga...
Live Streaming Radio Network