Banjir bandang rendam ladang warga di Agam
Elshinta
Rabu, 12 Mei 2021 - 17:38 WIB |
Banjir bandang rendam ladang warga di Agam
Warga Bukik Batabuah membersihkan sisa longsor yang terjadi karena tingginya curah hujan. ANTARA/Wali Nagari Bukik Batabuah

Elshinta.com - Banjir bandang merendam ladang milik warga di kawasan Jorong Batang silasiah, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak Rabu pagi.

"Galodo ini terjadi pada waktu Subuh karena curah hujan tinggi sejak tadi malam," kata Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus di Bukittinggi, Rabu.

Menurutnya, kejadian pertama kali diketahui oleh warga yang melewati lokasi sebelum subuh yang hendak menuju mushala.

Banjir bandang itu berdampak sejauh dua kilometer yang membuat kebun dan ladang warga setempat rusak total.

"Material tanah yang dibawa i menyebabkan kebun-kebun warga dan hasil pertaniannya habis rusak, seperti tebu, cabe dan wortel," kata Firdaus.

Ia menambahkan kerugian yang diderita warganya mencapai ratusan juta rupiah karena musibah ini.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir bandang di akhir Ramadhan itu.

Firdaus berharap kepada masyarakatnya untuk bersabar dalam ujian yang terjadi dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

"Untuk mengantisipasi kejadian lain, kita minta masyarakat senantiasa mempertahankan kebersihan lingkungan," kata dia.

Pemerintah nagari setempat dan masyarakat kemudian bergotong royong membersihkan sisa banjir bandang yang terjadi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir landa empat desa di Kapuas Hulu
Senin, 21 Juni 2021 - 07:30 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Kalbar, Gunawan mengatakan saat ini ...
Ribuan rumah di lereng Wilis tidak teraliri listrik akibat longsor
Jumat, 18 Juni 2021 - 06:45 WIB
Sedikitnya 2.500 rumah warga di lereng Gunung Wilis Kecamatan Pagerwojo dan Sendang, Kabupaten Tulun...
Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang pada hari Selasa (15/6) mengakibatkan tiga rumah di Desa Kar...
Gempa magnitudo 6,1 guncang Seram Maluku
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:49 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Seram, Provinsi Maluku pada Rabu (16/6) pukul 11.43.08 W...
BMKG peringatkan hujan lebat berdampak banjir di 17 provinsi
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:48 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat berdampak banjir atau...
 Positif Covid-19, Wali Kota Salatiga dan keluarga jalani isolasi mandiri
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:55 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto beserta keluarganya positif Covid-19 dan  saat ini menjal...
Hadapi krisis air bersih, Pemkab Boyolali siapkan embung di tiga kecamatan
Minggu, 13 Juni 2021 - 15:45 WIB
Upaya mengantisipasi kekurangan air bersih di saat terjadi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Boyol...
Aktivitas subduksi Sangihe sebabkan gempa magnitudo 5,7 M di Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:46 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut aktivitas subduksi di Sangihe menyebabkan gemp...
Gempa tektonik magnitudo 5,7 guncang tenggara Bolaang Uki Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:08 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,7 mengguncang kira-kira 66 kilometer tenggara Bolaang Uki, Kabupat...
Gempa bumi magnitudo 5,7 guncang Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 10:16 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Selasa sekitar pukul 09.23 WIB,...
Live Streaming Radio Network